alexametrics
23.7 C
Kudus
Sunday, July 3, 2022

Percepat Herd Immunity, Pemkab Jepara Door to Door Kebut Vaksinasi Lansia

JEPARA – Pemerintah Kabupaten Jepara terus mengupayakan herd immunity atau kekebalan komunal bisa terbentuk di masyarakat dalam menghadapi pandemi Covid-19 di Jepara. Salah satu caranya dengan mengebut percepatan vaksinasi door to door. Terutama bagi para lansia.

Bupati Jepara Dian Kristiandi menuturkan di Jepara saat ini tersisa lima kasus Covid-19 yang masih aktif. Sementara yang dirawat di rumah sakit ada satu orang. ”Akan tetapi dengan menurunnya kasus bukan berarti harus mengendorkan protokol kesehatan. Namun mengedukasi masyarakat perlu dan harus kita lakukan,” terang Andi, sapaan akrab Bupati Jepara.

Sementara itu Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Jepara Muh. Ali menuturkan menjelang Natal dan tahun baru (Nataru) 2022 telah mengundang para tokoh agama. Mereka dituntut mengedukasi masyarakat di masing-masing tempat ibadah agar tidak euforia dengan kasus Covid-19 yang sedikit.

Baca Juga :  Banprov Rumah Tak Layak Huni di Jepara Masih Abu-Abu

Di samping itu, pihaknya juga terus mengejar target capaian vaksinadi di Jepara agar bisa segera tercipta kekebalan komunal. Salah satunya dengan merubah pola pelaksanaan vaksinasi. ”Mulai pekan lalu pola dirubah dengan jemput bola. Door to door. Harapannya pekan depan tidak ada kebijakan baru soal pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM),” terang Muh. Ali.

Terkait vaksinasi di Jepara, sudah ada sekitar 62,1 persen masyarakat Jepara yang disuntik vaksin dosis pertama. Sementara untuk dosis ke dua ada sekitar 32,7 persen. Sementara capaian vaksinasi bagi lansia mencapai 42,6 persen. ”Vaksin saat ini tersisa 8.700 dosis,” tegas Muh. Ali. (war)






Reporter: Moh. Nur Syahri Muharrom

JEPARA – Pemerintah Kabupaten Jepara terus mengupayakan herd immunity atau kekebalan komunal bisa terbentuk di masyarakat dalam menghadapi pandemi Covid-19 di Jepara. Salah satu caranya dengan mengebut percepatan vaksinasi door to door. Terutama bagi para lansia.

Bupati Jepara Dian Kristiandi menuturkan di Jepara saat ini tersisa lima kasus Covid-19 yang masih aktif. Sementara yang dirawat di rumah sakit ada satu orang. ”Akan tetapi dengan menurunnya kasus bukan berarti harus mengendorkan protokol kesehatan. Namun mengedukasi masyarakat perlu dan harus kita lakukan,” terang Andi, sapaan akrab Bupati Jepara.

Sementara itu Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Jepara Muh. Ali menuturkan menjelang Natal dan tahun baru (Nataru) 2022 telah mengundang para tokoh agama. Mereka dituntut mengedukasi masyarakat di masing-masing tempat ibadah agar tidak euforia dengan kasus Covid-19 yang sedikit.

Baca Juga :  Kabar Baik! Kapal Tujuan Karimunjawa Tetap Beroperasi saat Hari H Lebaran

Di samping itu, pihaknya juga terus mengejar target capaian vaksinadi di Jepara agar bisa segera tercipta kekebalan komunal. Salah satunya dengan merubah pola pelaksanaan vaksinasi. ”Mulai pekan lalu pola dirubah dengan jemput bola. Door to door. Harapannya pekan depan tidak ada kebijakan baru soal pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM),” terang Muh. Ali.

Terkait vaksinasi di Jepara, sudah ada sekitar 62,1 persen masyarakat Jepara yang disuntik vaksin dosis pertama. Sementara untuk dosis ke dua ada sekitar 32,7 persen. Sementara capaian vaksinasi bagi lansia mencapai 42,6 persen. ”Vaksin saat ini tersisa 8.700 dosis,” tegas Muh. Ali. (war)






Reporter: Moh. Nur Syahri Muharrom

Most Read

Artikel Terbaru

/