alexametrics
29.4 C
Kudus
Monday, June 27, 2022

Sempat Ambrol, Jembatan Mayong Mulai Dilewati

JEPARA – Jembatan di Desa Jebol, Mayong yang sempat ambrol telah dilewati pengendara lagi. Perbaikannya memakan waktu sekitar sepekan. Masih kurang perbaikan pembatas jembatan.

Dari pantauan wartawan, tampak jembatan itu sudah mulai diakses para pengendara. Baik truk, mobil, dan sepeda motor. Di depan jembatan, tulisan “Hati-Hati Ada Pekerjaan Jalan” masih terpampang. Terlihat juga para pengendara bergantian menggunakan satu lajur jalan.

Sebelum jembatan bisa diakses, jalan sekitar sempat ditutup total. Pengendara harus mencari jalan alternatif lain.


Ferdy, koordinator perbaikan jembatan mengaku pekerjaan telah dilakukan sekitar sepekan. Pihaknya sempat terkendala hujan dalam proses perbaikan. Selain menggunakan box culvert untuk antisipasi, pihaknya mengurug tanah sekitar untuk sisanya.

Baca Juga :  KKN Unisnu Jepara Ajak Warga Buat Vas Bunga

Box culvert yang digunakan sekitar 3×6 meter. Kata Ferdy, meski sudah dipasang, pengguna akses jembatan ini masih terbatas. “Muatan harusnya belum bisa lewat, kalau sepeda motor sudah bisa,” kata Ferdy.

Ia mengaku jembatan itu sudah lama digunakan. Namun ia tidak tahu pasti sejak kapan. “Pokoknya sudah lama, tapi ini platnya sebenarnya masih bagus. Hanya pondasinya memang sudah jelek,” ungkap Ferdy.

Karena pondasi sudah rapuh, ia sempat menutup akses jembatan total. “Kalau pas itu kendaraan mobil sempat lewat, saat itu sama sekali tidak bisa,” imbuhnya. (nib/war)

JEPARA – Jembatan di Desa Jebol, Mayong yang sempat ambrol telah dilewati pengendara lagi. Perbaikannya memakan waktu sekitar sepekan. Masih kurang perbaikan pembatas jembatan.

Dari pantauan wartawan, tampak jembatan itu sudah mulai diakses para pengendara. Baik truk, mobil, dan sepeda motor. Di depan jembatan, tulisan “Hati-Hati Ada Pekerjaan Jalan” masih terpampang. Terlihat juga para pengendara bergantian menggunakan satu lajur jalan.

Sebelum jembatan bisa diakses, jalan sekitar sempat ditutup total. Pengendara harus mencari jalan alternatif lain.

Ferdy, koordinator perbaikan jembatan mengaku pekerjaan telah dilakukan sekitar sepekan. Pihaknya sempat terkendala hujan dalam proses perbaikan. Selain menggunakan box culvert untuk antisipasi, pihaknya mengurug tanah sekitar untuk sisanya.

Baca Juga :  Bupati Jepara Pimpin Apel Kesiapsiagaan Bencana

Box culvert yang digunakan sekitar 3×6 meter. Kata Ferdy, meski sudah dipasang, pengguna akses jembatan ini masih terbatas. “Muatan harusnya belum bisa lewat, kalau sepeda motor sudah bisa,” kata Ferdy.

Ia mengaku jembatan itu sudah lama digunakan. Namun ia tidak tahu pasti sejak kapan. “Pokoknya sudah lama, tapi ini platnya sebenarnya masih bagus. Hanya pondasinya memang sudah jelek,” ungkap Ferdy.

Karena pondasi sudah rapuh, ia sempat menutup akses jembatan total. “Kalau pas itu kendaraan mobil sempat lewat, saat itu sama sekali tidak bisa,” imbuhnya. (nib/war)

Most Read

Artikel Terbaru

/