alexametrics
29.4 C
Kudus
Monday, June 27, 2022

Telan Anggaran Rp 8,1 Miliar, Pembangunan Pasar Bangsri Dilanjut, Fokus Bangun Kios

JEPARA – Pembangunan lanjutan Pasar Bangsri baru yang menelan anggaran Rp 8,1 miliar resmi dimulai. Pada pembangunan lanjutan ini difokuskan membuat kios.

Pembangunan itu ditandai dengan pelaksanaan tanda tangan kontrak antara kontraktor dengan Pemkab Jepara Kamis (16/6) lalu. Setelah tanda tangan kontrak tersebut, dilanjutkan dengan pelaksanaan precontruction meeting di hari yang sama.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Jepara Ary Bachtiar menjelaskan tahun ini proyek pembangunan tersebut menelan biaya sebesar Rp 8,15 miliar bersumber dari APBD 2022. Fokus pembangunannya yakni membuat kios di bagian dalam.


Pasar tersebut diproyeksikan memiliki 1.400 kios. Terdiri dari 114 kios mengahadap ke luar, 124 kios menghadap ke dalam, 558 kios dalam los. Adapula 2 kios selep tepung, 184 lapak basah dan 347 lapak kering.

Baca Juga :  Jelang Imlek, Umat Tionghoa Sembahyang Kongco Naik

Sekitar 40 kios telah rampung dibangun tahun kemarin. Dan sudah mulai ditempati para pedagang sementara waktu hingga pasar benar-benar rampung dibangun. ”Pembangunan tahun ini dijadwalkan mulai 16 Juni hingga 12 November,” kata Ary.

Pembangunan pasar tersebut dimulasi sejak tahun 2018. Hingga tahun ini, diperkirakan pembangunannya juga belum selesai.

Bahkan pada 2020 pembangunannya sempat terhenti akibat refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19 di Jepara. Pembangunannya baru dilanjutkan kembali tahun kemarin dengan anggarannya sekitar Rp 5 miliar dari APBD. (rom/mal)






Reporter: Moh. Nur Syahri Muharrom

JEPARA – Pembangunan lanjutan Pasar Bangsri baru yang menelan anggaran Rp 8,1 miliar resmi dimulai. Pada pembangunan lanjutan ini difokuskan membuat kios.

Pembangunan itu ditandai dengan pelaksanaan tanda tangan kontrak antara kontraktor dengan Pemkab Jepara Kamis (16/6) lalu. Setelah tanda tangan kontrak tersebut, dilanjutkan dengan pelaksanaan precontruction meeting di hari yang sama.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Jepara Ary Bachtiar menjelaskan tahun ini proyek pembangunan tersebut menelan biaya sebesar Rp 8,15 miliar bersumber dari APBD 2022. Fokus pembangunannya yakni membuat kios di bagian dalam.

Pasar tersebut diproyeksikan memiliki 1.400 kios. Terdiri dari 114 kios mengahadap ke luar, 124 kios menghadap ke dalam, 558 kios dalam los. Adapula 2 kios selep tepung, 184 lapak basah dan 347 lapak kering.

Baca Juga :  Ombak Besar Ganggu Pemasangan Tiang Pancang Docking di TPI Ujungbatu

Sekitar 40 kios telah rampung dibangun tahun kemarin. Dan sudah mulai ditempati para pedagang sementara waktu hingga pasar benar-benar rampung dibangun. ”Pembangunan tahun ini dijadwalkan mulai 16 Juni hingga 12 November,” kata Ary.

Pembangunan pasar tersebut dimulasi sejak tahun 2018. Hingga tahun ini, diperkirakan pembangunannya juga belum selesai.

Bahkan pada 2020 pembangunannya sempat terhenti akibat refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19 di Jepara. Pembangunannya baru dilanjutkan kembali tahun kemarin dengan anggarannya sekitar Rp 5 miliar dari APBD. (rom/mal)






Reporter: Moh. Nur Syahri Muharrom

Most Read

Artikel Terbaru

/