alexametrics
24 C
Kudus
Sunday, July 3, 2022

KPP Pratama Jepara Buka Layanan di Sepuluh Kecamatan

JEPARA – Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Kabupaten Jepara bulan ini kembali membuka Layanan di Luar Kantor (LDK). LDK dibuka di sepuluh kantor kecamatan di Jepara. Tujuannya meningkatkan kepatuhan laporan para wajib pajak.

Sebelumnya KPP Pratama Jepara sempat membuka LDK di 16 kecamatan. Tujuannya memudahkan pelaporan SPT Tahunan masyarakat. Sementara bulan ini, LDK hanya dibuka di 10 kecamatan. ”Terutama untuk daerah yang kepatuhannya masih rendah,” ujar Kasi Pengawasan III KPP Jepara Nurde Irawan.

Sepuluh kecamatan itu meliputi Batealit, Bangsri, Tahunan, Mayong, Keling, Mlonggo, dan Pecangaan. Selain itu adapula di Welahan, Kedung, Kalinyamatan, serta di Mal Pelayanan Publik (MPP). Lewat LDK itu, masyarakat bisa melaporkan SPT Tahunan 2021.  Juga bisa berkonsultasi tentang masalah perpajakan lainnya.

Baca Juga :  DPRD Jepara Berikan 106 Rekomendasi Tanggapi LKPJ Bupati 2021

Kegiatan LDK bulan ini telah dimulai sejak 14 September lalu. Rencananya berlangsung hingga 30 September. Masing-masing kecamatan mendapat jatah tiga hari. ”Pelayanan mulai pukul 09.00 hingga pukul 15.00. Sesuai jam kerja,” terang Nurde.

Sejauh ini sudah ada sekitar 32 ribu wajib pajak yang melaporkan SPT Tahunan Tahun Pajak 2021. Diharapkan dengan adanya LDK, tingkat kepatuhan wajib pajak terus bertambah. Untuk pelaporan SPT Tahunan PPh Badan berkas yang perlu dibawa yakni laporan keuangan. Sedangkan untuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), berkas yang dilengkapi yakni rekapitulasi peredaran bruto. Sementara untuk orang pribadi tak perlu membawa syarat berkas tertentu. (rom)






Reporter: Muhammad Khoirul Anwar





Reporter: Moh. Nur Syahri Muharrom

JEPARA – Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Kabupaten Jepara bulan ini kembali membuka Layanan di Luar Kantor (LDK). LDK dibuka di sepuluh kantor kecamatan di Jepara. Tujuannya meningkatkan kepatuhan laporan para wajib pajak.

Sebelumnya KPP Pratama Jepara sempat membuka LDK di 16 kecamatan. Tujuannya memudahkan pelaporan SPT Tahunan masyarakat. Sementara bulan ini, LDK hanya dibuka di 10 kecamatan. ”Terutama untuk daerah yang kepatuhannya masih rendah,” ujar Kasi Pengawasan III KPP Jepara Nurde Irawan.

Sepuluh kecamatan itu meliputi Batealit, Bangsri, Tahunan, Mayong, Keling, Mlonggo, dan Pecangaan. Selain itu adapula di Welahan, Kedung, Kalinyamatan, serta di Mal Pelayanan Publik (MPP). Lewat LDK itu, masyarakat bisa melaporkan SPT Tahunan 2021.  Juga bisa berkonsultasi tentang masalah perpajakan lainnya.

Baca Juga :  Antisipasi Omicron, Sampel 19 Santri di Jepara Diperiksa

Kegiatan LDK bulan ini telah dimulai sejak 14 September lalu. Rencananya berlangsung hingga 30 September. Masing-masing kecamatan mendapat jatah tiga hari. ”Pelayanan mulai pukul 09.00 hingga pukul 15.00. Sesuai jam kerja,” terang Nurde.

Sejauh ini sudah ada sekitar 32 ribu wajib pajak yang melaporkan SPT Tahunan Tahun Pajak 2021. Diharapkan dengan adanya LDK, tingkat kepatuhan wajib pajak terus bertambah. Untuk pelaporan SPT Tahunan PPh Badan berkas yang perlu dibawa yakni laporan keuangan. Sedangkan untuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), berkas yang dilengkapi yakni rekapitulasi peredaran bruto. Sementara untuk orang pribadi tak perlu membawa syarat berkas tertentu. (rom)






Reporter: Muhammad Khoirul Anwar





Reporter: Moh. Nur Syahri Muharrom

Most Read

Artikel Terbaru

/