alexametrics
28.3 C
Kudus
Thursday, June 30, 2022

Gempa Magnitudo 3,6 SR Guncang Karimunjawa Jepara, Ini Kesaksian Warga

JEPARA – Gempa dengan kekuatan 3,6 skala ritchers (SR) mengguncang kepulauan Karimunjawa, Selasa (17/5) sekitar pukul 23.08. Beruntung, hingga Rabu (18/5) siang dilaporkan tak ada kerusakan atau korban jiwa.

Baca Juga : Antisipasi Bentrokan Berulang, Polres Jepara Larang Pentas Dangdut

Meski skalanya kecil, menurut warga yang juga Camat Karimunjawa Muslikin, getaran gempa itu cukup terasa di seluruh wilayah Pulau Karimunjawa. Kebetulan, saat kejadian dirinya masih terjaga di teras rumahnya. ”Tiba-tiba ada getaran disertai gemuruh. Lumayan keras. Lamanya sekitar 3 detik. Saya mengira plafon rumah ambrol,” ungkap Muslikin.


Rumahnya kebetulan ada di kawasan Desa Kemujan, Kecamatan Karimunjawa. Sebagian masyarakat yang masih terjaga ada pula yang panik dan ke luar rumah. ”Hingga kini tidak ada laporan kerusakan maupun korban akibat gempa,” tegas Muslikin saat dihubungi, Rabu (18/5).

Baca Juga :  Bupati Andi Hadiri Kongres Jaringan Kota Pusaka Indonesia

Sementara itu, dalam keterangan tertulis dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan pusat gempa berada di wilayah perairan. Tepatnya gempa itu berada di 5,79 Lintang Selatan (LS), 110,42 Bujur Timur (BT) atau 92 kilometer di perairan sebelah barat laut Jepara. Sementara kedalaman gempa tersebut sekitar 10 kilometer.

Pihak BMKG menambahkan, gempa tersebut tidak berpotensi tsunami. Meski begitu, BMKG tetap meminta warga untuk tetap waspada terhadap dampak gempa susulan yang bisa saja terjadi. (rom/khim)






Reporter: Moh. Nur Syahri Muharrom

JEPARA – Gempa dengan kekuatan 3,6 skala ritchers (SR) mengguncang kepulauan Karimunjawa, Selasa (17/5) sekitar pukul 23.08. Beruntung, hingga Rabu (18/5) siang dilaporkan tak ada kerusakan atau korban jiwa.

Baca Juga : Antisipasi Bentrokan Berulang, Polres Jepara Larang Pentas Dangdut

Meski skalanya kecil, menurut warga yang juga Camat Karimunjawa Muslikin, getaran gempa itu cukup terasa di seluruh wilayah Pulau Karimunjawa. Kebetulan, saat kejadian dirinya masih terjaga di teras rumahnya. ”Tiba-tiba ada getaran disertai gemuruh. Lumayan keras. Lamanya sekitar 3 detik. Saya mengira plafon rumah ambrol,” ungkap Muslikin.

Rumahnya kebetulan ada di kawasan Desa Kemujan, Kecamatan Karimunjawa. Sebagian masyarakat yang masih terjaga ada pula yang panik dan ke luar rumah. ”Hingga kini tidak ada laporan kerusakan maupun korban akibat gempa,” tegas Muslikin saat dihubungi, Rabu (18/5).

Baca Juga :  Belum Signifikan, Penanganan Rob di Jepara Butuh Rekayasa

Sementara itu, dalam keterangan tertulis dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan pusat gempa berada di wilayah perairan. Tepatnya gempa itu berada di 5,79 Lintang Selatan (LS), 110,42 Bujur Timur (BT) atau 92 kilometer di perairan sebelah barat laut Jepara. Sementara kedalaman gempa tersebut sekitar 10 kilometer.

Pihak BMKG menambahkan, gempa tersebut tidak berpotensi tsunami. Meski begitu, BMKG tetap meminta warga untuk tetap waspada terhadap dampak gempa susulan yang bisa saja terjadi. (rom/khim)






Reporter: Moh. Nur Syahri Muharrom

Most Read

Artikel Terbaru

/