alexametrics
25.5 C
Kudus
Saturday, May 21, 2022

Sah ! DPRD Jepara Setujui KUA PPAS 2022

JEPARA –  Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jepara menyetujui Kebijakan Umum APBD serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) 2022. Persetujuan diberikan setelah Badan Anggaran DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) bersama-sama membahas rancangan KUA PPAS yang sebelumnya disampaikan eksekutif.

”Setelah dilakukan pembahasan, pengkajian, dan penelitian, maka Badan Anggaran DPRD Kabupaten Jepara dapat menerima KUA dan PPAS tahun anggaran 2022,” kata pelapor Badan Anggaran Arofiq saat menyampaikan laporan pembahasan di depan rapat paripurna yang berlangsung di gedung dewan kemarin.

Rapat dipimpin Ketua DPRD Jepara Haizul Ma’arif yang didampingi dua wakilnya Pratikno dan K.H. Nuruddin Amin (Gus Nung). Sedangkan dari unsur eksekutif, Bupati Jepara Dian Kristiandi hadir bersama Pelaksana Harian Sekretaris Daerah (Plh. Sekda) Dwi Riyanto serta para pimpinan perangkat daerah.


Menurut Arofiq, pembahasan oleh Banggar dan TAPD dilakukan pada Rabu (4/8) sampai Sabtu (7/8) di Ruang Serbaguna DPRD Jepara. Dalam pembahasan tersebut, eksekutif dan legislatif menyepakati proyeksi pendapatan pada 2022 senilai Rp 2,096 triliun. Sementara proyeksi belanja pada tahun yang sama Rp 2,236 triliun. Dengan demikian, APBD 2022 diproyeksikan mengalami defisit Rp 139,5 miliar.

Defisit ini akan ditutup dari pembiayaan netto. Hal ini bisa dilakukan karena proyeksi penerimaan pembiayaan senilai Rp 164,5 miliar, hanya akan dikeluarkan Rp 25 miliar.

Baca Juga :  Makin Longgar, Ke Karimunjawa Kini Tak Perlu Lagi Tunjukkan Tes Antigen

Arofiq juga melaporkan, selama pembahasan disepakati pergeseran anggaran sub kegiatan di lima perangkat daerah yang totalnya mencapai hampir Rp 123 miliar. Kelima perangkat daerah tersebut adalah DPUPR, sekretariat daerah, Dinsospermasdes, Disdikpora, dan Diskop UKM Nakertrans.

Selain itu, ada catatan-catatan teknis yang juga diberikan banggar kepada eksekutif dalam pelaksanaan program/kegiatan di 11 perangkat daerah.

Bupati Jepara Dian Kristiandi menyampaikan terima kasih kepada legislatif yang telah membahas dan memberikan persetujuan KUA PPAS 2022. ”KUA dan PPAS yang telah disepakati. Segera dapat dijadikan pedoman bagi seluruh perangkat daerah dalam menyusun RKA-SKPD (Rencana Kerja dan Anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah),” kata Dian Kristiandi.

Terhadap saran-saran dari anggota dewan melalui Banggar, Dian Kristiandi berjanji akan sepenuh hati menindaklanjuti secara optimal sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku.

”Kami menyadari bahwa saran dan pendapat yang disampaikan oleh dewan yang terhormat. Kesemuanya adalah dalam rangka perbaikan dan penyempurnaan rancangan KUA dan PPAS ini, agar semua  kegiatan yang terprogram dapat benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.






Reporter: Muhammad Khoirul Anwar

JEPARA –  Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jepara menyetujui Kebijakan Umum APBD serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) 2022. Persetujuan diberikan setelah Badan Anggaran DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) bersama-sama membahas rancangan KUA PPAS yang sebelumnya disampaikan eksekutif.

”Setelah dilakukan pembahasan, pengkajian, dan penelitian, maka Badan Anggaran DPRD Kabupaten Jepara dapat menerima KUA dan PPAS tahun anggaran 2022,” kata pelapor Badan Anggaran Arofiq saat menyampaikan laporan pembahasan di depan rapat paripurna yang berlangsung di gedung dewan kemarin.

Rapat dipimpin Ketua DPRD Jepara Haizul Ma’arif yang didampingi dua wakilnya Pratikno dan K.H. Nuruddin Amin (Gus Nung). Sedangkan dari unsur eksekutif, Bupati Jepara Dian Kristiandi hadir bersama Pelaksana Harian Sekretaris Daerah (Plh. Sekda) Dwi Riyanto serta para pimpinan perangkat daerah.

Menurut Arofiq, pembahasan oleh Banggar dan TAPD dilakukan pada Rabu (4/8) sampai Sabtu (7/8) di Ruang Serbaguna DPRD Jepara. Dalam pembahasan tersebut, eksekutif dan legislatif menyepakati proyeksi pendapatan pada 2022 senilai Rp 2,096 triliun. Sementara proyeksi belanja pada tahun yang sama Rp 2,236 triliun. Dengan demikian, APBD 2022 diproyeksikan mengalami defisit Rp 139,5 miliar.

Defisit ini akan ditutup dari pembiayaan netto. Hal ini bisa dilakukan karena proyeksi penerimaan pembiayaan senilai Rp 164,5 miliar, hanya akan dikeluarkan Rp 25 miliar.

Baca Juga :  Alhamdulillah… Jalan Pilang-Menden Akhirnya Dibeton

Arofiq juga melaporkan, selama pembahasan disepakati pergeseran anggaran sub kegiatan di lima perangkat daerah yang totalnya mencapai hampir Rp 123 miliar. Kelima perangkat daerah tersebut adalah DPUPR, sekretariat daerah, Dinsospermasdes, Disdikpora, dan Diskop UKM Nakertrans.

Selain itu, ada catatan-catatan teknis yang juga diberikan banggar kepada eksekutif dalam pelaksanaan program/kegiatan di 11 perangkat daerah.

Bupati Jepara Dian Kristiandi menyampaikan terima kasih kepada legislatif yang telah membahas dan memberikan persetujuan KUA PPAS 2022. ”KUA dan PPAS yang telah disepakati. Segera dapat dijadikan pedoman bagi seluruh perangkat daerah dalam menyusun RKA-SKPD (Rencana Kerja dan Anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah),” kata Dian Kristiandi.

Terhadap saran-saran dari anggota dewan melalui Banggar, Dian Kristiandi berjanji akan sepenuh hati menindaklanjuti secara optimal sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku.

”Kami menyadari bahwa saran dan pendapat yang disampaikan oleh dewan yang terhormat. Kesemuanya adalah dalam rangka perbaikan dan penyempurnaan rancangan KUA dan PPAS ini, agar semua  kegiatan yang terprogram dapat benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.






Reporter: Muhammad Khoirul Anwar

Most Read

Artikel Terbaru

/