alexametrics
30.3 C
Kudus
Friday, July 22, 2022

Kurangi Wilayah Kumuh, Pemkab Jepara Perbaiki Kawasan Pasar Apung Demaan

JEPARA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara berencana meningkatkan kualitas kawasan sekitar Pasar Apung Demaan, Jepara Kota. Hal itu sebagai upaya dalam mengurangi kawasan kumuh. Beberapa sarana yang rusak, diperbaiki.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (Disperkim) Jepara Hartaya melalui Kabid Kawasan Permukiman Endro Wahyu Purwanto menjelaskan kawasan tersebut nantinya akan ditata ulang. ”Jadi masuknya ke peningkatan kualitas,” ungkapnya.

Di kompleks tersebut terang Endro, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) dahulu pernah menata tersebut. Mulai dari pembuatan jalan lingkungan, pembuatan trotoar, diberi tempat penghijauan, bahkan juga dibuatkan tempat tambatan perahu. ”Namun kemudian saat ini kondisinya rusak. Rencananya mau diperbaiki lagi tahun depan,” tegas Endro.

Baca Juga :  Guru di Jepara Dibekali Keterampilan Origami

Anggaran yang dikucurkan untuk peningkatan kualitas lingkungan tersebut rencananya sebesar Rp 1,3 miliar. Anggaran tersebut diusulkan dalam APBD Kabupaten Jepara tahun 2023. ”Mudah-mudahan tidak ada Korona lagi dan sebagainya. Sehingga membuat anggarannya dikurangi. Mudah-mudahan tidak berkurang,” gurau Endro.

Perlu diketahui, kawasan kumuh di Kabupaten Jepara saat ini tersisa sekitar 138,9 hektare. Tersebar di sembilan kecamatan. Meliputi Kecamatan Nalumsari, Karimunjawa, Mayong, Kembang, Keling, Donorojo, Bangsri, Pecangaan, dan Jepara Kota. (rom/war)






Reporter: Moh. Nur Syahri Muharrom

JEPARA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara berencana meningkatkan kualitas kawasan sekitar Pasar Apung Demaan, Jepara Kota. Hal itu sebagai upaya dalam mengurangi kawasan kumuh. Beberapa sarana yang rusak, diperbaiki.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (Disperkim) Jepara Hartaya melalui Kabid Kawasan Permukiman Endro Wahyu Purwanto menjelaskan kawasan tersebut nantinya akan ditata ulang. ”Jadi masuknya ke peningkatan kualitas,” ungkapnya.

Di kompleks tersebut terang Endro, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) dahulu pernah menata tersebut. Mulai dari pembuatan jalan lingkungan, pembuatan trotoar, diberi tempat penghijauan, bahkan juga dibuatkan tempat tambatan perahu. ”Namun kemudian saat ini kondisinya rusak. Rencananya mau diperbaiki lagi tahun depan,” tegas Endro.

Baca Juga :  Honda Jazz Terjun ke Sawah di Nalumsari Jepara, Begini Kronologinya

Anggaran yang dikucurkan untuk peningkatan kualitas lingkungan tersebut rencananya sebesar Rp 1,3 miliar. Anggaran tersebut diusulkan dalam APBD Kabupaten Jepara tahun 2023. ”Mudah-mudahan tidak ada Korona lagi dan sebagainya. Sehingga membuat anggarannya dikurangi. Mudah-mudahan tidak berkurang,” gurau Endro.

Perlu diketahui, kawasan kumuh di Kabupaten Jepara saat ini tersisa sekitar 138,9 hektare. Tersebar di sembilan kecamatan. Meliputi Kecamatan Nalumsari, Karimunjawa, Mayong, Kembang, Keling, Donorojo, Bangsri, Pecangaan, dan Jepara Kota. (rom/war)






Reporter: Moh. Nur Syahri Muharrom

Most Read

Artikel Terbaru

/