alexametrics
27 C
Kudus
Sunday, May 15, 2022

BKD Enggan Beberkan Pelanggaran Disiplin Mantan Sekda Jepara, Kenapa?

JEPARA – Edy Sujatmiko mengaku legowo atas pemecatan sementara dirinya dari posisi Sekda Jepara oleh Bupati Jepara Dian Kristiandi kemarin. Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jepara mengungkap jika Edy-panggilan akrab Edy Sujatmiko- melakukan pelanggaran disiplin ASN. Tetapi BKD tidak merinci pelanggaran yang disangkakan kepada Edy.

”Saya sebagai pegawai (ASN, Red) ada surat keputusan, ya saya jalankan.  Sejak hari ini (kemarin, Red) tidak menjalankan tugas sebagai sekda. Tunggu perkembembangan,” katanya.

Wartawan koran ini kemarin mencoba menemui Edy di kantor Setda. Ruangannya di sebelah kanan dari kantor Bupati Jepara. Jaraknya sekitar 50-an meter. Di ruangan sekda, Edy tidak ada. Wartawan koran ini hanya bertemu staf Sekda. Staf itu mengatakan Edy Sujatmiko tidak di tempat alias sudah tidak ngantor di ruangan itu.


Diberitakan sebelumnya Sekretaris Daerah Jepara Edy Sujatmiko dibebas tugaskan dari jabatannya sebagai sekda oleh Bupati Jepara Dian Kristiandi per 9 Agustus 2021. Pembebasan sementara dari jabatan sekda itu berkaitan dengan pemeriksaan dugaan pelanggaran disiplin. Namun jenis pelanggaran itu masih belum jelas.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Kudus Bupati Jepara Dian Kristiandi meneken surat keputusan tentang pembebasan sementara atas nama saudara Edy Sujatmiko. Diputuskan yang bersangkutan dibebaskan sementara dari jabatan Sekretaris Daerah Jepara. Terhitung sejak 9 Agustus sampai ditetapkan hukuman disiplin. Karena diduga melakukan indisipliner tingkat berat.

Baca Juga :  Waduh, Mau USG Saja Warga Karimunjawa Harus Nyeberang ke Jepara

Saat dikonfirmasi terkait pembebasan tugas sementara itu, Bupati Jepara Dian Kristiandi belum merespon. Hingga pukul 11.00 Selasa (10/8) Andi -sapaan akrabnya- belum terlihat di ruang kerjanya.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah Jepara Ony Sulistijawan menjelaskan jabatan sekda sementara ini diisi Asisten I Setda Jepara Dwi Riyanto. Padahal, Dwi Riyanto merangkap Plt Kepala Disdukcapil Jepara.

Ony menambahkan, pembebastugasan itu sudah sesuai dengan Peraturan Pemerintah nomor 53 tahun 2010 pasal 27 ayat 1. Dilatarbelakangi dugaan indisipliner tingkat berat. Sayangnya, ia tidak merinci pelanggaran apa yang membuat Edy dibebastugaskan. Sebelum ada hasil pemeriksaan, pihaknya belum bisa menyampaikan dugaan pelanggaran itu. ”Secara definitif masih sekda. Hak-haknya pun tidak hilang. Karena ada kepentingan pemeriksaan, dibebastugaskan. Tidak diberhentikan,” tuturnya.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Kudus pada 4 Juni Bupati Jepara berkirim surat ke ketua Komisi Aparatur Sipil Negara perihal penurunan integritas dan kinerja Sekretaris Daerah Jepara. Kemudian 27 Juli 2021 turun surat gubernur Jawa Tengah tentang Perintah Penugasan Pegawai Negeri Sipil Provinsi Jawa Tengah untuk melakukan koordinasi dan klarifikasi terkait dugaan pelanggaran disiplin yang dilakukan oleh Sekda Jepara. Ditindaklanjuti Surat Keptusan Bupati Jepara pada 2 Agustus mebentuk tim pemeriksa pelanggaran disiplin Sekda Jepara.

 






Reporter: Muhammad Khoirul Anwar

JEPARA – Edy Sujatmiko mengaku legowo atas pemecatan sementara dirinya dari posisi Sekda Jepara oleh Bupati Jepara Dian Kristiandi kemarin. Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jepara mengungkap jika Edy-panggilan akrab Edy Sujatmiko- melakukan pelanggaran disiplin ASN. Tetapi BKD tidak merinci pelanggaran yang disangkakan kepada Edy.

”Saya sebagai pegawai (ASN, Red) ada surat keputusan, ya saya jalankan.  Sejak hari ini (kemarin, Red) tidak menjalankan tugas sebagai sekda. Tunggu perkembembangan,” katanya.

Wartawan koran ini kemarin mencoba menemui Edy di kantor Setda. Ruangannya di sebelah kanan dari kantor Bupati Jepara. Jaraknya sekitar 50-an meter. Di ruangan sekda, Edy tidak ada. Wartawan koran ini hanya bertemu staf Sekda. Staf itu mengatakan Edy Sujatmiko tidak di tempat alias sudah tidak ngantor di ruangan itu.

Diberitakan sebelumnya Sekretaris Daerah Jepara Edy Sujatmiko dibebas tugaskan dari jabatannya sebagai sekda oleh Bupati Jepara Dian Kristiandi per 9 Agustus 2021. Pembebasan sementara dari jabatan sekda itu berkaitan dengan pemeriksaan dugaan pelanggaran disiplin. Namun jenis pelanggaran itu masih belum jelas.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Kudus Bupati Jepara Dian Kristiandi meneken surat keputusan tentang pembebasan sementara atas nama saudara Edy Sujatmiko. Diputuskan yang bersangkutan dibebaskan sementara dari jabatan Sekretaris Daerah Jepara. Terhitung sejak 9 Agustus sampai ditetapkan hukuman disiplin. Karena diduga melakukan indisipliner tingkat berat.

Baca Juga :  Gandeng Baznas, Ikatan Dokter Indonesia Jepara Bagikan Zakat dan Sembako

Saat dikonfirmasi terkait pembebasan tugas sementara itu, Bupati Jepara Dian Kristiandi belum merespon. Hingga pukul 11.00 Selasa (10/8) Andi -sapaan akrabnya- belum terlihat di ruang kerjanya.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah Jepara Ony Sulistijawan menjelaskan jabatan sekda sementara ini diisi Asisten I Setda Jepara Dwi Riyanto. Padahal, Dwi Riyanto merangkap Plt Kepala Disdukcapil Jepara.

Ony menambahkan, pembebastugasan itu sudah sesuai dengan Peraturan Pemerintah nomor 53 tahun 2010 pasal 27 ayat 1. Dilatarbelakangi dugaan indisipliner tingkat berat. Sayangnya, ia tidak merinci pelanggaran apa yang membuat Edy dibebastugaskan. Sebelum ada hasil pemeriksaan, pihaknya belum bisa menyampaikan dugaan pelanggaran itu. ”Secara definitif masih sekda. Hak-haknya pun tidak hilang. Karena ada kepentingan pemeriksaan, dibebastugaskan. Tidak diberhentikan,” tuturnya.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Kudus pada 4 Juni Bupati Jepara berkirim surat ke ketua Komisi Aparatur Sipil Negara perihal penurunan integritas dan kinerja Sekretaris Daerah Jepara. Kemudian 27 Juli 2021 turun surat gubernur Jawa Tengah tentang Perintah Penugasan Pegawai Negeri Sipil Provinsi Jawa Tengah untuk melakukan koordinasi dan klarifikasi terkait dugaan pelanggaran disiplin yang dilakukan oleh Sekda Jepara. Ditindaklanjuti Surat Keptusan Bupati Jepara pada 2 Agustus mebentuk tim pemeriksa pelanggaran disiplin Sekda Jepara.

 






Reporter: Muhammad Khoirul Anwar

Most Read

Artikel Terbaru

/