alexametrics
24.3 C
Kudus
Thursday, June 9, 2022

Ratusan Rumah di Ujungbatu dan Jobokuto Jepara Terendam Air Rob

JEPARA – Pesisir Kabupaten Jepara dikepung banjir rob Senin (23/5) siang. Hal itu terjadi akibat meluapnya air laut saat pasang. Dampaknya, ratusan rumah di Kelurahan Jobokuto dan Kelurahaan Ujungbatu, Kecamatan Jepara terendam. Meski air laut masuk ke dalam rumah, para warga di dua kelurahan tersebut enggan untuk mengungsi.

Baca Juga : Sosok Edy Supriyanta, Putra Kota Ukir yang Jadi Pj Bupati Jepara Gantikan Dian Kristiandi

Dari pantauan Jawa Pos Radar Kudus di lapangan, sekitar pukul 14.00 hingga pukul 16.00 nampak air laut menggenangi sejumlah komplek pemukiman di dua kelurahan tersebut. Ketinggian air bervariasi. Mulai sekitar 5 sentimeter, hingga sekitar 40 sentimeter.


Sridono, warga Kelurahan Ujungbatu RT 9/RW 4 menyebutkan awal mula meluapnya air laut tersebut sekitar pukul 11.00 siang. ”Keluar dari lubang-lubang resapan air. Sudah tiga hari terakhir terjadi. Dan hari ini paling parah karena sampai masuk rumah,” ungkap Sridono.

Baca Juga :  Digelar Lagi, Kontes Mas dan Mbak Jepara Bisa Ditonton Streaming

Selain menggenangi pemukiman, luapan air tersebut juga menggenangi sejumlah jalan protokol di pusat Kota Jepara. Salah satu titik terparah ada di kawasan Jalan Cik Lanang. Ketinggian air di situ mencapai sekitar 15 sentimeter.

Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Jepara Ary Bachtiar melalui Kabid Pengairan Agus Priyadi mengaku tak bisa berbuat banyak. ”Karena memang kan dataran Jepara ini tingginya hampir sama dengan laut. Dan saat ini air laut meluap,” ungkap Agus. (rom/khim)






Reporter: Moh. Nur Syahri Muharrom

JEPARA – Pesisir Kabupaten Jepara dikepung banjir rob Senin (23/5) siang. Hal itu terjadi akibat meluapnya air laut saat pasang. Dampaknya, ratusan rumah di Kelurahan Jobokuto dan Kelurahaan Ujungbatu, Kecamatan Jepara terendam. Meski air laut masuk ke dalam rumah, para warga di dua kelurahan tersebut enggan untuk mengungsi.

Baca Juga : Sosok Edy Supriyanta, Putra Kota Ukir yang Jadi Pj Bupati Jepara Gantikan Dian Kristiandi

Dari pantauan Jawa Pos Radar Kudus di lapangan, sekitar pukul 14.00 hingga pukul 16.00 nampak air laut menggenangi sejumlah komplek pemukiman di dua kelurahan tersebut. Ketinggian air bervariasi. Mulai sekitar 5 sentimeter, hingga sekitar 40 sentimeter.

Sridono, warga Kelurahan Ujungbatu RT 9/RW 4 menyebutkan awal mula meluapnya air laut tersebut sekitar pukul 11.00 siang. ”Keluar dari lubang-lubang resapan air. Sudah tiga hari terakhir terjadi. Dan hari ini paling parah karena sampai masuk rumah,” ungkap Sridono.

Baca Juga :  Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19, Pemkab Jepara Gunakan Sisa Anggaran

Selain menggenangi pemukiman, luapan air tersebut juga menggenangi sejumlah jalan protokol di pusat Kota Jepara. Salah satu titik terparah ada di kawasan Jalan Cik Lanang. Ketinggian air di situ mencapai sekitar 15 sentimeter.

Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Jepara Ary Bachtiar melalui Kabid Pengairan Agus Priyadi mengaku tak bisa berbuat banyak. ”Karena memang kan dataran Jepara ini tingginya hampir sama dengan laut. Dan saat ini air laut meluap,” ungkap Agus. (rom/khim)






Reporter: Moh. Nur Syahri Muharrom

Most Read

Artikel Terbaru

/