alexametrics
25.8 C
Kudus
Sunday, June 5, 2022

Lagi, Tawuran di Ngabul Jepara Gara-Gara Orkes Dangdut

JEPARA – Bentrokan antara dua kelompok terjadi Desa Ngabul, Kecamatan Tahunan, Kamis (19/5) siang. Diduga, bentokan tersebut terjadi akibat gesekan setelah pertunjukan orkes dangdut.

Baca Juga : Konflik Pemuda Antardesa di Jepara, Satu Orang Tewas Kena Sabetan Senjata Tajam

Kapolsek Tahunan AKP Suyitno, saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Kudus membenarkan kabar tersebut. Dia menambahkan kejadian itu terjadi di sekitar Cemoro Kembar. “Ya, memang benar ada bentrokan. Tetapi, belum tahu dari kelompok mana,” ujarnya.


Dia menuturkan, hingga kini pihaknya masih memeriksa beberapa saksi terkait kejadian tersebut. “Hingga kini, masih diselidiki. Masih kita telisik lebih dalam,” imbuhnya.

Bahkan, dari video yang beredar, nampak kedua kelompok saling kejar dan menyerang satu dengan yang lain. Tak hanya itu, akibat bentrokan tersebut jalan di sekitar TKP juga nampak tersendat. Mengingat, bentrokan terjadi di tengah jalan.

Baca Juga :  Ingatkan Kades dan Carik, Bupati Jepara: Bekerjalah Sesuai Tupoksi

Terpisah, AKP Suyitno menambahkan, nantinya pihaknya akan memperketat terkait izin pergelaran dangdut. “Ya nanti akan kami perketat. Agar kejadian serupa tidak terjadi lagi,” ungkapnya. (khim)

JEPARA – Bentrokan antara dua kelompok terjadi Desa Ngabul, Kecamatan Tahunan, Kamis (19/5) siang. Diduga, bentokan tersebut terjadi akibat gesekan setelah pertunjukan orkes dangdut.

Baca Juga : Konflik Pemuda Antardesa di Jepara, Satu Orang Tewas Kena Sabetan Senjata Tajam

Kapolsek Tahunan AKP Suyitno, saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Kudus membenarkan kabar tersebut. Dia menambahkan kejadian itu terjadi di sekitar Cemoro Kembar. “Ya, memang benar ada bentrokan. Tetapi, belum tahu dari kelompok mana,” ujarnya.

Dia menuturkan, hingga kini pihaknya masih memeriksa beberapa saksi terkait kejadian tersebut. “Hingga kini, masih diselidiki. Masih kita telisik lebih dalam,” imbuhnya.

Bahkan, dari video yang beredar, nampak kedua kelompok saling kejar dan menyerang satu dengan yang lain. Tak hanya itu, akibat bentrokan tersebut jalan di sekitar TKP juga nampak tersendat. Mengingat, bentrokan terjadi di tengah jalan.

Baca Juga :  Pemkab Dukung Pengajuan Gelar Pahlawan Nasional untuk Ratu Kalinyamat

Terpisah, AKP Suyitno menambahkan, nantinya pihaknya akan memperketat terkait izin pergelaran dangdut. “Ya nanti akan kami perketat. Agar kejadian serupa tidak terjadi lagi,” ungkapnya. (khim)

Most Read

Artikel Terbaru

/