alexametrics
31.4 C
Kudus
Friday, July 1, 2022

Gus Haiz Resmikan Karanganyar Jadi Desa Anti Narkoba

JEPARA – Pemerintah Kabupaten Jepara mencanangkan Desa Karanganyar Kecamatan Welahan sebagai Desa Anti Narkoba (Annaba) bertempat di Balai Desa Karangayar, Kamis (9/12). Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jepara Haizul Ma’arif meresmikan pencanangan itu.

Ditandai dengan pemotongan pita di Balai Desa Karanganyar. Didampingi Asisten I Sekda Dwi Riyanto yang mewakili Bupati Jepara Dian Kristiandi. Serta jajaran Forkopimda Jepara.

“Semoga semakin banyak desa yang mencanangkan program ini. Sehingga generasi penerus kita terlindungi dari ancaman narkoba,” ujar Gus Haiz, sapaan akrab ketua dewan.


Selain itu, ia menegaskan Desa Annaba tak hanya sekadar seremonial belaka. Melainkan harus ada aksi nyata dari semua pihak. Mulai dari pemerintah desa, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan seluruh warga. Agar mengimplementasikan program Desa Annaba secara serius.

“Buat program agar pemuda-pemuda ini sibuk dengan kegiatan positif. Jauhkan mereka dari narkoba,” katanya.

Sementara itu, Dwi Riyanto mengatakan, sebelumnya pada akhir Oktober lalu kita mengikuti pencanangan desa anti narkoba di Desa Petekeyan dan sekarang beralih ke Desa Karangayar.

“Saya mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi kepada semua pihak utamanya pemerintah desa yang turut peduli dalam menghadapi bahaya penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang,” kata Dwi.

Baca Juga :  Rekonstruksi Bentrok Muryolobo-Ngetuk, Pelaku Terancam 12 Tahun Penjara

Dwi Riyanto menambahkan, meningkatnya penyalahgunaan narkoba saat ini menjadi salah satu kejahatan besar yang ada di Indonesia khusnya di Jepara dan akan merusak generasi penerus bangsa.

“Dibutuhkan sinergi bersama dari berbagai pihak untuk menyelesaikan permasalahan narkoba baik pemerintah dan juga masyarakat,” ujarnya.

Dwi Riyanto berharap, keberadaan desa anti narkoba ini dapat menjadi pionir dan percontohan bagi desa lainnya yang ada di Jepara.

“Ini adalah upaya bersama dalam membangun kepedulian seluruh masyarakat untuk memerangi penyalahgunaan narkoba,” tegasnya.

Dalam kesempatan ini dilaksanakan penyerahan surat keputusan tentang desa anti narkoba kepada Petinggi Karangayar Zainal Abidin dan melantik Satuan Tugas (Satgas) Anti Narkoba kepada 15 orang Relawan Anti Narkoba Desa Karangayar.

Dalam sambutannya Zainal Abidin menjelaskan, penetapan satuan tugas (satgas) anti narkoba desa menjadi satu bentuk regulasi, payung hukum untuk melaksanakan tugasnya dalam menanggulangi masalah narkoba khususnya di Desa Karangayar.

“Kami berperan aktif dalam melindungi masyarakat, jangan sampai terjadi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di masyarakat,” kata Zainal. (war)






Reporter: Muhammad Khoirul Anwar

JEPARA – Pemerintah Kabupaten Jepara mencanangkan Desa Karanganyar Kecamatan Welahan sebagai Desa Anti Narkoba (Annaba) bertempat di Balai Desa Karangayar, Kamis (9/12). Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jepara Haizul Ma’arif meresmikan pencanangan itu.

Ditandai dengan pemotongan pita di Balai Desa Karanganyar. Didampingi Asisten I Sekda Dwi Riyanto yang mewakili Bupati Jepara Dian Kristiandi. Serta jajaran Forkopimda Jepara.

“Semoga semakin banyak desa yang mencanangkan program ini. Sehingga generasi penerus kita terlindungi dari ancaman narkoba,” ujar Gus Haiz, sapaan akrab ketua dewan.

Selain itu, ia menegaskan Desa Annaba tak hanya sekadar seremonial belaka. Melainkan harus ada aksi nyata dari semua pihak. Mulai dari pemerintah desa, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan seluruh warga. Agar mengimplementasikan program Desa Annaba secara serius.

“Buat program agar pemuda-pemuda ini sibuk dengan kegiatan positif. Jauhkan mereka dari narkoba,” katanya.

Sementara itu, Dwi Riyanto mengatakan, sebelumnya pada akhir Oktober lalu kita mengikuti pencanangan desa anti narkoba di Desa Petekeyan dan sekarang beralih ke Desa Karangayar.

“Saya mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi kepada semua pihak utamanya pemerintah desa yang turut peduli dalam menghadapi bahaya penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang,” kata Dwi.

Baca Juga :  Kosong saat Ditinggal Pergi, Rumah Warga Jepara Dibobol Maling, Perhiasan Emas Raib

Dwi Riyanto menambahkan, meningkatnya penyalahgunaan narkoba saat ini menjadi salah satu kejahatan besar yang ada di Indonesia khusnya di Jepara dan akan merusak generasi penerus bangsa.

“Dibutuhkan sinergi bersama dari berbagai pihak untuk menyelesaikan permasalahan narkoba baik pemerintah dan juga masyarakat,” ujarnya.

Dwi Riyanto berharap, keberadaan desa anti narkoba ini dapat menjadi pionir dan percontohan bagi desa lainnya yang ada di Jepara.

“Ini adalah upaya bersama dalam membangun kepedulian seluruh masyarakat untuk memerangi penyalahgunaan narkoba,” tegasnya.

Dalam kesempatan ini dilaksanakan penyerahan surat keputusan tentang desa anti narkoba kepada Petinggi Karangayar Zainal Abidin dan melantik Satuan Tugas (Satgas) Anti Narkoba kepada 15 orang Relawan Anti Narkoba Desa Karangayar.

Dalam sambutannya Zainal Abidin menjelaskan, penetapan satuan tugas (satgas) anti narkoba desa menjadi satu bentuk regulasi, payung hukum untuk melaksanakan tugasnya dalam menanggulangi masalah narkoba khususnya di Desa Karangayar.

“Kami berperan aktif dalam melindungi masyarakat, jangan sampai terjadi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di masyarakat,” kata Zainal. (war)






Reporter: Muhammad Khoirul Anwar

Most Read

Artikel Terbaru

/