alexametrics
30 C
Kudus
Tuesday, May 24, 2022

SMK Walisongo Jepara Menuju Sekolah Emas dan Pusat Prestasi

JEPARA – Sweet seventeen SMK Walisongo Pecangaan menjadi momen untuk mencapai sekolah emas dan pusat keunggulan tahun 2024. Berbagai program dicanangkan untuk merealisasikan.

Kepala SMK Walisongo Irbab Aulia Amri menjelaskan, setidaknya ada empat langkah yang ditempuh. Meliputi, peningkatan jumlah peserta didik, optimalisasi keterserapan lulusan dan pemberdayaan alumni, peningkatan prestasi sekolah, serta pengembangan business centre.

Peningkatan jumlah peserta didik ditandai dengan capaian penerimaan siswa baru tahun ini. Mencapai 151 peserta didik baru. Tahun sebelumnya 140 siswa. ”Mulai tahun depan ditargetkan 200 peserta didik baru,” ujarnya.


Sementara optimalisasi keterserapan lulusan dan pemberdayaan alumni mengacu pada lulusan yang BMW (bekerja, melanjutkan, wirausaha). Sedangkan peningkatan prestasi sekolah terus digalakkan dengan berbagai torehan prestasi akadeik maupaun nonakademik.

Baca Juga :  Sambangi Pura, Bupati Andi Ingatkan Prokes dan Percepatan Vaksinasi

Terakhir, pengembangan business centre, SMK Walisongo memiliki beberapa unit produksi. Yakni bengkel mobil, KSPPS Eskasongo, Eskasongo Mart, dan Batik Kauman. Pada perayaan ulang tahun ke-17 pada 11 September lalu, juga diluncurkan aplikasi kewirausahaan SMK WalisongoPecangaan yang diberi nama ”Eskasongi Store”.

Aplikasi tersebut, akan menjadi media promosi dan penjualan produk-produk yang dimiliki SMK WalisongoPecangaan. Di antaranya batik, tenun, sparepart mobil dan motor, hardware komputer dan laptop, sembako, makanan-minuman dan e-course membatik, software aplikasi, serta membengkel. Aplikasi tersebut bisa dilihat dan diunduh melalui Playstore.

”Semoga ke depan di usia puber ini, SMK semakin berkembang dan berprestasi,” harapnya. (lin)






Reporter: Muhammad Khoirul Anwar

JEPARA – Sweet seventeen SMK Walisongo Pecangaan menjadi momen untuk mencapai sekolah emas dan pusat keunggulan tahun 2024. Berbagai program dicanangkan untuk merealisasikan.

Kepala SMK Walisongo Irbab Aulia Amri menjelaskan, setidaknya ada empat langkah yang ditempuh. Meliputi, peningkatan jumlah peserta didik, optimalisasi keterserapan lulusan dan pemberdayaan alumni, peningkatan prestasi sekolah, serta pengembangan business centre.

Peningkatan jumlah peserta didik ditandai dengan capaian penerimaan siswa baru tahun ini. Mencapai 151 peserta didik baru. Tahun sebelumnya 140 siswa. ”Mulai tahun depan ditargetkan 200 peserta didik baru,” ujarnya.

Sementara optimalisasi keterserapan lulusan dan pemberdayaan alumni mengacu pada lulusan yang BMW (bekerja, melanjutkan, wirausaha). Sedangkan peningkatan prestasi sekolah terus digalakkan dengan berbagai torehan prestasi akadeik maupaun nonakademik.

Baca Juga :  Rusak dan Tak Terawat, Stadion Kamal Junaidi Jepara Riwayatmu Kini....

Terakhir, pengembangan business centre, SMK Walisongo memiliki beberapa unit produksi. Yakni bengkel mobil, KSPPS Eskasongo, Eskasongo Mart, dan Batik Kauman. Pada perayaan ulang tahun ke-17 pada 11 September lalu, juga diluncurkan aplikasi kewirausahaan SMK WalisongoPecangaan yang diberi nama ”Eskasongi Store”.

Aplikasi tersebut, akan menjadi media promosi dan penjualan produk-produk yang dimiliki SMK WalisongoPecangaan. Di antaranya batik, tenun, sparepart mobil dan motor, hardware komputer dan laptop, sembako, makanan-minuman dan e-course membatik, software aplikasi, serta membengkel. Aplikasi tersebut bisa dilihat dan diunduh melalui Playstore.

”Semoga ke depan di usia puber ini, SMK semakin berkembang dan berprestasi,” harapnya. (lin)






Reporter: Muhammad Khoirul Anwar

Most Read

Artikel Terbaru

/