alexametrics
23.9 C
Kudus
Wednesday, June 29, 2022

Tanggul Jebol, 90 Rumah Warga di Jepara Terendam

JEPARA – Banjir terjadi di Desa Tegalsambi , Kecamatan Tahunan kemarin. Disinyalir, banjir tersebut diakibatkan meluapnya aliran Sungai Sungapan yang mengaliri desa tersebut karena tanggulnya jebol di salah satu titik. Akibatnya, ada sekitar 90 rumah warga yang terendam di empat RT.

Dari pantauan di lokasi kemarin, banjir juga menggenangi ruas jalan provinsi Jepara-Demak. Ketinggian airnya sekitar 30 sentimeter hingga 40 sentimeter. Sehingga, ruas jalan tersebut ditutup oleh warga. Pengendara diminta mencari jalur alternatif lainnya.

Sementara itu, ketinggian air di pemukiman warga beragam. Mulai 10 sentimeter hingga 50 sentimeter. Salah satu pemukiman yang terdampak ada di RT 9/RW 2. Perangkat Desa Tegalsambi Abdul Rohman mengatakan selain RT 9, pemukiman penduduk yang terendam banjir juga ada di RT lain. Yakni di RT 10, RT 11, dan RT 1.


”Jadi totalnya ada empat RT. Banjir bisa surut dalam sehari kalau daerah gunung tidak hujan. Tapi kalau hujannya di gunung, dapat tambahan aliran lagi,” terangnya.

Baca Juga :  PLN UIK TJB Berikan 864 Paket Nutrisi Anak Sekolah

Dari keterangannya, banjir di desanya terjadi sejak Sabtu (11/12) dini hari. Sekitar pukul 24.00 dini hari air semula menggenangi ruas jalan. Dan sekitar pukul 04.00 genangan air mulai masuk rumah penduduk. Akibat banjir tersebut, sebagian besar masyarakat Tegalsambi menghentikan aktivitasnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jepara Arwin Noor Isdiyanto melalui Kepala Seksi Rehabilitasi dan Rekonstruksi Ali Wibowo mengupayakan untuk asesemen lokasi banjir. Itu untuk mengetahui sejauh mana dampak yang ditimbulkan oleh banjir tersebut.

Asesemen juga dilakukan untuk mengetahui penyebab banjir di Tegalsambi. Setelah data terkait penyebabnya didapat, akan dibuatkan analisa dan rekomendasi untuk penanganan selanjutnya. ”Rekomendasi itu diberikan kepada dinas terkait. Nanti kami kawal,” terangnya kemarin. (rom)






Reporter: Moh. Nur Syahri Muharrom

JEPARA – Banjir terjadi di Desa Tegalsambi , Kecamatan Tahunan kemarin. Disinyalir, banjir tersebut diakibatkan meluapnya aliran Sungai Sungapan yang mengaliri desa tersebut karena tanggulnya jebol di salah satu titik. Akibatnya, ada sekitar 90 rumah warga yang terendam di empat RT.

Dari pantauan di lokasi kemarin, banjir juga menggenangi ruas jalan provinsi Jepara-Demak. Ketinggian airnya sekitar 30 sentimeter hingga 40 sentimeter. Sehingga, ruas jalan tersebut ditutup oleh warga. Pengendara diminta mencari jalur alternatif lainnya.

Sementara itu, ketinggian air di pemukiman warga beragam. Mulai 10 sentimeter hingga 50 sentimeter. Salah satu pemukiman yang terdampak ada di RT 9/RW 2. Perangkat Desa Tegalsambi Abdul Rohman mengatakan selain RT 9, pemukiman penduduk yang terendam banjir juga ada di RT lain. Yakni di RT 10, RT 11, dan RT 1.

”Jadi totalnya ada empat RT. Banjir bisa surut dalam sehari kalau daerah gunung tidak hujan. Tapi kalau hujannya di gunung, dapat tambahan aliran lagi,” terangnya.

Baca Juga :  Ketum ISSI Jepara Buka Latber Pushbike dan BMX di Jepara

Dari keterangannya, banjir di desanya terjadi sejak Sabtu (11/12) dini hari. Sekitar pukul 24.00 dini hari air semula menggenangi ruas jalan. Dan sekitar pukul 04.00 genangan air mulai masuk rumah penduduk. Akibat banjir tersebut, sebagian besar masyarakat Tegalsambi menghentikan aktivitasnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jepara Arwin Noor Isdiyanto melalui Kepala Seksi Rehabilitasi dan Rekonstruksi Ali Wibowo mengupayakan untuk asesemen lokasi banjir. Itu untuk mengetahui sejauh mana dampak yang ditimbulkan oleh banjir tersebut.

Asesemen juga dilakukan untuk mengetahui penyebab banjir di Tegalsambi. Setelah data terkait penyebabnya didapat, akan dibuatkan analisa dan rekomendasi untuk penanganan selanjutnya. ”Rekomendasi itu diberikan kepada dinas terkait. Nanti kami kawal,” terangnya kemarin. (rom)






Reporter: Moh. Nur Syahri Muharrom

Most Read

Artikel Terbaru

/