alexametrics
28.4 C
Kudus
Wednesday, September 28, 2022

Sempat Batal, DPRD Jepara Sepakat Paripurna Penyampaian KUA-PPAS 2023 Digelar Hari Ini

JEPARA – Rapat paripurna penyampaian Kebijakan Umum APBD dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) tahun 2023 sempat batal dilaksanakan pada 2 Agustus lalu. Saat itu, hanya ada sepuluh anggota yang hadir. Sehingga kuorum tak terpenuhi. Rapat pun batal karena tak memenuhi persyaratan. Kemarin, pimpinan DPRD menggelar rapat. Dan disepakati rapat paripurna tersebut akan digelar kembali pagi ini.

Pasalnya, batas waktu penetapan KUA PPAS terjadi pada pekan kedua bulan ini. Tepatnya 13 Agustus. ”Kalau KUA PPAS tidak tepat waktu, pada 13 Agustus, belum diputuskan itu jadi penilaian tersendiri. Kaitannya dengan kepatuhan regulasi yang jadi penilaian,” terang Wakil Ketua DPRD Jepara Junarso kemarin.

Penilaian itu dilakukan Monitoring Centre for Prevention KPK RI. Bila melebihi batas yang ditentukan, akan berimplikasi pada indikator-indikator penilaian tentang perolehan Dana Intensif Daerah (DID). Bila tidak tepat waktu, KPK akan memberi nilai 0 pada MCP KPK RI. ”Dan itu bisa terancam DID tidak turun. Besarnya sekitar Rp 28 miliar,” papar Junarso.

Baca Juga :  Bupati Jepara Sampaikan RAPBD 2022 kepada DPRD

Oleh sebab itu, setelah rapat pimpinan, kemarin juga diselenggarakan rapat dengan perwakilan fraksi. Ada lima fraksi yang hadir. Meliputi Fraksi PDI Perjuangan, Fraksi Nasdem, Fraksi PPP, Fraksi PKB, dan Fraksi Demokrat, Keadilan, Berkarya, Hanura (DKBH). ”Pada intinya kita sepakat karena ada banyak pertimbangan yang harus dipahami. Karena tahapan-tahapan di titik ini akan menentukan ketepatan waktu pengesahan APBD. Kalau ada cukup luang waktu lebih lama, pembahasan kita akan lebih maksimal,” tandas Junarso.

Oleh sebab itu, setelah disampaikan dalam paripurna, pembahasan KUA PPAS APBD 2023 akan dikebut dan ditetapkan sebelum 13 Agustus. (rom/war)






Reporter: Moh. Nur Syahri Muharrom

JEPARA – Rapat paripurna penyampaian Kebijakan Umum APBD dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) tahun 2023 sempat batal dilaksanakan pada 2 Agustus lalu. Saat itu, hanya ada sepuluh anggota yang hadir. Sehingga kuorum tak terpenuhi. Rapat pun batal karena tak memenuhi persyaratan. Kemarin, pimpinan DPRD menggelar rapat. Dan disepakati rapat paripurna tersebut akan digelar kembali pagi ini.

Pasalnya, batas waktu penetapan KUA PPAS terjadi pada pekan kedua bulan ini. Tepatnya 13 Agustus. ”Kalau KUA PPAS tidak tepat waktu, pada 13 Agustus, belum diputuskan itu jadi penilaian tersendiri. Kaitannya dengan kepatuhan regulasi yang jadi penilaian,” terang Wakil Ketua DPRD Jepara Junarso kemarin.

Penilaian itu dilakukan Monitoring Centre for Prevention KPK RI. Bila melebihi batas yang ditentukan, akan berimplikasi pada indikator-indikator penilaian tentang perolehan Dana Intensif Daerah (DID). Bila tidak tepat waktu, KPK akan memberi nilai 0 pada MCP KPK RI. ”Dan itu bisa terancam DID tidak turun. Besarnya sekitar Rp 28 miliar,” papar Junarso.

Baca Juga :  PPDB Jalur Prestasi di Jepara Dipermudah, Juara Kabupaten Langsung Diterima

Oleh sebab itu, setelah rapat pimpinan, kemarin juga diselenggarakan rapat dengan perwakilan fraksi. Ada lima fraksi yang hadir. Meliputi Fraksi PDI Perjuangan, Fraksi Nasdem, Fraksi PPP, Fraksi PKB, dan Fraksi Demokrat, Keadilan, Berkarya, Hanura (DKBH). ”Pada intinya kita sepakat karena ada banyak pertimbangan yang harus dipahami. Karena tahapan-tahapan di titik ini akan menentukan ketepatan waktu pengesahan APBD. Kalau ada cukup luang waktu lebih lama, pembahasan kita akan lebih maksimal,” tandas Junarso.

Oleh sebab itu, setelah disampaikan dalam paripurna, pembahasan KUA PPAS APBD 2023 akan dikebut dan ditetapkan sebelum 13 Agustus. (rom/war)






Reporter: Moh. Nur Syahri Muharrom

Most Read

Artikel Terbaru