alexametrics
30 C
Kudus
Saturday, July 23, 2022

BPS Sebut Persentase Kemiskinan di Jepara Meningkat Dibanding Tahun Lalu

JEPARA – Tahun ini persentase kemiskinan di Jepara meningkat disbanding tahun kemarin. Pasalnya, tahun kemarin angka persentase kemiskinan di Jepara di angka 7,17 persen. Sementara tahun ini mengalami peningkatan menjadi 7,44 persen.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Jepara Manggus Suryono menjelaskan faktor pandemi Covid-19 masih menjadi penyebab angka kemiskinan meningkat. ”Ini tidak hanya dialami Jepara saja. Namun juga Jawa Tengah hingga Nasional,” terangnya.

Selain itu, meski mengalami peningkatan persentase kemiskinan Jepara menempati peringkat ke tiga dengan daerah yang memiliki tingkat kemiskinan terendah di Jawa Tengah. Masih di bawah Kota Semarang dan Kota Salatiga.


Dari persentase tersebut, BPS Jepara memberikan sejumlah rekomendasi kepada Bupati Jepara untuk menekan angka kemiskinan. Di antaranya dengan membuat program strategis yang menyasar langsung kepada warga yang benar-benar miskin.

Pihaknya menyarankan, pemerintah daerah mestinya menjalankan program tersebut secara bersama agar sukses dalam upaya pengentasan kemiskinan di Jepara. ”Dalam upaya pengentasan kemiskinan, Kabupaten jepara sudah pada trek yang benar. Tinggal mempertajam lagi sasarannya. Salah satu dengan mengupdate, verifikasi, dan validasi data terpadu dengan benar dan baik. Dan target penanggulangan kemiskinan harus tepat sasaran. Semakin tepat sasaran, semakin berhasil dalam menanggulangi kemiskinan,” papar Manggus.

Baca Juga :  KPP Pratama Jepara Catat 28.048 Wajib Pajak Lapor SPT Tepat Waktu

Sementara itu Bupati Jepara Dian Kristiandi mengaku bangga atas pencapaian dalam upaya pengentasan kemiskinan di Jepara sejauh ini. Meski dalam situasi pandemi yang mempengaruhi banyak sektor, mulai ekonomi, sosial, hingga budaya, sehingga angka kemiskinan ada peningkatan, posisi Jepara masih terendah ke tiga se-Jateng.

”Satu prestasi yang jadi komitmen teman-teman seluruh perangkat daerah untuk terus bersama-sama melakukan upaya pengantusan kemiskinan. Satu persoalan yang harus dikroyok bareng. Karena soal kemiskinan tak bisa diselesaikan satu OPD,” tegas Andi, sapaan akrab Bupati Jepara. (him)






Reporter: Moh. Nur Syahri Muharrom

JEPARA – Tahun ini persentase kemiskinan di Jepara meningkat disbanding tahun kemarin. Pasalnya, tahun kemarin angka persentase kemiskinan di Jepara di angka 7,17 persen. Sementara tahun ini mengalami peningkatan menjadi 7,44 persen.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Jepara Manggus Suryono menjelaskan faktor pandemi Covid-19 masih menjadi penyebab angka kemiskinan meningkat. ”Ini tidak hanya dialami Jepara saja. Namun juga Jawa Tengah hingga Nasional,” terangnya.

Selain itu, meski mengalami peningkatan persentase kemiskinan Jepara menempati peringkat ke tiga dengan daerah yang memiliki tingkat kemiskinan terendah di Jawa Tengah. Masih di bawah Kota Semarang dan Kota Salatiga.

Dari persentase tersebut, BPS Jepara memberikan sejumlah rekomendasi kepada Bupati Jepara untuk menekan angka kemiskinan. Di antaranya dengan membuat program strategis yang menyasar langsung kepada warga yang benar-benar miskin.

Pihaknya menyarankan, pemerintah daerah mestinya menjalankan program tersebut secara bersama agar sukses dalam upaya pengentasan kemiskinan di Jepara. ”Dalam upaya pengentasan kemiskinan, Kabupaten jepara sudah pada trek yang benar. Tinggal mempertajam lagi sasarannya. Salah satu dengan mengupdate, verifikasi, dan validasi data terpadu dengan benar dan baik. Dan target penanggulangan kemiskinan harus tepat sasaran. Semakin tepat sasaran, semakin berhasil dalam menanggulangi kemiskinan,” papar Manggus.

Baca Juga :  Bupati Beri Hadiah untuk Nizar, Siswa SD yang Panjat Tiang Bendera untuk Benahi Tali saat Upacara

Sementara itu Bupati Jepara Dian Kristiandi mengaku bangga atas pencapaian dalam upaya pengentasan kemiskinan di Jepara sejauh ini. Meski dalam situasi pandemi yang mempengaruhi banyak sektor, mulai ekonomi, sosial, hingga budaya, sehingga angka kemiskinan ada peningkatan, posisi Jepara masih terendah ke tiga se-Jateng.

”Satu prestasi yang jadi komitmen teman-teman seluruh perangkat daerah untuk terus bersama-sama melakukan upaya pengantusan kemiskinan. Satu persoalan yang harus dikroyok bareng. Karena soal kemiskinan tak bisa diselesaikan satu OPD,” tegas Andi, sapaan akrab Bupati Jepara. (him)






Reporter: Moh. Nur Syahri Muharrom

Most Read

Artikel Terbaru

/