alexametrics
30.5 C
Kudus
Thursday, May 12, 2022

Gerebek Tersangka Narkoba di Jepara, Polisi Dikeroyok Keluarga Tersangka

JEPARA – Belum lama ini terjadi penggerebekan kasus narkoba di Karanggondang, Mlonggo. Saat terjadi penggrebekan, ada insiden penganiayaan. Ada petugas polisi dikeroyok keluarga tersangka.

Petinggi Karanggondang, Mlonggo, Ali Ronzi mengatakan kejadian berlangsung Sabtu (07/05). Pada sore hari di RT 05 RW 04. Ia saat itu dihubungi oleh petugas polisi yang ingin datang menggrebek lokasi. Saat tiba, ia menemukan polisi sudah dalam kondisi setelah dikeroyok. Diketahui ada keluarga yang membawa pentungan kayu.

“Pak polisi tidak ada luka, tapi katanya trauma dan bajunya ada yang robek karena ditarik istri tersangka,” ungkap Ali.


Saat sampai di lokasi, ia melakukan negosiasi dengan keluarga tersangka. Ada istri dan ketiga anak tersangka. Ketiga anak tersebut masih berusia sekitar 15, 17, dan 22 tahun. Keempatnya sama-sama melakukan penganiayaan. Kecuali tersangka.

Baca Juga :  Satlantas Polres Jepara Bagikan Sembako kepada Komunitas Difabel

“Istri dan anak-anaknya masih marah-marah, tidak terima,” jelasnya.

Ia juga menemukan tangan tersangka sudah dalam kondisi terikat. Hendak dibawa polisi. Namun saat itu memang ada perlawanan. “Anak istri ngeroyok, tersangka lari,” kata Ali.

Kapolres Jepara, AKBP Warsono menyatakan, selain penganiayaan, ada juga pengrusakan kendaraan milik anggotanya. Hasil dari pengroyokan oleh keluarga tersangka. “Spion mobil pecah,” kata Warsono.

Selain itu, ia mengungkapkan kondisi anggota yang dikeroyok baik. Namun sedang menunggu hasil proses visum. (nib)

JEPARA – Belum lama ini terjadi penggerebekan kasus narkoba di Karanggondang, Mlonggo. Saat terjadi penggrebekan, ada insiden penganiayaan. Ada petugas polisi dikeroyok keluarga tersangka.

Petinggi Karanggondang, Mlonggo, Ali Ronzi mengatakan kejadian berlangsung Sabtu (07/05). Pada sore hari di RT 05 RW 04. Ia saat itu dihubungi oleh petugas polisi yang ingin datang menggrebek lokasi. Saat tiba, ia menemukan polisi sudah dalam kondisi setelah dikeroyok. Diketahui ada keluarga yang membawa pentungan kayu.

“Pak polisi tidak ada luka, tapi katanya trauma dan bajunya ada yang robek karena ditarik istri tersangka,” ungkap Ali.

Saat sampai di lokasi, ia melakukan negosiasi dengan keluarga tersangka. Ada istri dan ketiga anak tersangka. Ketiga anak tersebut masih berusia sekitar 15, 17, dan 22 tahun. Keempatnya sama-sama melakukan penganiayaan. Kecuali tersangka.

Baca Juga :  Jaga Kelestarian Alam, Bupati Jepara Lepas Ratusan Tukik Bersama Anak PAUD

“Istri dan anak-anaknya masih marah-marah, tidak terima,” jelasnya.

Ia juga menemukan tangan tersangka sudah dalam kondisi terikat. Hendak dibawa polisi. Namun saat itu memang ada perlawanan. “Anak istri ngeroyok, tersangka lari,” kata Ali.

Kapolres Jepara, AKBP Warsono menyatakan, selain penganiayaan, ada juga pengrusakan kendaraan milik anggotanya. Hasil dari pengroyokan oleh keluarga tersangka. “Spion mobil pecah,” kata Warsono.

Selain itu, ia mengungkapkan kondisi anggota yang dikeroyok baik. Namun sedang menunggu hasil proses visum. (nib)

Most Read

Artikel Terbaru

/