alexametrics
29.6 C
Kudus
Saturday, May 14, 2022

Pansus I DPRD Jepara Kebut Ranperda Pencalonan Petinggi

JEPARA – Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Perubahan tentang Tata Cara Pencalonan, Pemilihan, Pengangkatan, Pelantikan, dan Pemberhentian Petinggi dikebut. Bila sesuai rencana kerja, pembahasannya ditarget rampung pekan ini. Tepatnya 18 Maret mendatang.

Sejauh ini Pansus I yang membahas ranperda tersebut telah membahas dengan berbagai pihak. Pembahasan pertama digelar Senin (7/3) bersama Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dna Desa (Dinsospermasdes) Jepara, Inspektorat Jepara, Bagian Hukum, dan Bagian Pemerintahan Setda Jepara. ”Alhamdulillah sudah pembahasan. Dilanjut studi banding ke Sleman,” terang Anggota DPRD Jepara Miftakahur Roqib yang bertugas sebagai Ketua Pansus I.

Kegiatan tersebut digelar Kamis (10/3) hingga Sabtu (12/3) lalu. Hasil studi banding lebih menyerap terkait penyelenggaraan pemilihan kepala desa atau petinggi di masa pandemi Covid-19 dan penganggaran kegiatannya. Sementara untuk pembahasan lanjutan diagendakan  16 hingga 18 Maret mendatang.

Baca Juga :  Minta Motor Baru, Kades Datangi Bupati Jepara

Ranperda tersebut rencananya mulai diterapkan tahun ini. Seiring akan berlangsungnya pemilihan petinggi (pilpet) serentak di 24 desa akhir tahun ini. Sehingga pembahasannya dikebut agar segera bisa disahkan.

Terkait ranperda tersebut, nantinya dibahas beberapa hal. Yakni aturan terkait pelaksanaan Pilpet di masa pandemi Covid-19 menyesuaikan Permendagri Nomor 72/2020 dan adanya putusan MK no. 42/PUU-XIX/2021. Terkait aturan masa jabatan petinggi tiga kali menjabat. Baik berturut-turut atau tidak berturut-turut.

Sementara tahapan pilpet serentak, rencananya dimulai Juli hingga Agustus. Sedangkan pemungutan suaranya diperkirakan Oktober hingga November. Dan prosesi pelantikan petinggi terpilih direncanakan Desember mendatang. (rom/war)






Reporter: Moh. Nur Syahri Muharrom

JEPARA – Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Perubahan tentang Tata Cara Pencalonan, Pemilihan, Pengangkatan, Pelantikan, dan Pemberhentian Petinggi dikebut. Bila sesuai rencana kerja, pembahasannya ditarget rampung pekan ini. Tepatnya 18 Maret mendatang.

Sejauh ini Pansus I yang membahas ranperda tersebut telah membahas dengan berbagai pihak. Pembahasan pertama digelar Senin (7/3) bersama Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dna Desa (Dinsospermasdes) Jepara, Inspektorat Jepara, Bagian Hukum, dan Bagian Pemerintahan Setda Jepara. ”Alhamdulillah sudah pembahasan. Dilanjut studi banding ke Sleman,” terang Anggota DPRD Jepara Miftakahur Roqib yang bertugas sebagai Ketua Pansus I.

Kegiatan tersebut digelar Kamis (10/3) hingga Sabtu (12/3) lalu. Hasil studi banding lebih menyerap terkait penyelenggaraan pemilihan kepala desa atau petinggi di masa pandemi Covid-19 dan penganggaran kegiatannya. Sementara untuk pembahasan lanjutan diagendakan  16 hingga 18 Maret mendatang.

Baca Juga :  Gerebek Tersangka Narkoba di Jepara, Polisi Dikeroyok Keluarga Tersangka

Ranperda tersebut rencananya mulai diterapkan tahun ini. Seiring akan berlangsungnya pemilihan petinggi (pilpet) serentak di 24 desa akhir tahun ini. Sehingga pembahasannya dikebut agar segera bisa disahkan.

Terkait ranperda tersebut, nantinya dibahas beberapa hal. Yakni aturan terkait pelaksanaan Pilpet di masa pandemi Covid-19 menyesuaikan Permendagri Nomor 72/2020 dan adanya putusan MK no. 42/PUU-XIX/2021. Terkait aturan masa jabatan petinggi tiga kali menjabat. Baik berturut-turut atau tidak berturut-turut.

Sementara tahapan pilpet serentak, rencananya dimulai Juli hingga Agustus. Sedangkan pemungutan suaranya diperkirakan Oktober hingga November. Dan prosesi pelantikan petinggi terpilih direncanakan Desember mendatang. (rom/war)






Reporter: Moh. Nur Syahri Muharrom

Most Read

Artikel Terbaru

/