alexametrics
29.4 C
Kudus
Friday, May 13, 2022

Bupati Dampingi Gubernur Resmikan Gedung Islamic Center Jepara

JEPARA – Gedung Islamic Center Jepara diresmikan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, kemarin. Peresmiannya ditandai dengan pemotongan pita di pintu masuk gedung. Gedung tersebut nantinya akan menjadi kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Jepara.

Saat ini pembangunan gedung tersebut telah mencapai 80 persen. Nantinya ketika selesai, Ganjar berharap gedung tersebut bisa dijadikan pusat kegiatan keagamaan.

“Sehingga kalau kita menyebarkan agama dengan nilai kebaikan, nah ini bisa dijadikan pusatnya. Yang tidak tahu bisa bertanya. Bisa ngaji di sini, rencananya juga bisa jualan juga. Maka saya minta nanti bisa dimanfaatkan ruang publiknya,” terang Ganjar.


Bangunan tersebut selain difungsikan sebagai kantor MUI Jepara, rencananya juga bakal dijadikan kantor Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Jepara juga. “Mudah-mudahan ini akan jadi kantor MUI Jepara dengan penuh manfaat. Di samping itu, kenapa mesti bermitra dengan lembaga lain, maka saya dorong Baznas Jepara karena ada nilai-nilai yang bermanfaat untuk rakyat, terutama ekonomi,” imbuh Ganjar Pranowo.

Baca Juga :  Bangunan Puskesmas Pecangaan Jepara Masuk Cagar Budaya

Sementara itu Bupati Jepara Dian Kristiandi menjelaskan pembangunan gedung Islamic Center tersebut memerlukan anggaran sebesar Rp 2,9 miliar. Sumbernya berasal dari APBD tahun 2021 dan APBD tahun 2022.

Luas lahannya sekitar 690 meter persegi. Bangunan gedungnya punya dua lantai. Salah satu ruangannya dimanfaatkan untuk minimarket. “Harapannya mampu menampung hasil produk asli di Kabupaten Jepara,” ungkap Andi, sapaan akrab bupati.

Dengan keberadaan gedung tersebut, ia turut berharap seluruh kelompok keagamaan di Jepara bisa terangkul. Sehingga bisa tercipa ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, serta ukhuwah basyariyah di Jepara. (rom/war)






Reporter: Moh. Nur Syahri Muharrom

JEPARA – Gedung Islamic Center Jepara diresmikan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, kemarin. Peresmiannya ditandai dengan pemotongan pita di pintu masuk gedung. Gedung tersebut nantinya akan menjadi kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Jepara.

Saat ini pembangunan gedung tersebut telah mencapai 80 persen. Nantinya ketika selesai, Ganjar berharap gedung tersebut bisa dijadikan pusat kegiatan keagamaan.

“Sehingga kalau kita menyebarkan agama dengan nilai kebaikan, nah ini bisa dijadikan pusatnya. Yang tidak tahu bisa bertanya. Bisa ngaji di sini, rencananya juga bisa jualan juga. Maka saya minta nanti bisa dimanfaatkan ruang publiknya,” terang Ganjar.

Bangunan tersebut selain difungsikan sebagai kantor MUI Jepara, rencananya juga bakal dijadikan kantor Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Jepara juga. “Mudah-mudahan ini akan jadi kantor MUI Jepara dengan penuh manfaat. Di samping itu, kenapa mesti bermitra dengan lembaga lain, maka saya dorong Baznas Jepara karena ada nilai-nilai yang bermanfaat untuk rakyat, terutama ekonomi,” imbuh Ganjar Pranowo.

Baca Juga :  Diduga Depresi, Perempuan di Jepara Akhiri Hidup dengan Gantung Diri

Sementara itu Bupati Jepara Dian Kristiandi menjelaskan pembangunan gedung Islamic Center tersebut memerlukan anggaran sebesar Rp 2,9 miliar. Sumbernya berasal dari APBD tahun 2021 dan APBD tahun 2022.

Luas lahannya sekitar 690 meter persegi. Bangunan gedungnya punya dua lantai. Salah satu ruangannya dimanfaatkan untuk minimarket. “Harapannya mampu menampung hasil produk asli di Kabupaten Jepara,” ungkap Andi, sapaan akrab bupati.

Dengan keberadaan gedung tersebut, ia turut berharap seluruh kelompok keagamaan di Jepara bisa terangkul. Sehingga bisa tercipa ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, serta ukhuwah basyariyah di Jepara. (rom/war)






Reporter: Moh. Nur Syahri Muharrom

Most Read

Artikel Terbaru

/