alexametrics
29.5 C
Kudus
Wednesday, June 29, 2022

Bupati Jepara Keliling Kampung Edukasi Pilah Sampah

JEPARA – Bupati Jepara Dian Kristiandi ikut andil dalam kampanye World Clean up Day 2021 di Desa Kaliombo, Pecangaan, kemarin. Itu adalah aksi bersih-bersih sedunia yang berlangsung dari 12 September hingga kemarin. Bupati mengendarai kendaraan pengangkut sampah. Lalu keliling kampung mengambil dan memilah sampah dari rumah-rumah warga.

Mas Andi –sapaan akrabnya- mengendarai motor roda tiga pengangkut sampah bersama Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jepara Farikhah Elida. Keduanya menghampiri satu persatu rumah warga. Mengambil sampah di dalam tong sampah yang terpasang di depan rumah masing-masing warga.

Sembari mengambil sampah, Andi juga mengedukasi warga agar memilah dan memanfaatkan sampah yang bisa didaur ulang. Supaya dapat dijadikan barang yang bernilai ekonomis. Desa Kaliombo dipilih karena menurutnya di desa itu masyarakatnya kurang begitu sadar dengan pengelolaan sampah. ”Apalagi dalam memilah sampah itu sendiri,” terangnya.

Baca Juga :  Atlet Permainan Tradisional Jepara Borong Tiga Medali Potradnas

Menurutnya, sampah anorganik berbahaya bagi lingkungan jika dibuang begitu saja tanpa pengolahan yang benar. Namun, di sisi lain mempunyai nilai tambah jika dimanfaatkan dengan benar. Bahkan bisa memberikan tambahan penghasilan.

“Seperti botol air mineral, bisa dikumpulkan dan diolah menjadi barang yang bernilai tinggi. Seperti di Desa Srobyong, Mlonggo. Warga kumpulan sampah dan dapat diganti telur untuk memenuhi kebutuhan protein,” katanya.

Dalam kesempatan itu, pihaknya memberikan fasilitas kendaraan pengangkut sampah roda tiga bagi masyarakat. Selain itu juga memberikan bantuan enam alat pengomposan sampah organik skala rumah tangga atau Takakura. Serta 208 tong sampah dan 150 bibit tanaman untuk penghijauan.






Reporter: Moh. Nur Syahri Muharrom

JEPARA – Bupati Jepara Dian Kristiandi ikut andil dalam kampanye World Clean up Day 2021 di Desa Kaliombo, Pecangaan, kemarin. Itu adalah aksi bersih-bersih sedunia yang berlangsung dari 12 September hingga kemarin. Bupati mengendarai kendaraan pengangkut sampah. Lalu keliling kampung mengambil dan memilah sampah dari rumah-rumah warga.

Mas Andi –sapaan akrabnya- mengendarai motor roda tiga pengangkut sampah bersama Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jepara Farikhah Elida. Keduanya menghampiri satu persatu rumah warga. Mengambil sampah di dalam tong sampah yang terpasang di depan rumah masing-masing warga.

Sembari mengambil sampah, Andi juga mengedukasi warga agar memilah dan memanfaatkan sampah yang bisa didaur ulang. Supaya dapat dijadikan barang yang bernilai ekonomis. Desa Kaliombo dipilih karena menurutnya di desa itu masyarakatnya kurang begitu sadar dengan pengelolaan sampah. ”Apalagi dalam memilah sampah itu sendiri,” terangnya.

Baca Juga :  Korsleting Listrik, Isi Gudang Mebel Di Jepara Ludes Terbakar

Menurutnya, sampah anorganik berbahaya bagi lingkungan jika dibuang begitu saja tanpa pengolahan yang benar. Namun, di sisi lain mempunyai nilai tambah jika dimanfaatkan dengan benar. Bahkan bisa memberikan tambahan penghasilan.

“Seperti botol air mineral, bisa dikumpulkan dan diolah menjadi barang yang bernilai tinggi. Seperti di Desa Srobyong, Mlonggo. Warga kumpulan sampah dan dapat diganti telur untuk memenuhi kebutuhan protein,” katanya.

Dalam kesempatan itu, pihaknya memberikan fasilitas kendaraan pengangkut sampah roda tiga bagi masyarakat. Selain itu juga memberikan bantuan enam alat pengomposan sampah organik skala rumah tangga atau Takakura. Serta 208 tong sampah dan 150 bibit tanaman untuk penghijauan.






Reporter: Moh. Nur Syahri Muharrom

Most Read

Artikel Terbaru

/