alexametrics
22.3 C
Kudus
Wednesday, June 29, 2022

Warga Tewas Terkena Sabetan Senjata Tajam, Polisi Diterjunkan Jaga Perbatasan Mulyobo-Bategede

JEPARA – Warga Desa Muryolobo, Nalumsari Minggu (15/5) sore tewas di Jalan Desa Bendanpete, Nalumsari. Diduga akibat sabetan senjata tajam. Polisi kini berjaga di perbatasan antara Desa Muryolobo dan Bategede.

Malam harinya Kapolres Jepara AKBP Warsono bersama Ketua DPRD Jepara Haizul Ma’arif langsung menggelar pertemuan di balai desa Muryolobo. Menyepakati agar kejadian serupa tidak terjadi lagi dan saling menahan diri untuk menjaga kondusifitas wilayah.

Pertemuan itu dihadiri juga jajaran Forkopimcam Nalumsari, Petinggi Muryolobo, Bendanpete, Ngetuk, dan beberapa petinggi lainnya, serta warga setempat.


Ketua DPRD Jepara menyampaikan hasil dari pertemuan itu pada prinsipnya semua sepakat untuk menahan diri dan menyerahkan persoalan kepada kepolisian.

Baca Juga :  Akhirnya, Hadiah Lomba Desa Kabupaten Jepara Diserahkan

Di sisi lain, tuntutan dari warga agar kepolisian bertindak cepat. Investigasi dan menangkap pelaku. Serta memberikan hukuman seadil-adilnya. Sesuai perundang-undangan .

“Para petinggi juga hadir dan sepakat untuk koordinasi dengan warga menjaga kondusifitas wilayah masing-masing,” imbuhnya.

Ia juga mengimbau masyarakat Tidak membagikan foto atau video korban. “Hormati korban yang sedang berduka,” tuturnya.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Kudus, pihak kepolisian berjaga di perbatasan Desa Muryolobo-Bendapete-Ngetuk. Pengamanan itu berlangsung hingga sepekan ke depan. Namun, hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian. (war/lid)






Reporter: Muhammad Khoirul Anwar

JEPARA – Warga Desa Muryolobo, Nalumsari Minggu (15/5) sore tewas di Jalan Desa Bendanpete, Nalumsari. Diduga akibat sabetan senjata tajam. Polisi kini berjaga di perbatasan antara Desa Muryolobo dan Bategede.

Malam harinya Kapolres Jepara AKBP Warsono bersama Ketua DPRD Jepara Haizul Ma’arif langsung menggelar pertemuan di balai desa Muryolobo. Menyepakati agar kejadian serupa tidak terjadi lagi dan saling menahan diri untuk menjaga kondusifitas wilayah.

Pertemuan itu dihadiri juga jajaran Forkopimcam Nalumsari, Petinggi Muryolobo, Bendanpete, Ngetuk, dan beberapa petinggi lainnya, serta warga setempat.

Ketua DPRD Jepara menyampaikan hasil dari pertemuan itu pada prinsipnya semua sepakat untuk menahan diri dan menyerahkan persoalan kepada kepolisian.

Baca Juga :  Pengelola RM Bambu Wulung Bantah Pembacokan di Jepara Bermula dari Dangdutan di Tempatnya

Di sisi lain, tuntutan dari warga agar kepolisian bertindak cepat. Investigasi dan menangkap pelaku. Serta memberikan hukuman seadil-adilnya. Sesuai perundang-undangan .

“Para petinggi juga hadir dan sepakat untuk koordinasi dengan warga menjaga kondusifitas wilayah masing-masing,” imbuhnya.

Ia juga mengimbau masyarakat Tidak membagikan foto atau video korban. “Hormati korban yang sedang berduka,” tuturnya.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Kudus, pihak kepolisian berjaga di perbatasan Desa Muryolobo-Bendapete-Ngetuk. Pengamanan itu berlangsung hingga sepekan ke depan. Namun, hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian. (war/lid)






Reporter: Muhammad Khoirul Anwar

Most Read

Artikel Terbaru

/