alexametrics
26.9 C
Kudus
Tuesday, August 2, 2022

Bangunan Puskesmas Pecangaan Jepara Masuk Cagar Budaya

JEPARA – Puskesmas Pecangaan yang  saat ini masih digunakan sebagai pelayanan kesehatan rencananya akan dikelola secara berbeda. Sebab, bangunan puskesmas tersebut termasuk cagar budaya.

Meski begitu, pengelolaan khusus ini baru akan berjalan bila bangunan puskesmas yang baru sudah jadi. Saat ini pembangunan Puskesmas Pecangaan masih berjalan.

Lia Supardanik, kasi Sejarah dan Purbakala pada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) menerangkan hal itu senada dengan Surat Keputusan (SK) Bupati tahun 2021 mengenai bangunan yang dilindungi.


Tahun lalu, pihaknya telah mensurvei bangunan tersebut.

Ia menjelaskan pihaknya belum menghitung tingkat keterancaman bangunan. Namun, ia bisa memerkirakan bahwa bangunan yang sekarang dimanfaatkan sebagai puskesmas pecangaan kondisinya memprihatinkan.

Lia menilai di beberapa sisi bangunan tersebut juga sudah rusak. “Plafonnya banyak yang pecah,” jelas Lia.

Baca Juga :  Tiga Pejabat Diuji Kemendagri untuk Pengisian Kepala Disdukcapil Jepara

Sementara dilihat dari lokasi, ia melihat bangunan tersebut menjadi rentan karena berada di pinggir jalan. Ada kekhawatiran bila bangunan tersebut dilintasi mobil-mobil besar dan membuat bangunan tersebut bergetar, bangunan bisa cepat rusak.

“Keterancamannya termasuk tinggi,” jelas Lia.

Lia menceritakan, dulunya bangunan itu merupakan lokasi mantri zaman Belanda.

Meski begitu, belum ada perencanaan lebih lanjut mengenai puskesmas tersebut. Namun yang pasti, pihaknya akan ikut menyediakan pemeliharaan bagi bangunan cagar budaya.

Dari pantauan wartawan di lokasi, tampak plafon rusak di beberapa sisi. Bangunan di bagian depan juga ada yang keropos dindingnya. (nib/zen)

JEPARA – Puskesmas Pecangaan yang  saat ini masih digunakan sebagai pelayanan kesehatan rencananya akan dikelola secara berbeda. Sebab, bangunan puskesmas tersebut termasuk cagar budaya.

Meski begitu, pengelolaan khusus ini baru akan berjalan bila bangunan puskesmas yang baru sudah jadi. Saat ini pembangunan Puskesmas Pecangaan masih berjalan.

Lia Supardanik, kasi Sejarah dan Purbakala pada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) menerangkan hal itu senada dengan Surat Keputusan (SK) Bupati tahun 2021 mengenai bangunan yang dilindungi.

Tahun lalu, pihaknya telah mensurvei bangunan tersebut.

Ia menjelaskan pihaknya belum menghitung tingkat keterancaman bangunan. Namun, ia bisa memerkirakan bahwa bangunan yang sekarang dimanfaatkan sebagai puskesmas pecangaan kondisinya memprihatinkan.

Lia menilai di beberapa sisi bangunan tersebut juga sudah rusak. “Plafonnya banyak yang pecah,” jelas Lia.

Baca Juga :  Tiga Pejabat Diuji Kemendagri untuk Pengisian Kepala Disdukcapil Jepara

Sementara dilihat dari lokasi, ia melihat bangunan tersebut menjadi rentan karena berada di pinggir jalan. Ada kekhawatiran bila bangunan tersebut dilintasi mobil-mobil besar dan membuat bangunan tersebut bergetar, bangunan bisa cepat rusak.

“Keterancamannya termasuk tinggi,” jelas Lia.

Lia menceritakan, dulunya bangunan itu merupakan lokasi mantri zaman Belanda.

Meski begitu, belum ada perencanaan lebih lanjut mengenai puskesmas tersebut. Namun yang pasti, pihaknya akan ikut menyediakan pemeliharaan bagi bangunan cagar budaya.

Dari pantauan wartawan di lokasi, tampak plafon rusak di beberapa sisi. Bangunan di bagian depan juga ada yang keropos dindingnya. (nib/zen)


Most Read

Artikel Terbaru

/