alexametrics
31.1 C
Kudus
Tuesday, July 5, 2022

Ruang Terbuka Hijau di Jepara Baru Capai Enam Persen

JEPARA – Jepara baru memiliki sedikit Ruang Terbuka Hijau (RTH) di kawasan kota. Dari yang seharusnya berjumlah 20 persen dari total kawasan. Saat ini baru tercapai enam persen.

Dari segi penataan ruang, RTH juga dibahas dalam Undang-Undang nomor 21 tahun 2021, turunan dari Cipta Kerja mengenai penyelenggaraan penataan ruang. Demikian jelas Agus Sulistiyono, Kepala Bidang Penataan Ruang dan Pertanahan pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Jepara.

Dalam regulasi tersebut dijelaskan RTH diatur dengan tiga ketentuan. Yakni rencana penyediaan dan pemanfaatan RTH publik dalam rencana tata ruang wilayah (RTRW) kota paling sedikit 20 persen dari luas wilayah kota, rencana penyediaan dan pemanfaatan RTH privat dalam RTRW kota paling sedikit 10 persen dari luas wilayah kota, dan apabila hal demikian memiliki total luas lebih besar dari 30 persen maka proporsi tersebut harus dipertahankan eksistensinya.

Baca Juga :  Rekonstruksi Bentrok Muryolobo-Ngetuk, Pelaku Terancam 12 Tahun Penjara

Sementara itu, Nuraini, Kabid Pengendalian Pencemaran dan Pemeliharaan Lingkungan Hidup pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jepara mengatakan untuk RTH kabupaten sudah mencapai 34,19 persen. “Kalau RTH perkotaan baru tercapai 6,68 persen,” kata Nuraini.

Ia menegaskan, untuk wilayah perkotaan berarti khusus wilayah kecamatan Jepara. Senada dengan Nuraini, Nexson Kasi Pertamanan pada DLH Jepara menyatakan bahwa RTH di kawasan kota masih kurang.

Belum ada penjelasan lebih lanjut mengenai dampak dan alasan lebih detail kurangnya RTH ini. Namun, untuk mengantisipasi itu, pihaknya tahun ini akan menanam pohon di beberapa titik di kawasan kota. (nib/war)

JEPARA – Jepara baru memiliki sedikit Ruang Terbuka Hijau (RTH) di kawasan kota. Dari yang seharusnya berjumlah 20 persen dari total kawasan. Saat ini baru tercapai enam persen.

Dari segi penataan ruang, RTH juga dibahas dalam Undang-Undang nomor 21 tahun 2021, turunan dari Cipta Kerja mengenai penyelenggaraan penataan ruang. Demikian jelas Agus Sulistiyono, Kepala Bidang Penataan Ruang dan Pertanahan pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Jepara.

Dalam regulasi tersebut dijelaskan RTH diatur dengan tiga ketentuan. Yakni rencana penyediaan dan pemanfaatan RTH publik dalam rencana tata ruang wilayah (RTRW) kota paling sedikit 20 persen dari luas wilayah kota, rencana penyediaan dan pemanfaatan RTH privat dalam RTRW kota paling sedikit 10 persen dari luas wilayah kota, dan apabila hal demikian memiliki total luas lebih besar dari 30 persen maka proporsi tersebut harus dipertahankan eksistensinya.

Baca Juga :  Anggota Koramil Pecangaan Ajarkan Wawasan Kebangsaan kepada Siswa SD

Sementara itu, Nuraini, Kabid Pengendalian Pencemaran dan Pemeliharaan Lingkungan Hidup pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jepara mengatakan untuk RTH kabupaten sudah mencapai 34,19 persen. “Kalau RTH perkotaan baru tercapai 6,68 persen,” kata Nuraini.

Ia menegaskan, untuk wilayah perkotaan berarti khusus wilayah kecamatan Jepara. Senada dengan Nuraini, Nexson Kasi Pertamanan pada DLH Jepara menyatakan bahwa RTH di kawasan kota masih kurang.

Belum ada penjelasan lebih lanjut mengenai dampak dan alasan lebih detail kurangnya RTH ini. Namun, untuk mengantisipasi itu, pihaknya tahun ini akan menanam pohon di beberapa titik di kawasan kota. (nib/war)

Most Read

Artikel Terbaru

/