alexametrics
24.5 C
Kudus
Tuesday, May 24, 2022

Sekda Jepara Dipecat karena Pelanggaran Disiplin Berat

JEPARA – Edy Sujatmiko dipecat dari jabatan sekretaris daerah (sekda) Jepara. Dengan alasan pelanggaran dispilin berat. Namun, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jepara ogah membeberkan pelanggaran yang dimaksud.

Kepala BKD Jepara Ony Sulistijawan menjelaskan, jabatan sekda sementara ini diisi Asisten I Sekda Jepara Dwi Riyanto. Padahal, Dwi Riyanto juga merangkap Plt Kepala Disdukcapil Jepara.

Ony menambahkan, pembebastugasan itu sudah sesuai dengan Peraturan Pemerintah nomor 53 tahun 2010 pasal 27 ayat 1. Dilatarbelakangi dugaan indisipliner tingkat berat. Sayangnya, ia tidak merinci pelanggaran apa yang membuat Edy dibebastugaskan.


Sebelum ada hasil pemeriksaan, pihaknya belum bisa menyampaikan dugaan pelanggaran itu. ”Secara definitif masih sekda. Hak-haknya pun tidak hilang. Karena ada kepentingan pemeriksaan, dibebastugaskan. Tidak diberhentikan,” tuturnya.

Baca Juga :  Paguyuban PLJ Salurkan Donasi Bencana Semeru di Lumajang

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Kudus pada 4 Juni Bupati Jepara Dian Kristiandi berkirim surat ke ketua Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) perihal penurunan integritas dan kinerja sekda Jepara.

Kemudian 27 Juli 2021 turun surat gubernur Jawa Tengah tentang Perintah Penugasan Pegawai Negeri Sipil Provinsi Jawa Tengah untuk melakukan koordinasi dan klarifikasi terkait dugaan pelanggaran disiplin yang dilakukan oleh Sekda Jepara. Ditindaklanjuti  Surat Keptusan Bupati Jepara pada 2 Agustus mebentuk tim pemeriksa pelanggaran disiplin Sekda Jepara.






Reporter: Muhammad Khoirul Anwar

JEPARA – Edy Sujatmiko dipecat dari jabatan sekretaris daerah (sekda) Jepara. Dengan alasan pelanggaran dispilin berat. Namun, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jepara ogah membeberkan pelanggaran yang dimaksud.

Kepala BKD Jepara Ony Sulistijawan menjelaskan, jabatan sekda sementara ini diisi Asisten I Sekda Jepara Dwi Riyanto. Padahal, Dwi Riyanto juga merangkap Plt Kepala Disdukcapil Jepara.

Ony menambahkan, pembebastugasan itu sudah sesuai dengan Peraturan Pemerintah nomor 53 tahun 2010 pasal 27 ayat 1. Dilatarbelakangi dugaan indisipliner tingkat berat. Sayangnya, ia tidak merinci pelanggaran apa yang membuat Edy dibebastugaskan.

Sebelum ada hasil pemeriksaan, pihaknya belum bisa menyampaikan dugaan pelanggaran itu. ”Secara definitif masih sekda. Hak-haknya pun tidak hilang. Karena ada kepentingan pemeriksaan, dibebastugaskan. Tidak diberhentikan,” tuturnya.

Baca Juga :  Bupati Jepara Geser Tiga Kepala Dinas, Ini Nama-namanya

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Kudus pada 4 Juni Bupati Jepara Dian Kristiandi berkirim surat ke ketua Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) perihal penurunan integritas dan kinerja sekda Jepara.

Kemudian 27 Juli 2021 turun surat gubernur Jawa Tengah tentang Perintah Penugasan Pegawai Negeri Sipil Provinsi Jawa Tengah untuk melakukan koordinasi dan klarifikasi terkait dugaan pelanggaran disiplin yang dilakukan oleh Sekda Jepara. Ditindaklanjuti  Surat Keptusan Bupati Jepara pada 2 Agustus mebentuk tim pemeriksa pelanggaran disiplin Sekda Jepara.






Reporter: Muhammad Khoirul Anwar

Most Read

Artikel Terbaru

/