alexametrics
26.2 C
Kudus
Friday, May 13, 2022

Syarat Tes Covid-19 Dihapus, Jumlah Wisatawan Karimunjawa Naik Signifikan

JEPARA – Kabar baik bagi wisatawan yang hendak ke Karimunjawa. Pasalnya, aturan syarat menunjukkan hasil tes swab PCR maupun antigen sudah tak berlaku. Tak hanya itu, kursi kapal yang diberi tanda silang juga sudah bisa diduduki penumpang. Hasilnya, akhir pekan ini jumlah wisatawan naik signifikan.

Sebelumnya, diberitakan pengunjung sudah tidak perlu menunjukkan tes Covid-19 untuk melakukan wisata. Termasuk ke Karimunjawa. Suroto, kepala Bidang Perhubungan Laut mengatakan, pihaknya merujuk instrumen dari  pusat dan berdasarkan rapat bersama.

Bupati Jepara Dian Kristiandi juga mengatakan hal yang senada. Tepatnya pada acara pembinaan mental aparatus sipil negara (ASN) di SMPN 2 Nalumsari, Nalumsari. Andi –sapaan akrab Dian Kristiandi- juga telah membebaskan para pelajar untuk menggelar study tour. ”Yang penting tetap jalankan protokol kesehatan,” tegas Andi.


Dari pengamatan wartawan Jawa Pos Radar Kudus, tampak keramaian di dermaga pelabuhan Pantai Kartini. Ada jadwal kapal berangkat ke Karimunjawa. Petugas tiket berteriak kepada antrean pengunjung untuk mempersiapkan tiket dan KTP.

Baca Juga :  Temui Petani, Junarso Bagikan Bibit dan Pupuk

Di dalam kapal, penumpang tampak padat. Kursi yang disilang untuk menjaga jarak juga terisi.

Hasan, wisatawan dari Salatiga mengaku senang dengan adanya penghapusan PCR ini. Ia berencana berlibur di Karimunjawa sampai Rabu. Tiga hari lalu dia sudah melakukan vaksin kedua. ”Baguslah ada penghapusan PCR ini. Jadi, prosesnya lebih mudah,” ujarnya.

Santoso, koordinator Biro Pariwisata Karimunjawa mengatakan, penghapusan tes PCR ini menjadi angin segar bagi dunia pariwisata. Terutama tujuan Karimunjawa. ”Minat wisatawan jadi ”semakin hidup”,” katanya.

Dia menjelaskan, pekan ini ada kenaikan pengunjung. Salah satu alasannya, karena ada kunjungan rombongan bupati ke Karimunjawa. Untuk jadwal Sabtu, biro itu sudah ada booking 75 persen. ”Lumayan karena saat ini hanya ada satu kapal beroperasi,” tandas Santoso. (nib/lin)

JEPARA – Kabar baik bagi wisatawan yang hendak ke Karimunjawa. Pasalnya, aturan syarat menunjukkan hasil tes swab PCR maupun antigen sudah tak berlaku. Tak hanya itu, kursi kapal yang diberi tanda silang juga sudah bisa diduduki penumpang. Hasilnya, akhir pekan ini jumlah wisatawan naik signifikan.

Sebelumnya, diberitakan pengunjung sudah tidak perlu menunjukkan tes Covid-19 untuk melakukan wisata. Termasuk ke Karimunjawa. Suroto, kepala Bidang Perhubungan Laut mengatakan, pihaknya merujuk instrumen dari  pusat dan berdasarkan rapat bersama.

Bupati Jepara Dian Kristiandi juga mengatakan hal yang senada. Tepatnya pada acara pembinaan mental aparatus sipil negara (ASN) di SMPN 2 Nalumsari, Nalumsari. Andi –sapaan akrab Dian Kristiandi- juga telah membebaskan para pelajar untuk menggelar study tour. ”Yang penting tetap jalankan protokol kesehatan,” tegas Andi.

Dari pengamatan wartawan Jawa Pos Radar Kudus, tampak keramaian di dermaga pelabuhan Pantai Kartini. Ada jadwal kapal berangkat ke Karimunjawa. Petugas tiket berteriak kepada antrean pengunjung untuk mempersiapkan tiket dan KTP.

Baca Juga :  Bupati Berikan Insentif Ketua RT/RW se-Jepara, Segini Besarannya

Di dalam kapal, penumpang tampak padat. Kursi yang disilang untuk menjaga jarak juga terisi.

Hasan, wisatawan dari Salatiga mengaku senang dengan adanya penghapusan PCR ini. Ia berencana berlibur di Karimunjawa sampai Rabu. Tiga hari lalu dia sudah melakukan vaksin kedua. ”Baguslah ada penghapusan PCR ini. Jadi, prosesnya lebih mudah,” ujarnya.

Santoso, koordinator Biro Pariwisata Karimunjawa mengatakan, penghapusan tes PCR ini menjadi angin segar bagi dunia pariwisata. Terutama tujuan Karimunjawa. ”Minat wisatawan jadi ”semakin hidup”,” katanya.

Dia menjelaskan, pekan ini ada kenaikan pengunjung. Salah satu alasannya, karena ada kunjungan rombongan bupati ke Karimunjawa. Untuk jadwal Sabtu, biro itu sudah ada booking 75 persen. ”Lumayan karena saat ini hanya ada satu kapal beroperasi,” tandas Santoso. (nib/lin)

Most Read

Artikel Terbaru

/