alexametrics
30.5 C
Kudus
Thursday, May 12, 2022

Level PPKM Di Jepara Turun, Pemkab Segera Longgarkan Pariwisata

JEPARA – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali diperpanjang sejak 23 Agustus hingga 30 Agustus. Begitu pula di Jepara. Namun dalam PPKM kali ini, levelnya turun. Dari level 3 ke level 2. Dengan turunnya level tersebut, Pemkab Jepara berencana memberi kelonggaran dalam kegiatan pariwisata.

Menurut Instruksi Mendagri (Inmendagri) Nomor 34 Tahun 2021, fasilitas umum meliputi area publik, taman umum, tempat wisata umum, dan area publik lain diperkenankan buka. Namun kapasitas pengunjungnya dibatasi maksimal 25 persen.

Dari pedoman itu, Kota Ukir berencana memberi kelonggaran di sektor pariwisata. Namun, saat ini masih perlu pembahasan mendalam. Terutama terkait teknis pelaksanaannya. ”Nanti kami berencana siapkan uji coba untuk pembukaan pariwisata. Semoga tidak dalam waktu terlalu lama,” terang Bupati Jepara Dian Kristiandi kemarin.


Uji coba pembukaan pariwisata nantinya akan dimulai dari Kepulauan Karimunjawa. Selanjutnya baru tempat wisata lain di Jepara. Untuk itu, pihaknya mengebut kegiatan vaksinasi di kecamatan terluar di Jepara itu, agar tercapai herd immunity. Dari sekitar 10 ribu warga Karimunjawa, sekitar 2 ribu orang telah divaksin dosis I dan II.

Baca Juga :  Kabupaten Jepara Raih Dua Penghargaan dari Kemenkominfo

Kelonggaran lain yang telah diberikan kepada masyarakat yakni sudah diperkenankannya kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) tingkat SD hingga SMP. Selain itu, pentas kesenian juga telah diperbolehkan. Namun dengan skala terbatas dan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes).

Dirinya juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang membantu penanganan Covid-19 di Bumi Kartini. Hingga kemarin, tersisa 128 kasus aktif di Jepara. Para pasien tersebut, ada yang menjalani isolasi mandiri. Adapula yang di rumah sakit.

Meski PPKM di Jepara saat ini levelnya turun, pihaknya mengingatkan masyarakat agar tak abai prokes. ”Pandemi ini belum selesai. Dengan turunnya level PPKM, bukan berarti membuat kita semua terlena,” tegas Andi, sapaan akrb Bupati Jepara. (rom)

JEPARA – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali diperpanjang sejak 23 Agustus hingga 30 Agustus. Begitu pula di Jepara. Namun dalam PPKM kali ini, levelnya turun. Dari level 3 ke level 2. Dengan turunnya level tersebut, Pemkab Jepara berencana memberi kelonggaran dalam kegiatan pariwisata.

Menurut Instruksi Mendagri (Inmendagri) Nomor 34 Tahun 2021, fasilitas umum meliputi area publik, taman umum, tempat wisata umum, dan area publik lain diperkenankan buka. Namun kapasitas pengunjungnya dibatasi maksimal 25 persen.

Dari pedoman itu, Kota Ukir berencana memberi kelonggaran di sektor pariwisata. Namun, saat ini masih perlu pembahasan mendalam. Terutama terkait teknis pelaksanaannya. ”Nanti kami berencana siapkan uji coba untuk pembukaan pariwisata. Semoga tidak dalam waktu terlalu lama,” terang Bupati Jepara Dian Kristiandi kemarin.

Uji coba pembukaan pariwisata nantinya akan dimulai dari Kepulauan Karimunjawa. Selanjutnya baru tempat wisata lain di Jepara. Untuk itu, pihaknya mengebut kegiatan vaksinasi di kecamatan terluar di Jepara itu, agar tercapai herd immunity. Dari sekitar 10 ribu warga Karimunjawa, sekitar 2 ribu orang telah divaksin dosis I dan II.

Baca Juga :  Melihat Dua Lantai Flat Pulodarat Jepara yang Masih Kosong Penghuni

Kelonggaran lain yang telah diberikan kepada masyarakat yakni sudah diperkenankannya kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) tingkat SD hingga SMP. Selain itu, pentas kesenian juga telah diperbolehkan. Namun dengan skala terbatas dan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes).

Dirinya juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang membantu penanganan Covid-19 di Bumi Kartini. Hingga kemarin, tersisa 128 kasus aktif di Jepara. Para pasien tersebut, ada yang menjalani isolasi mandiri. Adapula yang di rumah sakit.

Meski PPKM di Jepara saat ini levelnya turun, pihaknya mengingatkan masyarakat agar tak abai prokes. ”Pandemi ini belum selesai. Dengan turunnya level PPKM, bukan berarti membuat kita semua terlena,” tegas Andi, sapaan akrb Bupati Jepara. (rom)

Most Read

Artikel Terbaru

/