alexametrics
30.5 C
Kudus
Thursday, May 12, 2022

Progres Fisik Kurang 2,61 Persen dari Target, Sekda Jepara Ungkap Sebabnya

JEPARA – Kegiatan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Jepara 2022 masuk triwulan pertama bulan ini. Semestinya realisasi progres fisik hingga 14 Maret sudah mencapai 14,38 persen. Hanya saja, kenyataannya baru terealisasi sebesar 11,77 persen. Masih ada devisiasi progres fisik sebesar 2,61 persen.

Ada 23 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang capaian progress fisiknya masih di bawah rata-rata. Tujuh OPD realisasi progress fisiknya masih di bawah target. Namun melampaui realisasi rata-rata sebesar 11,77 persen. Sisanya, masih di bawah rata-rata.

Yang paling rendah ada Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Jepara sebesar 1,81 persen, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) sebesar 1,52 persen, dan Bagian Hukum Setda Jepara sebesar 1,11 persen. “Harapannya, setelah ini bisa ditindak lanjuti,” terang Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jepara Edy Sujatmiko dalam evaluasi Pengendalian Operasional Kegiatan (POK), kemarin.


Adanya evaluasi tersebut dilaksanakan supaya seluruh kegiatan di Kabupaten Jepara berjalan dengan baik. Sehingga, seluruh kegiatan yang dimulai sejak Januari hingga 14 Maret dievaluasi seluruhnya. “Untuk kinerja secara umum. Khususnya fisik yang butuh pencermatan,” tandasnya.

Baca Juga :  Muscab BPC Hipmi Jepara: Zaenal Afrodi Gantikan Gus Haiz

Di Jepara sendiri tahun ini ada sepuluh paket pekerjaan strategis. Diampu oleh lima perangkat daerah yaitu, DPUPR, Dinas Kesahatan, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora), Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), dan Dinas Perikanan Kabupaten Jepara.

Sepuluh paket strategis tersebut yaitu, penataan trotoar Jalan Pemuda, Pemeliharaan berkala jalan Pancur – Kedawung – Suwengan, lanjutan pembangunan Pasar Bangsri, peningkatan jaringan perpipaan Desa Datar Kecamatan Mayong, rehab jaringan irigasi di Siwali, rehab jaringan irigasi Pecangaan, rehab SMP N 1 Welahan, peningkatan fasilitas docking, dan renovasi gedung Labkesda. Terakhir ada pembangunan lumbung pangan.

Pelaksanaan seluruh paket kegiatan strategis itu nantinya akan didampingi Kejaksaan Negeri Kabupaten Jepara. Guna meminimalisasi terjadinya kesalahan, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan pembagunan. (rom/war)






Reporter: Moh. Nur Syahri Muharrom

JEPARA – Kegiatan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Jepara 2022 masuk triwulan pertama bulan ini. Semestinya realisasi progres fisik hingga 14 Maret sudah mencapai 14,38 persen. Hanya saja, kenyataannya baru terealisasi sebesar 11,77 persen. Masih ada devisiasi progres fisik sebesar 2,61 persen.

Ada 23 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang capaian progress fisiknya masih di bawah rata-rata. Tujuh OPD realisasi progress fisiknya masih di bawah target. Namun melampaui realisasi rata-rata sebesar 11,77 persen. Sisanya, masih di bawah rata-rata.

Yang paling rendah ada Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Jepara sebesar 1,81 persen, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) sebesar 1,52 persen, dan Bagian Hukum Setda Jepara sebesar 1,11 persen. “Harapannya, setelah ini bisa ditindak lanjuti,” terang Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jepara Edy Sujatmiko dalam evaluasi Pengendalian Operasional Kegiatan (POK), kemarin.

Adanya evaluasi tersebut dilaksanakan supaya seluruh kegiatan di Kabupaten Jepara berjalan dengan baik. Sehingga, seluruh kegiatan yang dimulai sejak Januari hingga 14 Maret dievaluasi seluruhnya. “Untuk kinerja secara umum. Khususnya fisik yang butuh pencermatan,” tandasnya.

Baca Juga :  DPRD Jepara Bentuk Empat Pansus Ranperda Usulan dari Pemkab

Di Jepara sendiri tahun ini ada sepuluh paket pekerjaan strategis. Diampu oleh lima perangkat daerah yaitu, DPUPR, Dinas Kesahatan, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora), Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), dan Dinas Perikanan Kabupaten Jepara.

Sepuluh paket strategis tersebut yaitu, penataan trotoar Jalan Pemuda, Pemeliharaan berkala jalan Pancur – Kedawung – Suwengan, lanjutan pembangunan Pasar Bangsri, peningkatan jaringan perpipaan Desa Datar Kecamatan Mayong, rehab jaringan irigasi di Siwali, rehab jaringan irigasi Pecangaan, rehab SMP N 1 Welahan, peningkatan fasilitas docking, dan renovasi gedung Labkesda. Terakhir ada pembangunan lumbung pangan.

Pelaksanaan seluruh paket kegiatan strategis itu nantinya akan didampingi Kejaksaan Negeri Kabupaten Jepara. Guna meminimalisasi terjadinya kesalahan, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan pembagunan. (rom/war)






Reporter: Moh. Nur Syahri Muharrom

Most Read

Artikel Terbaru

/