alexametrics
25 C
Kudus
Thursday, May 19, 2022

Sentra Vaksinasi Masal di Jepara Dihentikan Sementara, Ini Sebabnya

JEPARA, – Sentra vaksinasi masal di Gedung Wanita Jepara dihentikan sementara selama PPKM Darurat. Lantaran, kegiatan itu bisa menimbulkan kerumunan. Vaksinasi difokuskan di kecamatan-kecamatan. Melalui sentra vaksinasi di puskesmas atau desa.

Gedung Wanita Jepara beberapa waktu diproyeksikan jadi sentra vaksinasi masal. Sasarannya bisa siapa saja. Baik warga Jepara maupun bukan. Asalkan berusia 18 tahun ke atas dan dalam kondisi sehat tanpa punya penyakit komorbid.

Itu merupakan program Pemkab Jepara melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Jepara. Namun sementara dihentikan. Alasannya kegiatan tersebut rawan menimbulkan kerumunan. ”Inginnya juga tetap ada sentra vaksinasi di Gedung Wanita. Namun sementara dihentikan. Karena malah nanti kotra produktif dengan kebijakan yang berlaku,” terang Kepala Dinkes Jepara Mudrikatun melalui Kabid Pencegahan dan Penanganan Penyakit Eko Cahyo Puspeno.

Baca Juga :  Lampu Tenaga Surya di Jepara Dibiarkan Rusak, 75 Persen Tak Berfungsi

Meski begitu, vaksinasi di Jepara masih tetap jalan. Kegiatannya difokuskan di puskesmas kecamatan, klinik atau rumah sakit. Target tiap puskesmas perhari memvaksin 150 orang. Sedangkan target vaksinasi di Jepara perharinya menyuntik vaksin 4.000 orang.

Belum lama ini Kodim 0719/Jepara mendapat alokasi 1.000 dosis vaksin. Sasarannya adalah pekerja pabrik-pabrik di daerah Mayong. ”Itu juga berjalan. Karena programnya Kodim Jepara,” terang Eko.

Sejauh ini ada sekitar 76 ribu orang telah divaksin dosis pertama. Dan sekitar 36 ribu orang divaksin dosis ke dua. Jumlah tersebut akumulasi dari beberapa sasaran. Mulai dari tenaga kesehatan, pelayan publik, lansia, dan masyarakat umum. (rom/zen)

JEPARA, – Sentra vaksinasi masal di Gedung Wanita Jepara dihentikan sementara selama PPKM Darurat. Lantaran, kegiatan itu bisa menimbulkan kerumunan. Vaksinasi difokuskan di kecamatan-kecamatan. Melalui sentra vaksinasi di puskesmas atau desa.

Gedung Wanita Jepara beberapa waktu diproyeksikan jadi sentra vaksinasi masal. Sasarannya bisa siapa saja. Baik warga Jepara maupun bukan. Asalkan berusia 18 tahun ke atas dan dalam kondisi sehat tanpa punya penyakit komorbid.

Itu merupakan program Pemkab Jepara melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Jepara. Namun sementara dihentikan. Alasannya kegiatan tersebut rawan menimbulkan kerumunan. ”Inginnya juga tetap ada sentra vaksinasi di Gedung Wanita. Namun sementara dihentikan. Karena malah nanti kotra produktif dengan kebijakan yang berlaku,” terang Kepala Dinkes Jepara Mudrikatun melalui Kabid Pencegahan dan Penanganan Penyakit Eko Cahyo Puspeno.

Baca Juga :  Sidak PPKM, Komisi A Grobogan Diwaduli Bantuan Covid

Meski begitu, vaksinasi di Jepara masih tetap jalan. Kegiatannya difokuskan di puskesmas kecamatan, klinik atau rumah sakit. Target tiap puskesmas perhari memvaksin 150 orang. Sedangkan target vaksinasi di Jepara perharinya menyuntik vaksin 4.000 orang.

Belum lama ini Kodim 0719/Jepara mendapat alokasi 1.000 dosis vaksin. Sasarannya adalah pekerja pabrik-pabrik di daerah Mayong. ”Itu juga berjalan. Karena programnya Kodim Jepara,” terang Eko.

Sejauh ini ada sekitar 76 ribu orang telah divaksin dosis pertama. Dan sekitar 36 ribu orang divaksin dosis ke dua. Jumlah tersebut akumulasi dari beberapa sasaran. Mulai dari tenaga kesehatan, pelayan publik, lansia, dan masyarakat umum. (rom/zen)

Most Read

Artikel Terbaru

/