alexametrics
26.3 C
Kudus
Wednesday, June 29, 2022

Dinilai Sempit, Jembatan Jalan Provinsi di Jepara bakal Dilebarkan

JEPARA – Jembatan Desa Demangan, Tahunan yang dilintasi jalan provinsi tahun ini rencananya akan dilebarkan. Dari yang lebarnya empat meter menjadi tujuh meter. Sebelumnya, jembatan ini dinilai sempit. Pasalnya tidak bisa dilewati dua mobil sekaligus saat melintasi jembatan itu.

Petinggi atau Kepala Desa Demangan Na’im menyampaikan pihaknya telah berkali-kali usul pada Musyawarah Rencana Pembangunan Kecamatan (Musrembangcam) untuk segera dilebarkan. Namun, belum ada tanggapan.

Kata Na’im, jembatan tersebut sudah berumur 40 tahun. “Saya SD dulu jembatan itu dibeton, dibangun,” jelas Na’im.


Jembatan tersebut tidak rusak, namun memang butuh dilebarkan. Ia menilai jembatan tersebut penting untuk alternatif jalan ke arah Demak. Juga Kedungmalang.

Dari pantauan wartawan di lokasi kemarin, beberapa mobil tampak melintas. Disusul beberapa motor.  Ada dua mobil dari arah yang berbeda. Satu mobil dari arah Jepara agak menepi untuk memberi jalan mobil yang dari arah Demak. Setelah mobil dari arah Demak melintasi jembatan, mobil yang dari arah Jepara baru melintas.

Baca Juga :  Diguyur Hujan Deras, Jepara Dikepung Banjir

Binawan, Kepala Balai Pengelolaan Jalan Wilayah Pati pada Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga dan Cipta Karya Provinsi Jawa Tengah menjelaskan pihaknya akan melebarkan jembatan tersebut tahun ini. Anggarannya sejumlah Rp 1,2 miliar, Ditujukan untuk jembatan ruas jalan Jepara – Kedungmalang – Pecangaan.

Pardjo, Sub Koordinator Balai Pengelolaan Jalan Wilayah Kudus dan Jepara mengaku, pihaknya telah menyelesaikan survei di lokasi pada akhir 2021. Harapannya, setelah pelebaran ini lokasi jembatan tersebut bisa digunakan untuk dua lajur lalu lintas dua arah.

Selain itu, perkiraan kontrak berlangsung pada Mei 2022. Sehingga, karena pelebaran ini menjadi kontrak tahun tunggal ia berharap pada akhir tahun 2022 atau awal 2023 jembatan tersebut sudah dapat dilalui.

Pardjo menilai pelebaran jalan ini bisa berpengaruh pada kelancaran transportasi pengiriman hasil ukir atau mebel Jepara ke luar kota. “Semoga proses tender berjalan dengan lancar,” tandas Pardjo. (nib/war)

JEPARA – Jembatan Desa Demangan, Tahunan yang dilintasi jalan provinsi tahun ini rencananya akan dilebarkan. Dari yang lebarnya empat meter menjadi tujuh meter. Sebelumnya, jembatan ini dinilai sempit. Pasalnya tidak bisa dilewati dua mobil sekaligus saat melintasi jembatan itu.

Petinggi atau Kepala Desa Demangan Na’im menyampaikan pihaknya telah berkali-kali usul pada Musyawarah Rencana Pembangunan Kecamatan (Musrembangcam) untuk segera dilebarkan. Namun, belum ada tanggapan.

Kata Na’im, jembatan tersebut sudah berumur 40 tahun. “Saya SD dulu jembatan itu dibeton, dibangun,” jelas Na’im.

Jembatan tersebut tidak rusak, namun memang butuh dilebarkan. Ia menilai jembatan tersebut penting untuk alternatif jalan ke arah Demak. Juga Kedungmalang.

Dari pantauan wartawan di lokasi kemarin, beberapa mobil tampak melintas. Disusul beberapa motor.  Ada dua mobil dari arah yang berbeda. Satu mobil dari arah Jepara agak menepi untuk memberi jalan mobil yang dari arah Demak. Setelah mobil dari arah Demak melintasi jembatan, mobil yang dari arah Jepara baru melintas.

Baca Juga :  Operasi Patuh Candi 2021 Digelar untuk Tegakkan Prokes dan Lalin

Binawan, Kepala Balai Pengelolaan Jalan Wilayah Pati pada Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga dan Cipta Karya Provinsi Jawa Tengah menjelaskan pihaknya akan melebarkan jembatan tersebut tahun ini. Anggarannya sejumlah Rp 1,2 miliar, Ditujukan untuk jembatan ruas jalan Jepara – Kedungmalang – Pecangaan.

Pardjo, Sub Koordinator Balai Pengelolaan Jalan Wilayah Kudus dan Jepara mengaku, pihaknya telah menyelesaikan survei di lokasi pada akhir 2021. Harapannya, setelah pelebaran ini lokasi jembatan tersebut bisa digunakan untuk dua lajur lalu lintas dua arah.

Selain itu, perkiraan kontrak berlangsung pada Mei 2022. Sehingga, karena pelebaran ini menjadi kontrak tahun tunggal ia berharap pada akhir tahun 2022 atau awal 2023 jembatan tersebut sudah dapat dilalui.

Pardjo menilai pelebaran jalan ini bisa berpengaruh pada kelancaran transportasi pengiriman hasil ukir atau mebel Jepara ke luar kota. “Semoga proses tender berjalan dengan lancar,” tandas Pardjo. (nib/war)

Most Read

Artikel Terbaru

/