alexametrics
31.5 C
Kudus
Sunday, July 24, 2022

Rekonstruksi Bentrok Muryolobo-Ngetuk, Pelaku Terancam 12 Tahun Penjara

JEPARA – Satreskrim Polres Jepara menggelar rekonstruksi bentrokan antarkelompok pemuda Desa Muryolobo dan Ngetuk, Kecamatan Nalumsari yang menewaskan FR, 30 warga Desa Muryolobo, Jumat (10/6). Total, ada sekitar 54 adegan yang diperagakan. Dari hasil rekontruksi tersebut, kini pelaku terancam hukuman 12 tahun penjara.

Baca Juga : Bea Cukai Kudus Gerebek Empat Rumah Produksi Rokok Ilegal Senilai Rp 1,5 M di Jepara

Kasatreskrim Polres Jepara AKP M Fachrur Rozi saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Kudus membenarkan rekonstruksi yang digelar di lapangan tenis Mapolres Jepara tersebut.


Selain dua pelaku utama, IS, 31 dan MS, 20 polisi juga menghadirkan dua korban yang selamat. Yakni, SA, 34 dan FD, 27. Selain itu, pihak kepolisian turut mengundang dua orang saksi serta Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Baca Juga :  Bertahun-tahun Jalan Desa Geneng Jepara Tergenang, Imbas Drainase Buruk

”Rekonstruksi ini bertujuan menyamakan persepsi antara penyidik dan JPU. Total 54 adegan yang diperagakan,” katanya.

Rozi menegaskan, pelaku yang sudah ditangkap maupun yang masih buron. Nantinya, akan dijerat Pasal 170 Ayat (2) ke-3 KUHP. Dengan tuntutan hukuman 12 tahun penjara.

Sebelumnya, perseteruan antara kelompok pemuda Desa Muryolobo dan Ngetuk, Kecamatan Nalumsari terjadi pada Minggu (15/5) sore. Diduga permasalahan bermula usai perhelatan musik dangdut di daerah setempat.

Akibat kejadian tersebut, FR, 30 warga Muryolobo tewas di kompleks Pasar Gandu, Bendanpete dengan luka sayat di bagian leher. (khim)

JEPARA – Satreskrim Polres Jepara menggelar rekonstruksi bentrokan antarkelompok pemuda Desa Muryolobo dan Ngetuk, Kecamatan Nalumsari yang menewaskan FR, 30 warga Desa Muryolobo, Jumat (10/6). Total, ada sekitar 54 adegan yang diperagakan. Dari hasil rekontruksi tersebut, kini pelaku terancam hukuman 12 tahun penjara.

Baca Juga : Bea Cukai Kudus Gerebek Empat Rumah Produksi Rokok Ilegal Senilai Rp 1,5 M di Jepara

Kasatreskrim Polres Jepara AKP M Fachrur Rozi saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Kudus membenarkan rekonstruksi yang digelar di lapangan tenis Mapolres Jepara tersebut.

Selain dua pelaku utama, IS, 31 dan MS, 20 polisi juga menghadirkan dua korban yang selamat. Yakni, SA, 34 dan FD, 27. Selain itu, pihak kepolisian turut mengundang dua orang saksi serta Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Baca Juga :  Pembangunan Pasar Bangsri Jepara Selesai, Pedagang Tempati Kios Bulan Ini

”Rekonstruksi ini bertujuan menyamakan persepsi antara penyidik dan JPU. Total 54 adegan yang diperagakan,” katanya.

Rozi menegaskan, pelaku yang sudah ditangkap maupun yang masih buron. Nantinya, akan dijerat Pasal 170 Ayat (2) ke-3 KUHP. Dengan tuntutan hukuman 12 tahun penjara.

Sebelumnya, perseteruan antara kelompok pemuda Desa Muryolobo dan Ngetuk, Kecamatan Nalumsari terjadi pada Minggu (15/5) sore. Diduga permasalahan bermula usai perhelatan musik dangdut di daerah setempat.

Akibat kejadian tersebut, FR, 30 warga Muryolobo tewas di kompleks Pasar Gandu, Bendanpete dengan luka sayat di bagian leher. (khim)


Most Read

Artikel Terbaru

/