alexametrics
32 C
Kudus
Tuesday, August 2, 2022

Asesmen Desa Wisata di Jepara Digelar Bulan ini

JEPARA – Asesmen desa wisata bisa digelar bulan ini. Saat ini tinggal penyusunan jadwal untuk kegiatan asesmen tersebut.

Jumlah desa wisata di Jepara diproyeksikan bertambah. Lantaran beberapa desa mengajukan diri sebagai desa wisata. Salah satunya Tengguli, Bangsri. Surat pengajuan asesmen telah dikirimkan ke Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jepara.

Ada beberapa aspek yang dinilai. Sebagai persyaratan, desa tersebut harus memiliki daya tarik. Juga harus terdapat paket wisata yang ditawarkan. ”Bisa berupa paket wisata alam maupun budaya,” terang Kepala Disparbud Jepara Zamroni Lestiaza melalui Kabid Destinasi Nur Zuhruf.


Di Tengguli, paket wisata yang ditawarkan berupa paket wisata alam. Juga terdapat sentra penunjangnya. Meliputi kawasan kuliner dan lainnya.

Baca Juga :  Lagi, Pesta Miras Oplosan di Jepara Renggut Dua Nyawa

Dari keterangan Nur Zuhruf, pengajuan penilaian untuk Desa Tengguli rencananya digelar setelah Lebaran. Namun, karena terkendala beberapa aspek, salah satunya PPKM, sehingga baru terlaksana bulan ini.

Dirinya menyatakan Bupati Jepara mendukung penetapan desa wisata di Jepara. ”Beliau mendorong untuk memperbanyak desa wisata. Namun jangan yang abal-abal. Tapi memang betul-betul desa wisata,” tegas Nur Zuhruf.

Hingga 2020 terdapat 24 desa wisata di Jepara. Desa manapun berhak mengajukan diri sebagai desa wisata. Tata caranya dengan mengajukan surat ke Disparbud untuk dinilai. Selain itu, ada beberapa poin yang perlu dipenuhi. Mulai dari sarana prasarana, akses, aktifitas daya tarik hingga paket wisata yang ditawarkan. (zen)






Reporter: Moh. Nur Syahri Muharrom

JEPARA – Asesmen desa wisata bisa digelar bulan ini. Saat ini tinggal penyusunan jadwal untuk kegiatan asesmen tersebut.

Jumlah desa wisata di Jepara diproyeksikan bertambah. Lantaran beberapa desa mengajukan diri sebagai desa wisata. Salah satunya Tengguli, Bangsri. Surat pengajuan asesmen telah dikirimkan ke Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jepara.

Ada beberapa aspek yang dinilai. Sebagai persyaratan, desa tersebut harus memiliki daya tarik. Juga harus terdapat paket wisata yang ditawarkan. ”Bisa berupa paket wisata alam maupun budaya,” terang Kepala Disparbud Jepara Zamroni Lestiaza melalui Kabid Destinasi Nur Zuhruf.

Di Tengguli, paket wisata yang ditawarkan berupa paket wisata alam. Juga terdapat sentra penunjangnya. Meliputi kawasan kuliner dan lainnya.

Baca Juga :  Kodim Jepara Gelar Selamatan Bangun Markas

Dari keterangan Nur Zuhruf, pengajuan penilaian untuk Desa Tengguli rencananya digelar setelah Lebaran. Namun, karena terkendala beberapa aspek, salah satunya PPKM, sehingga baru terlaksana bulan ini.

Dirinya menyatakan Bupati Jepara mendukung penetapan desa wisata di Jepara. ”Beliau mendorong untuk memperbanyak desa wisata. Namun jangan yang abal-abal. Tapi memang betul-betul desa wisata,” tegas Nur Zuhruf.

Hingga 2020 terdapat 24 desa wisata di Jepara. Desa manapun berhak mengajukan diri sebagai desa wisata. Tata caranya dengan mengajukan surat ke Disparbud untuk dinilai. Selain itu, ada beberapa poin yang perlu dipenuhi. Mulai dari sarana prasarana, akses, aktifitas daya tarik hingga paket wisata yang ditawarkan. (zen)






Reporter: Moh. Nur Syahri Muharrom

Most Read

Artikel Terbaru

/