alexametrics
28.1 C
Kudus
Tuesday, June 28, 2022

Lima Dinas di Bawah Rata-Rata

Progres Pekerjaan Fisik di Jepara Kurang 4,76 Persen dari Target

JEPARA – Kegiatan fisik yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Jepara hingga kemarin ditargetkan mencapai 87,46 persen. Namun, kenyataannya baru terealisasi sebesar 82,67 persen. Masih ada devisiasi progres fisik sebesar 4,76 persen dari target.

Progres fisik yang capaiannya masih di bawah rata-rata ada di lima perangkat daerah. Yakni Inspektorat 59,27 persen, Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) 64,05 persen, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Jepara (BPKAD) 68,44 persen, Disdukcapil  79,47 persen, dan Disparbud 74,56 persen.

Dalam evaluasi Pengendalian Operasional Kegiatan (POK) yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jepara Edy Sujatmiko belum lama ini, ada beberapa rekomendasi yang disampaikannya. Di antaranya terkait kegiatan konstruksi yang capaian progresnya di bawah target yang ditetapkan. “Supaya mengambil tindakan cepat serta akurat sesuai ketentuan yang ada. Sehingga tidak terjadi keterlambatan dan permasalahan di kemudian hari,” tuturnya.

Baca Juga :  Dinas PUPR Jepara Anggarkan Rp 2 Miliar untuk Normalisasi Sungai

Sementara itu, terkait kegiatan konstruksi yang belum selesai, dirinya berharap agar segera dipercepat proses pembangunannya. Bisa dengan penambahan jumlah tenaga kerja, menambah jam kerja, kesediaan material terjamin, serta proses pengerjaannya diawasi secara ketat.

Hingga November, ada 534 paket pekerjaan konstruksi di lingkungan Pemkab Jepara dengan  sistem nontender. Nilai kontraknya sekitar Rp 91,204 miliar. Sementara pekerjaan sistem tender ada 152 paket. Nilai kontraknya Rp 159,189 miliar. (rom/war)






Reporter: Moh. Nur Syahri Muharrom

JEPARA – Kegiatan fisik yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Jepara hingga kemarin ditargetkan mencapai 87,46 persen. Namun, kenyataannya baru terealisasi sebesar 82,67 persen. Masih ada devisiasi progres fisik sebesar 4,76 persen dari target.

Progres fisik yang capaiannya masih di bawah rata-rata ada di lima perangkat daerah. Yakni Inspektorat 59,27 persen, Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) 64,05 persen, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Jepara (BPKAD) 68,44 persen, Disdukcapil  79,47 persen, dan Disparbud 74,56 persen.

Dalam evaluasi Pengendalian Operasional Kegiatan (POK) yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jepara Edy Sujatmiko belum lama ini, ada beberapa rekomendasi yang disampaikannya. Di antaranya terkait kegiatan konstruksi yang capaian progresnya di bawah target yang ditetapkan. “Supaya mengambil tindakan cepat serta akurat sesuai ketentuan yang ada. Sehingga tidak terjadi keterlambatan dan permasalahan di kemudian hari,” tuturnya.

Baca Juga :  Puluhan Proyek Pengembangan Investasi Diusulkan ke Pemkab Jepara

Sementara itu, terkait kegiatan konstruksi yang belum selesai, dirinya berharap agar segera dipercepat proses pembangunannya. Bisa dengan penambahan jumlah tenaga kerja, menambah jam kerja, kesediaan material terjamin, serta proses pengerjaannya diawasi secara ketat.

Hingga November, ada 534 paket pekerjaan konstruksi di lingkungan Pemkab Jepara dengan  sistem nontender. Nilai kontraknya sekitar Rp 91,204 miliar. Sementara pekerjaan sistem tender ada 152 paket. Nilai kontraknya Rp 159,189 miliar. (rom/war)






Reporter: Moh. Nur Syahri Muharrom

Most Read

Artikel Terbaru

/