alexametrics
25.6 C
Kudus
Saturday, May 28, 2022

Dinas Kesehatan Jepara: Butuh Sebulan Turunkan Level PPKM

JEPARA – Saat ini status Pemberlakuan Pembatasan Kegaiatan Masyarakat (PPKM) hingga 18 Oktober menempati Level 3. Padahal sebelumnya level PPKM di Jepara level 2. Disinyalir, rendahnya capaian vaksinasi jadi penyebab level PPKM di Jepara naik lagi. Sementara, upaya untuk menurunkan kembali level PPKM tersebut diperkirakan membutuhkan waktu sekitar sebulan.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Jepara Mudrikatun mengungkapkan, rata-rata pelayanan vaksinasi di Kabupaten Jepara 5.000 orang perhari.

”Sehinga, bila ingin mencapai target 50 persen, diperkirakan baru akan tercapai dalam waktu 37 hari,” paparnya.


Dalam tenggat waktu itu pun dipengaruhi oleh pasokan vaksin dari pusat ke daerah. Vaksin di Jepara tersisa sekitar 18.093 dosis dan diperkirakan habis Sabtu (9/10) kemarin. Selama September, Jepara mendapat alokasi 66.140 dosis.

”Bila di bulan oktober tidak ada peningkatan, maka target 50 persen akan sulit tercapai,” tambahnya.

Baca Juga :  Harga Elpiji di Jepara Ngegas Rp 24 Ribu

Sebab itu, sementara waktu pihaknya membidik sasaran yang jelas. Yaitu masyarakat umum, para siswa di sekolah, maupun pesantren-pesantren.

Sebelumnya diberitakan PPKM di Jepara kembali naik ke level 3 berlaku mulai tanggal 5 hingga 18 Oktober. Padahal, saat ini kasus aktif Covid-19 minim. Tersisa 57 kasus saja hingga kemarin.

Penyebabnya, ada beberapa indikator yang belum dipenuhi. Salah satunya capaian vaksinasi di Jepara masih rendah. Mestinya, cakupan vaksinasi dosis pertama minimal 50 persen. Dan vaksinasi lansia minimal 40 persen.

Dari total sasaran 922.450 orang, saat ini yang telah divaksin baru 274.250 orang. Atau baru mencapai 27,8 persen dari total sasaran. Sehingga, diperkirakan masih perlu sekitar 186.967 orang yang harus divaksin agar bisa mencapai target 50 persen. Untuk itu, diperkirakan masih butuh sekitar 168.874 dosis vaksin lagi.






Reporter: Moh. Nur Syahri Muharrom

JEPARA – Saat ini status Pemberlakuan Pembatasan Kegaiatan Masyarakat (PPKM) hingga 18 Oktober menempati Level 3. Padahal sebelumnya level PPKM di Jepara level 2. Disinyalir, rendahnya capaian vaksinasi jadi penyebab level PPKM di Jepara naik lagi. Sementara, upaya untuk menurunkan kembali level PPKM tersebut diperkirakan membutuhkan waktu sekitar sebulan.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Jepara Mudrikatun mengungkapkan, rata-rata pelayanan vaksinasi di Kabupaten Jepara 5.000 orang perhari.

”Sehinga, bila ingin mencapai target 50 persen, diperkirakan baru akan tercapai dalam waktu 37 hari,” paparnya.

Dalam tenggat waktu itu pun dipengaruhi oleh pasokan vaksin dari pusat ke daerah. Vaksin di Jepara tersisa sekitar 18.093 dosis dan diperkirakan habis Sabtu (9/10) kemarin. Selama September, Jepara mendapat alokasi 66.140 dosis.

”Bila di bulan oktober tidak ada peningkatan, maka target 50 persen akan sulit tercapai,” tambahnya.

Baca Juga :  Keluar dari Penjara, Mantan Bupati Jepara Marzuqi Disambut Iringan Rebana

Sebab itu, sementara waktu pihaknya membidik sasaran yang jelas. Yaitu masyarakat umum, para siswa di sekolah, maupun pesantren-pesantren.

Sebelumnya diberitakan PPKM di Jepara kembali naik ke level 3 berlaku mulai tanggal 5 hingga 18 Oktober. Padahal, saat ini kasus aktif Covid-19 minim. Tersisa 57 kasus saja hingga kemarin.

Penyebabnya, ada beberapa indikator yang belum dipenuhi. Salah satunya capaian vaksinasi di Jepara masih rendah. Mestinya, cakupan vaksinasi dosis pertama minimal 50 persen. Dan vaksinasi lansia minimal 40 persen.

Dari total sasaran 922.450 orang, saat ini yang telah divaksin baru 274.250 orang. Atau baru mencapai 27,8 persen dari total sasaran. Sehingga, diperkirakan masih perlu sekitar 186.967 orang yang harus divaksin agar bisa mencapai target 50 persen. Untuk itu, diperkirakan masih butuh sekitar 168.874 dosis vaksin lagi.






Reporter: Moh. Nur Syahri Muharrom

Most Read

Artikel Terbaru

/