alexametrics
30.3 C
Kudus
Saturday, May 28, 2022

Capaian Vaksinasi Covid-19 di Jepara 34,18 Persen, Ini Imbauan Bupati

JEPARA – Berdasarkan data Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KCP-PEN) warga Jepara yang sudah divaksin dosis 1 sebanyak 315.286 orang. Atau 34,18 persen dari target sasaran 922.450 orang. Sasaran lanjut usia (lansia) 18.110 orang atau 18,25 persen dari target 99.211 orang. Bupati Jepara Dian Kristiandi mengimbau anak-anak muda agar mengajak keluarga yang lansia mengikuti vaksinasi.

Mas Andi –sapaan karabnya- menambahkan hingga saat ini Jepara masih menempati level 3 Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Sedangkan untuk kembali ke level 2 salah satu indikatornya total vaksinasi dosis 1 minimal 50 persen. Dari capain itu 40 persen di antaranya sasaran lansia.

Ia berharap warga yang sudah divaksin memberi informasi kepada masyarakat yang belum melakukan vaksinasi untuk segera divaksin. “Monggo anak-anak muda ajak bapak, ibu, kakek, nenek, atau saudara yang lanjut usia untuk ikut vaksin. Gotong royong bersama untuk mencapai target vaksin,” tuturnya.


Sementara itu, untuk mencapai target 50 persen dosis 1, masih butuh 145.939 dosis. Jika rata-rata 5.000 dosis per hari, cakupan target 50 persen baru tercapai 37 hari lagi. Sehingga pihaknya mengupayakan percepatan. “Perlu penambahan volume pelayanan dan membidik sasaran prioritas seperti anak usia sekolah, santri, dan masyarakat umum,” imbuhnya.

Baca Juga :  Cakupan Vaksinasi Rendah Jadi Penyebab Grobogan Masuk PPKM Level 3

Skenario yang disusun, memaksimalkan fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) untuk meningkatkan target pelayanan vaksinasi. Mengerahkan 60 fasyankes dari 130 fasyankes di Jepara. Puskesmas ditarget mampu mengahabiskan 400 dosis per hari, rumah sakit 300 dosis,  dan klinik 150 dosis.

“Maka rata-rata pelayanan harian 11.000 dosis per hari. Sampai akhir bulan target 50 persen bisa terpenuhi. Dengan catatan vaksin tersedia dari pusat sesuai kebutuhan. Vaksin yang tersedia 30.031 dosis. Sehingga kurang 115.908 dosis,” tuturnya.

Upaya percepatan itu salah satunya juga dengan menambah gerai vaksinasi. Seperti di tempat wisata dan halaman Setda Jepara. Pelayanan vaksinasi di halaman Kantor Setda berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 11.00.  Sedikitnya ada 250 orang per hari mendapat suntikan dosis kedua, sedangkan 100 orang dosis kesatu vaksin Covid-19. Pelayanan buka setiap Rabu, kamis, dan Jumat.

Mas Andi menyempatkan diri menyapa peserta vaksinasi dan membagikan masker dan hand sanitizer di halaman Setda Jepara Rabu (13/10) lalu. Ia meninjau proses verifikasi pendaftaran peserta vaksinasi. Dia berharap agar masyarakat dilayani dengan baik. Utamanya lansia harus didahulukan.

“Kita targetkan program vaksinasi di Jepara segera selesai. Saat ini masih menunggu kiriman dari pusat maupun provinsi,” terang Andi.






Reporter: Muhammad Khoirul Anwar

JEPARA – Berdasarkan data Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KCP-PEN) warga Jepara yang sudah divaksin dosis 1 sebanyak 315.286 orang. Atau 34,18 persen dari target sasaran 922.450 orang. Sasaran lanjut usia (lansia) 18.110 orang atau 18,25 persen dari target 99.211 orang. Bupati Jepara Dian Kristiandi mengimbau anak-anak muda agar mengajak keluarga yang lansia mengikuti vaksinasi.

Mas Andi –sapaan karabnya- menambahkan hingga saat ini Jepara masih menempati level 3 Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Sedangkan untuk kembali ke level 2 salah satu indikatornya total vaksinasi dosis 1 minimal 50 persen. Dari capain itu 40 persen di antaranya sasaran lansia.

Ia berharap warga yang sudah divaksin memberi informasi kepada masyarakat yang belum melakukan vaksinasi untuk segera divaksin. “Monggo anak-anak muda ajak bapak, ibu, kakek, nenek, atau saudara yang lanjut usia untuk ikut vaksin. Gotong royong bersama untuk mencapai target vaksin,” tuturnya.

Sementara itu, untuk mencapai target 50 persen dosis 1, masih butuh 145.939 dosis. Jika rata-rata 5.000 dosis per hari, cakupan target 50 persen baru tercapai 37 hari lagi. Sehingga pihaknya mengupayakan percepatan. “Perlu penambahan volume pelayanan dan membidik sasaran prioritas seperti anak usia sekolah, santri, dan masyarakat umum,” imbuhnya.

Baca Juga :  Relokasi Pedagang Pasar Jepara Tak Kunjung Beres, Ini Penyebabnya!

Skenario yang disusun, memaksimalkan fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) untuk meningkatkan target pelayanan vaksinasi. Mengerahkan 60 fasyankes dari 130 fasyankes di Jepara. Puskesmas ditarget mampu mengahabiskan 400 dosis per hari, rumah sakit 300 dosis,  dan klinik 150 dosis.

“Maka rata-rata pelayanan harian 11.000 dosis per hari. Sampai akhir bulan target 50 persen bisa terpenuhi. Dengan catatan vaksin tersedia dari pusat sesuai kebutuhan. Vaksin yang tersedia 30.031 dosis. Sehingga kurang 115.908 dosis,” tuturnya.

Upaya percepatan itu salah satunya juga dengan menambah gerai vaksinasi. Seperti di tempat wisata dan halaman Setda Jepara. Pelayanan vaksinasi di halaman Kantor Setda berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 11.00.  Sedikitnya ada 250 orang per hari mendapat suntikan dosis kedua, sedangkan 100 orang dosis kesatu vaksin Covid-19. Pelayanan buka setiap Rabu, kamis, dan Jumat.

Mas Andi menyempatkan diri menyapa peserta vaksinasi dan membagikan masker dan hand sanitizer di halaman Setda Jepara Rabu (13/10) lalu. Ia meninjau proses verifikasi pendaftaran peserta vaksinasi. Dia berharap agar masyarakat dilayani dengan baik. Utamanya lansia harus didahulukan.

“Kita targetkan program vaksinasi di Jepara segera selesai. Saat ini masih menunggu kiriman dari pusat maupun provinsi,” terang Andi.






Reporter: Muhammad Khoirul Anwar

Most Read

Artikel Terbaru

/