alexametrics
26.2 C
Kudus
Wednesday, May 18, 2022

Tak Capai Target, Pendapatan TPI di Jepara sekitar 39,87 Persen

JEPARA – Target pendapatan retribusi Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Jepara tahun lalu tak tercapai. Dari total target sebesar Rp 467,5 juta hanya terealisasi Rp 186,392 juta, atau sekitar 39,87 persen dari total target. Untuk itu, agar pendapatan tahun ini tercapai Dinas Perikanan Jepara mulai meningkatkan operasi pengawasan.

Terutama dalam kegiatan lelang ikan. Pasalnya, retribusi tersebut baru bisa ditarik dalam kegiatan lelang. Sementara dari 11 TPI yang ada di Jepara hanya ada tiga TPI yang berjalan optimal. Yakni TPI Ujungbatu, TPI Tubanan, dan TPI Kedungmalang. Sisanya, tidak beroperasi. ”Seandainya bisa lelang semua, target bisa terpenuhi,” terang Kepala Dinas Perikanan Jepara Wasiyanto melalui Kepala Unit Pelaksana Teknis TPI Jepara Nur Akhadiyah.

Dia menjelaskan ada beberapa faktor beberapa TPI kurang optimal pengoperasiannya. Mulai dari cuaca, tak ada kapal pendatang yang merapat ke Pelabuhan Jepara, juga para nelayan banyak yang telah terikat dengan tengkulak. Sehingga, hasil tangkapan mereka tidak bisa dilelangkan karena sudah ditarik oleh tengkulak. ”Itu faktor utama tidak ada lelang. Terutama di daerah utara,” tandas perempuan yang akrab disapa Diyah itu.

Baca Juga :  Pemkab Jepara Klaim 710 Bidang Tanah Belum Bersertifikat Beres Tahun Ini

Tahun ini, target pendapatan TPI sama dengan tahun kemarin. Yakni sebesar Rp 467,5 juta. Lewat operasi pengawasan, diharapkan para nelayan yang mencari ikan di kawasan Jepara bisa melaksanakan lelang di Jepara pula. Untuk kegiatannya, Dinas Perikanan Kabupaten Jepara berencana menggandeng Satpol PP dan Polairud sebagai upaya dalam penindakan peraturan daerah.

Pasalnya, kegiatan lelang ikan telah diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Jepara Nomor 1 tahun 2010 tentang Pengelolaan TPI. Mereka yang terjaring operasi bisa ditindak lewat persuasif, atau langsung dikenai sanksi. Ancamannya, hukuman penjara selama enam bulan atau denda Rp 50 juta. (war)






Reporter: Moh. Nur Syahri Muharrom

JEPARA – Target pendapatan retribusi Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Jepara tahun lalu tak tercapai. Dari total target sebesar Rp 467,5 juta hanya terealisasi Rp 186,392 juta, atau sekitar 39,87 persen dari total target. Untuk itu, agar pendapatan tahun ini tercapai Dinas Perikanan Jepara mulai meningkatkan operasi pengawasan.

Terutama dalam kegiatan lelang ikan. Pasalnya, retribusi tersebut baru bisa ditarik dalam kegiatan lelang. Sementara dari 11 TPI yang ada di Jepara hanya ada tiga TPI yang berjalan optimal. Yakni TPI Ujungbatu, TPI Tubanan, dan TPI Kedungmalang. Sisanya, tidak beroperasi. ”Seandainya bisa lelang semua, target bisa terpenuhi,” terang Kepala Dinas Perikanan Jepara Wasiyanto melalui Kepala Unit Pelaksana Teknis TPI Jepara Nur Akhadiyah.

Dia menjelaskan ada beberapa faktor beberapa TPI kurang optimal pengoperasiannya. Mulai dari cuaca, tak ada kapal pendatang yang merapat ke Pelabuhan Jepara, juga para nelayan banyak yang telah terikat dengan tengkulak. Sehingga, hasil tangkapan mereka tidak bisa dilelangkan karena sudah ditarik oleh tengkulak. ”Itu faktor utama tidak ada lelang. Terutama di daerah utara,” tandas perempuan yang akrab disapa Diyah itu.

Baca Juga :  Pemkab Jepara Klaim 710 Bidang Tanah Belum Bersertifikat Beres Tahun Ini

Tahun ini, target pendapatan TPI sama dengan tahun kemarin. Yakni sebesar Rp 467,5 juta. Lewat operasi pengawasan, diharapkan para nelayan yang mencari ikan di kawasan Jepara bisa melaksanakan lelang di Jepara pula. Untuk kegiatannya, Dinas Perikanan Kabupaten Jepara berencana menggandeng Satpol PP dan Polairud sebagai upaya dalam penindakan peraturan daerah.

Pasalnya, kegiatan lelang ikan telah diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Jepara Nomor 1 tahun 2010 tentang Pengelolaan TPI. Mereka yang terjaring operasi bisa ditindak lewat persuasif, atau langsung dikenai sanksi. Ancamannya, hukuman penjara selama enam bulan atau denda Rp 50 juta. (war)






Reporter: Moh. Nur Syahri Muharrom

Most Read

Artikel Terbaru

/