alexametrics
31.8 C
Kudus
Thursday, May 12, 2022

Pemohon Ganti Nomor Ponsel Sulitkan Petugas Disdukcapil

JEPARA, – Pengurusan administrasi kependudukan (Adminduk) melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Jepara dapat diurus dari rumah. Setiap harinya melalui layanan online bisa mencapai seribuan pemohon. Tapi petugas disulitkan pemohon yang ganti nomor ponsel. Sehingga sulit dihubungi.

”Disducapil mensyaratkan nomor WhatsApp (WA) pemohon harus aktif. Tapi kenyatannya masih banyak penduduk yang sering ganti kartu,” jelas Kepala Disdukcapil Jepara Sri Alim Yuliatun.

Akhirnya jika ada informasi atau permohonan data yang kurang dari petugas, lanjutnya, pesan WA yang disampaikan tidak bisa diterima. ”Setelahada balasan dari petugas yang menyatakan permohonan telah selesai diverifikasi, selanjutnya silahkan tunggu dokumen di rumah. Dokumen akan dikirim melalui jasa pos”, jangan diabaikan WA nya atau malah berganti kartu,” kata dia.


Saat ini permohonan atau tanda tangan Kartu Keluarga (KK) bisa lebih 500 hingga 600 KK.

Dia mengatakan pihaknya mengoptimalkan pelayanan Go Digital selama pandemi. Di tengah pembatasan mobilitas masyarakat untuk beraktivitas keluar rumah pemohon lewat online membeludak.

Baca Juga :  Istimewa! Warga Karimunjawa Dapat Pelayanan Terintegrasi

“Go Digital ini sangat membantu. Yang kami lakukan bisa mencapai ribuan. Setiap hari itu.  Belum lagi akte kelahiran, kematian, hingga urusan pindah domisili,” kata Sri Alim.

Dukcapil Go Digital merupakan transformasi di bidang administrasi kependudukan yaitu dengan diterbitkannya kartu keluarga dan akta kelahiran yang semula ditandatangani dan di stempel basah oleh kepala Disdukcapil, sekarang telah ditandatangani secara elektronik (TTE). Sehingga dapat dilakukan kapan pun dan dimana pun.

”Dukcapil Go Digital ini secara nasional sudah dilaksanakan sejak 2018. Saat ini sangat membantu sekali dalam bidang pelayanan,” imbuhnya.

Kabid Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan Disdukcapil Wahyanto mengatakan layanan elektronik atau Go Digital ini tidak hanya layanan langsung kepada masyarakat, tapi juga pengarsipan dokumen yang dilakukan secara elektronik.






Reporter: Muhammad Khoirul Anwar

JEPARA, – Pengurusan administrasi kependudukan (Adminduk) melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Jepara dapat diurus dari rumah. Setiap harinya melalui layanan online bisa mencapai seribuan pemohon. Tapi petugas disulitkan pemohon yang ganti nomor ponsel. Sehingga sulit dihubungi.

”Disducapil mensyaratkan nomor WhatsApp (WA) pemohon harus aktif. Tapi kenyatannya masih banyak penduduk yang sering ganti kartu,” jelas Kepala Disdukcapil Jepara Sri Alim Yuliatun.

Akhirnya jika ada informasi atau permohonan data yang kurang dari petugas, lanjutnya, pesan WA yang disampaikan tidak bisa diterima. ”Setelahada balasan dari petugas yang menyatakan permohonan telah selesai diverifikasi, selanjutnya silahkan tunggu dokumen di rumah. Dokumen akan dikirim melalui jasa pos”, jangan diabaikan WA nya atau malah berganti kartu,” kata dia.

Saat ini permohonan atau tanda tangan Kartu Keluarga (KK) bisa lebih 500 hingga 600 KK.

Dia mengatakan pihaknya mengoptimalkan pelayanan Go Digital selama pandemi. Di tengah pembatasan mobilitas masyarakat untuk beraktivitas keluar rumah pemohon lewat online membeludak.

Baca Juga :  Tunggu Raperda, Flat di Jepara Belum Bisa Ditempati

“Go Digital ini sangat membantu. Yang kami lakukan bisa mencapai ribuan. Setiap hari itu.  Belum lagi akte kelahiran, kematian, hingga urusan pindah domisili,” kata Sri Alim.

Dukcapil Go Digital merupakan transformasi di bidang administrasi kependudukan yaitu dengan diterbitkannya kartu keluarga dan akta kelahiran yang semula ditandatangani dan di stempel basah oleh kepala Disdukcapil, sekarang telah ditandatangani secara elektronik (TTE). Sehingga dapat dilakukan kapan pun dan dimana pun.

”Dukcapil Go Digital ini secara nasional sudah dilaksanakan sejak 2018. Saat ini sangat membantu sekali dalam bidang pelayanan,” imbuhnya.

Kabid Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan Disdukcapil Wahyanto mengatakan layanan elektronik atau Go Digital ini tidak hanya layanan langsung kepada masyarakat, tapi juga pengarsipan dokumen yang dilakukan secara elektronik.






Reporter: Muhammad Khoirul Anwar

Most Read

Artikel Terbaru

/