alexametrics
28.3 C
Kudus
Thursday, June 30, 2022

Antisipasi Bentrokan Berulang, Polres Jepara Larang Pentas Dangdut

JEPARA – Bentrokan yang melibatkan dua kelompok pemuda asal Kecamatan Nalumsari, Jepara, Minggu (15/5) lalu berujung dilarangnya izin hiburan dangdut di kawasan Nalumsari, Jepara. Hal itu dimaksudkan agar kejadian tawuran yang menimbulkan satu orang tewas tak kembali terulang.

Baca Juga : Konflik Pemuda Antardesa di Jepara, Satu Orang Tewas Kena Sabetan Senjata Tajam

Kesepakatan tersebut dibuat berdasarkan hasil pertemuan jajaran Polres Jepara dengan Forum Komunikasi PImpinan Kecamatan (Forkopimcam) Nalumsari dan para petinggi atau kepala Desa di Nalusmari.


”Di Nalumsari sementara waktu untuk orkes atau hiburan dangdut sementara ditiadakan. Cuman nanti ada beberapa hiburan yang masih diperkenankan. Misal wayangan, tapi untuk kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerawanan kita sepakati untuk sementara waktu ditiadakan,” tegas Kapolres Jepara AKBP Warsono, Senin (16/5).

Ia menegaskan untuk mengamankan situasi di kawasan Muryolobo dan sekitarnya, pihaknya telah mengirimkan personel polisi untuk berjaga. Bahkan, pihaknya turut menjaga di perbatasan Muryolobo dan sekitarnya.

Baca Juga :  BKD Enggan Beberkan Pelanggaran Disiplin Mantan Sekda Jepara, Kenapa?

”Kami mengirimkan satu peleton anggota kepolisian untuk pengamanan. Juga dibantu pula kekuatan TNI. Terkait lamanya pengamanan, saat ini belum bisa dipastikan. Yang pasti sampai situasi benar-benar kondusif,” imbuh kapolres.

Sementara itu, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jepara Haizul Ma`arif hasil dari pertemuan yang dilaksanakan Minggu (15/5) malam pada prinsipnya semua sepakat untuk menahan diri dan menyerahkan persoalan kepada kepolisian.

Di sisi lain, tuntutan dari warga agar kepolisian bertindak cepat. Investigasi dan menangkap pelaku. Serta memberikan hukuman seadil-adilnya. Sesuai perundang-undangan. ”Para petinggi (kepala desa) juga hadir dan sepakat untuk koordinasi dengan warga menjaga kondusifitas wilayah masing-masing,” imbuhnya. (rom/zen)






Reporter: Moh. Nur Syahri Muharrom

JEPARA – Bentrokan yang melibatkan dua kelompok pemuda asal Kecamatan Nalumsari, Jepara, Minggu (15/5) lalu berujung dilarangnya izin hiburan dangdut di kawasan Nalumsari, Jepara. Hal itu dimaksudkan agar kejadian tawuran yang menimbulkan satu orang tewas tak kembali terulang.

Baca Juga : Konflik Pemuda Antardesa di Jepara, Satu Orang Tewas Kena Sabetan Senjata Tajam

Kesepakatan tersebut dibuat berdasarkan hasil pertemuan jajaran Polres Jepara dengan Forum Komunikasi PImpinan Kecamatan (Forkopimcam) Nalumsari dan para petinggi atau kepala Desa di Nalusmari.

”Di Nalumsari sementara waktu untuk orkes atau hiburan dangdut sementara ditiadakan. Cuman nanti ada beberapa hiburan yang masih diperkenankan. Misal wayangan, tapi untuk kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerawanan kita sepakati untuk sementara waktu ditiadakan,” tegas Kapolres Jepara AKBP Warsono, Senin (16/5).

Ia menegaskan untuk mengamankan situasi di kawasan Muryolobo dan sekitarnya, pihaknya telah mengirimkan personel polisi untuk berjaga. Bahkan, pihaknya turut menjaga di perbatasan Muryolobo dan sekitarnya.

Baca Juga :  Warga Desa Tanjung Jepara Belajar Membatik

”Kami mengirimkan satu peleton anggota kepolisian untuk pengamanan. Juga dibantu pula kekuatan TNI. Terkait lamanya pengamanan, saat ini belum bisa dipastikan. Yang pasti sampai situasi benar-benar kondusif,” imbuh kapolres.

Sementara itu, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jepara Haizul Ma`arif hasil dari pertemuan yang dilaksanakan Minggu (15/5) malam pada prinsipnya semua sepakat untuk menahan diri dan menyerahkan persoalan kepada kepolisian.

Di sisi lain, tuntutan dari warga agar kepolisian bertindak cepat. Investigasi dan menangkap pelaku. Serta memberikan hukuman seadil-adilnya. Sesuai perundang-undangan. ”Para petinggi (kepala desa) juga hadir dan sepakat untuk koordinasi dengan warga menjaga kondusifitas wilayah masing-masing,” imbuhnya. (rom/zen)






Reporter: Moh. Nur Syahri Muharrom

Most Read

Artikel Terbaru

/