alexametrics
30.2 C
Kudus
Monday, May 16, 2022

Proyek Infrastuktur di Jepara Berpacu dengan Cuaca

JEPARA – Proyek pembangunan infrastuktur di Jepara saat ini mulai berpacu dengan cuaca. Pasalnya, saat ini di Jepara telah memasuki pergantian musim dari kemarau ke musim hujan. Ditandai dengan meningkatnya intensitas hujan di Kota Ukir. Padahal, pembangunan infrastuktur masih berlangsung hingga saat ini.

Meski begitu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Jepara Ary Bachtiar menegaskan perkembangan seluruh paket pekerjaan yang jadi tanggung jawabnya telah mencapai 91,3 persen. ”Sebagian besar ada yang telah selesai. Sebagian lainnya ada yang masuk finishing. Yang bersumber dari anggaran perubahan juga sudah mulai dikerjakan dan ditarget rampung bulan depan,” ujarnya kemarin.

Proyek infrastuktur DPUPR tahun ini di bawha kendali tiga bidang. Yakni cipta karya, bina marga, dan pengairan. Progres pengerjaan fisik di bidang bina marga sejauh ini mencapai 85,9 persen. Sementara di bidang cipta karya 90 persen, dan 98 persen untuk bidang pengairan.

Baca Juga :  Kembali Bertambah, Korban Tewas Pesta Miras di Jepara Jadi Delapan Orang

Targetnya semua pengerjaan yang ditetapkan mulai Juli rampung akhir bulan ini. Ary mengakui kondisi cuaca mempengaruhi dalam proses pengerjaan jalan. Terutama di bidang bina marga yang berhubungan dengan jalan raya, dan bidang pengairan yang berhubungan dengan saluran air.

“Namun tentunya sebelumnya rekanan juga pasti telah memperhitungkan kondisi dan bisa antisipasi. Untuk jalan, memang kalau hujan harus menunggu hujan reda dulu. Tapi, pengerjaannya cepat,” tegas Ary Bachtiar.

Dirinya juga menegaskan dalam proyek infrastuktur yang dipegang DPUPR Jepara tidak ada rekanan yang diputus kontrak karena tidak bisa mengerjakan tugas sesuai target. “Tahun ini tidak ada. Namun untuk keterlambatan kemungkinan ada, hanya satu atau dua hari saja,” imbuhnya.






Reporter: Moh. Nur Syahri Muharrom

JEPARA – Proyek pembangunan infrastuktur di Jepara saat ini mulai berpacu dengan cuaca. Pasalnya, saat ini di Jepara telah memasuki pergantian musim dari kemarau ke musim hujan. Ditandai dengan meningkatnya intensitas hujan di Kota Ukir. Padahal, pembangunan infrastuktur masih berlangsung hingga saat ini.

Meski begitu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Jepara Ary Bachtiar menegaskan perkembangan seluruh paket pekerjaan yang jadi tanggung jawabnya telah mencapai 91,3 persen. ”Sebagian besar ada yang telah selesai. Sebagian lainnya ada yang masuk finishing. Yang bersumber dari anggaran perubahan juga sudah mulai dikerjakan dan ditarget rampung bulan depan,” ujarnya kemarin.

Proyek infrastuktur DPUPR tahun ini di bawha kendali tiga bidang. Yakni cipta karya, bina marga, dan pengairan. Progres pengerjaan fisik di bidang bina marga sejauh ini mencapai 85,9 persen. Sementara di bidang cipta karya 90 persen, dan 98 persen untuk bidang pengairan.

Baca Juga :  Berbagai Komunitas di Jepara Dukung Gus Muhaimin Nyapres

Targetnya semua pengerjaan yang ditetapkan mulai Juli rampung akhir bulan ini. Ary mengakui kondisi cuaca mempengaruhi dalam proses pengerjaan jalan. Terutama di bidang bina marga yang berhubungan dengan jalan raya, dan bidang pengairan yang berhubungan dengan saluran air.

“Namun tentunya sebelumnya rekanan juga pasti telah memperhitungkan kondisi dan bisa antisipasi. Untuk jalan, memang kalau hujan harus menunggu hujan reda dulu. Tapi, pengerjaannya cepat,” tegas Ary Bachtiar.

Dirinya juga menegaskan dalam proyek infrastuktur yang dipegang DPUPR Jepara tidak ada rekanan yang diputus kontrak karena tidak bisa mengerjakan tugas sesuai target. “Tahun ini tidak ada. Namun untuk keterlambatan kemungkinan ada, hanya satu atau dua hari saja,” imbuhnya.






Reporter: Moh. Nur Syahri Muharrom

Most Read

Artikel Terbaru

/