alexametrics
25 C
Kudus
Sunday, May 22, 2022

UMKM Jepara Sumbang Investasi Rp 79 Miliar

JEPARA – Situasi pandemi pandemi Covid-19 tak menyurutkan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Jepara untuk tetap bergeliat. Terbukti, meski terdampak pandemi, sektor UMKM berhasil membukukan nilai investasi sekitar Rp 79 miliar hingga triwulan ketiga tahun lalu.

Data tersebut tersebar dari beragam sektor usaha. Mulai dari sektor usaha furniture, perdagangan, makanan dan sektor usaha lainnya. Dengan total ada 2.992 sektor usaha.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Hery Yulianto melalui Analis Kebijakan Ahli Muda Kusmiyatun mengakui adanya pandemi memberikan dampak pada beragam sektor usaha. Meski begitu dari kegiatan monitoring di lapangan, beberapa usaha mampu bertahan. ”Meski terdampak pandemi, kami juga tetap mengambil langkah-langkah sesuai program dari dinas,” ungkapnya.

Baca Juga :  Kapolres dan Kajari Jepara “Geruduk” Makodim, Ada Apa?

Di antara upayanya untuk meningkatkan jumlah investasi dari UMKM di Jepara, pihaknya terus mendampingi pelaku UMKM. Berupa pendampingan fasilitasi perizinan. Dari perizinan tersebut, nilai investasinya bisa terdata oleh DPMTPSP Jepara. ”Disosialisasikan dan diberikan fasilitasi dengan pembuatan izin usaha,” tandasnya.

Dengan memberi kemudahan perizinan tersebut, dirinya berharap nilai investasi dari sektor UMKM di Jepara meningkat. Selain itu, dengan adanya sosialisasi dan fasilitasi tersebut diharapkan para pelaku UMKM paham tentang perizinan usaha.

Agar lebih memaksimalkan jalannya kegiatan usaha mereka, para pelaku UMKM tersebut dipertemukan dalam bentuk kemitraan dengan industri menengah hingga besar. Sehingga antara kedua pelaku usaha tersebut bisa jadi mitra dalam menjalankan usaha. (rom/war)






Reporter: Moh. Nur Syahri Muharrom

JEPARA – Situasi pandemi pandemi Covid-19 tak menyurutkan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Jepara untuk tetap bergeliat. Terbukti, meski terdampak pandemi, sektor UMKM berhasil membukukan nilai investasi sekitar Rp 79 miliar hingga triwulan ketiga tahun lalu.

Data tersebut tersebar dari beragam sektor usaha. Mulai dari sektor usaha furniture, perdagangan, makanan dan sektor usaha lainnya. Dengan total ada 2.992 sektor usaha.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Hery Yulianto melalui Analis Kebijakan Ahli Muda Kusmiyatun mengakui adanya pandemi memberikan dampak pada beragam sektor usaha. Meski begitu dari kegiatan monitoring di lapangan, beberapa usaha mampu bertahan. ”Meski terdampak pandemi, kami juga tetap mengambil langkah-langkah sesuai program dari dinas,” ungkapnya.

Baca Juga :  Perkuat Ekonomi Pesantren, Bupati Jepara Resmikan Ureka Mart

Di antara upayanya untuk meningkatkan jumlah investasi dari UMKM di Jepara, pihaknya terus mendampingi pelaku UMKM. Berupa pendampingan fasilitasi perizinan. Dari perizinan tersebut, nilai investasinya bisa terdata oleh DPMTPSP Jepara. ”Disosialisasikan dan diberikan fasilitasi dengan pembuatan izin usaha,” tandasnya.

Dengan memberi kemudahan perizinan tersebut, dirinya berharap nilai investasi dari sektor UMKM di Jepara meningkat. Selain itu, dengan adanya sosialisasi dan fasilitasi tersebut diharapkan para pelaku UMKM paham tentang perizinan usaha.

Agar lebih memaksimalkan jalannya kegiatan usaha mereka, para pelaku UMKM tersebut dipertemukan dalam bentuk kemitraan dengan industri menengah hingga besar. Sehingga antara kedua pelaku usaha tersebut bisa jadi mitra dalam menjalankan usaha. (rom/war)






Reporter: Moh. Nur Syahri Muharrom

Most Read

Artikel Terbaru

/