alexametrics
23.5 C
Kudus
Thursday, July 7, 2022

Museum RA Kartini Jepara Garap Digitalisasi Koleksi

JEPARA – Museum RA. Kartini Jepara mulai garap digitalisasi koleksi. Termasuk dalam rangka menjelang perayaan hari ulang tahun (HUT) Jepara. Selain itu, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jepara menilai kebutuhan akan digitalisasi koleksi sangat tinggi.

Kasi Sejarah dan Purbakala Lia Supardanik pada Disparbud Jepara menerangkan program ini merupakan bagian dari pendokumentasian koleksi. Ia mengaku, Jepara belum memiliki katalog digital. Pihaknya ingin museum bisa memiliki katalog yang bisa diakses di situs museum.

Ia merencanakan, nanti pengunjung bisa mengakses koleksi tidak hanya secara dua dimensi. Namun juga tiga dimensi. “Ada ini teknologinya sendiri, sedang digarap,” kata Lia.


Diketahui untuk saat ini museum kartini baru menyediakan fasilitas virtual tour.

Karena baru dimulai, ia menargetkan digitalisasi ini selesai sebelum April. Sehingga, saat HUT Jepara bisa di-launching. Program ini dikucur anggaran sekitar Rp 70 juta.

Baca Juga :  Kunjungi Ponpes, Dandim Jepara Ajak Santri Jadi TNI

Lia juga menceritakan, pengunjung situs museum juga meningkat. Mulai dari pandemi tahun lalu pihaknya sering menerima request dari luar untuk virtual tour museum. “Belakangan ini trennya naik,” jelas Lia.

Tak hanya itu, untuk kunjungan di media sosial juga belakangan ini naik. Banyak yang dari luar kota.

Selain digitalisasi museum, pihaknya juga sedang memersiapkan untuk fumigasi koleksi museum bulan depan. Sebab, April nanti diperkirakan kunjungan mulai naik. (nib/war)

JEPARA – Museum RA. Kartini Jepara mulai garap digitalisasi koleksi. Termasuk dalam rangka menjelang perayaan hari ulang tahun (HUT) Jepara. Selain itu, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jepara menilai kebutuhan akan digitalisasi koleksi sangat tinggi.

Kasi Sejarah dan Purbakala Lia Supardanik pada Disparbud Jepara menerangkan program ini merupakan bagian dari pendokumentasian koleksi. Ia mengaku, Jepara belum memiliki katalog digital. Pihaknya ingin museum bisa memiliki katalog yang bisa diakses di situs museum.

Ia merencanakan, nanti pengunjung bisa mengakses koleksi tidak hanya secara dua dimensi. Namun juga tiga dimensi. “Ada ini teknologinya sendiri, sedang digarap,” kata Lia.

Diketahui untuk saat ini museum kartini baru menyediakan fasilitas virtual tour.

Karena baru dimulai, ia menargetkan digitalisasi ini selesai sebelum April. Sehingga, saat HUT Jepara bisa di-launching. Program ini dikucur anggaran sekitar Rp 70 juta.

Baca Juga :  Bupati Jepara: Masalah Pembangunan Hotels Indonesia di Karimunjawa segera Diselesaikan

Lia juga menceritakan, pengunjung situs museum juga meningkat. Mulai dari pandemi tahun lalu pihaknya sering menerima request dari luar untuk virtual tour museum. “Belakangan ini trennya naik,” jelas Lia.

Tak hanya itu, untuk kunjungan di media sosial juga belakangan ini naik. Banyak yang dari luar kota.

Selain digitalisasi museum, pihaknya juga sedang memersiapkan untuk fumigasi koleksi museum bulan depan. Sebab, April nanti diperkirakan kunjungan mulai naik. (nib/war)


Most Read

Artikel Terbaru

/