alexametrics
28.4 C
Kudus
Wednesday, September 28, 2022

Anggaran Terbatas, Sungai Pasokan Jepara Dikeruk Tahun Ini

JEPARA – Sungai Pasokan yang mengaliri Desa Sumberejo, Donorojo, tahun ini dinormalisasi. Normalisasi ini sebagai upaya mitigasi banjir yang mengancam tiap tahun. Hanya saja, normalisasi itu diperkirakan hanya dilakukan tahun ini. Pasalnya, anggaran yang diterima Bidang Pengairan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Jepara tahun depan terbatas.

”Sepertinya tidak ada. Pekan depan baru bahas perubahan. Terus baru bahas yang tahun 2023. Tahun besok semakin sedikit. Karena anggaran di pengairan sepertiganya dari tahun ini,” kata Kepala DPUPR Jepara Ary Bachtiar melalui Kabid Pengairan Teguh Arifianto.

Untuk itu, pihaknya mengupayakan agar normalisasi Sungai Pasokan bisa optimal. Saat ini proyek tersebut telah berjalan. CV Karya Jaya asal Jepara yang menggarap proyek dengan pagu anggaran sebesar Rp 2 miliar itu.

Baca Juga :  Setahun Penerangan Jembatan Cinta di Jepara Rusak, Kapan Diperbaiki?

Untuk normalisasi sungai tersebut dilakukan di Sungai Pasokan dan anak Sungai Pasokan dengan panjang 1.600 meter. Agar lebih aman, juga ditambah pengaman tebing dengan bronjong. Panjang 58 meter.

Normalisasi itu penting dilakukan untuk mengantisipasi banjir yang mengancam Sumberejo tiap tahunnya. Sebabnya, sungai tersebut meluap. Meluapnya sungai itu karena beberapa faktor. Mulai intensitas hujan ekstrim, juga adanya penyempitan aliran sungai. Ditambah, hutan di sekitar kawasan Sumberejo dan Clering gundul.

Tahun 2021 lalu banjir melanda Desa Sumberejo lebih dari sekali dalam setahun. Dan tahun ini kembali terjadi. Bahkan hingga dua kali. Tepatnya Februari lalu. Saat intensitas hujan masih tinggi. (rom/mal)






Reporter: Moh. Nur Syahri Muharrom

JEPARA – Sungai Pasokan yang mengaliri Desa Sumberejo, Donorojo, tahun ini dinormalisasi. Normalisasi ini sebagai upaya mitigasi banjir yang mengancam tiap tahun. Hanya saja, normalisasi itu diperkirakan hanya dilakukan tahun ini. Pasalnya, anggaran yang diterima Bidang Pengairan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Jepara tahun depan terbatas.

”Sepertinya tidak ada. Pekan depan baru bahas perubahan. Terus baru bahas yang tahun 2023. Tahun besok semakin sedikit. Karena anggaran di pengairan sepertiganya dari tahun ini,” kata Kepala DPUPR Jepara Ary Bachtiar melalui Kabid Pengairan Teguh Arifianto.

Untuk itu, pihaknya mengupayakan agar normalisasi Sungai Pasokan bisa optimal. Saat ini proyek tersebut telah berjalan. CV Karya Jaya asal Jepara yang menggarap proyek dengan pagu anggaran sebesar Rp 2 miliar itu.

Baca Juga :  Putri Batik Cilik Jepara Wakili Jateng Maju Tingkat Nasional

Untuk normalisasi sungai tersebut dilakukan di Sungai Pasokan dan anak Sungai Pasokan dengan panjang 1.600 meter. Agar lebih aman, juga ditambah pengaman tebing dengan bronjong. Panjang 58 meter.

Normalisasi itu penting dilakukan untuk mengantisipasi banjir yang mengancam Sumberejo tiap tahunnya. Sebabnya, sungai tersebut meluap. Meluapnya sungai itu karena beberapa faktor. Mulai intensitas hujan ekstrim, juga adanya penyempitan aliran sungai. Ditambah, hutan di sekitar kawasan Sumberejo dan Clering gundul.

Tahun 2021 lalu banjir melanda Desa Sumberejo lebih dari sekali dalam setahun. Dan tahun ini kembali terjadi. Bahkan hingga dua kali. Tepatnya Februari lalu. Saat intensitas hujan masih tinggi. (rom/mal)






Reporter: Moh. Nur Syahri Muharrom

Most Read

Artikel Terbaru