alexametrics
23.5 C
Kudus
Thursday, July 7, 2022

Guru di Jepara Dibekali Keterampilan Origami

JEPARA – Ikatan Guru Raudlatul Atfhal (IGRA) Kabupaten Jepara baru saja menggelar seminar origami di Gedung Serbaguna Pantai Bandengan Selasa (8/2) dan kemarin. Tujuannya untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mengajar siswanya.

Terutama dalam upaya melatih kemampuan motorik halus dan kasar para anak uisa dini. “Pesertanya murni dari IGRA. Dengan diikuti 15 Pimpinan Cabang (PC),” terang Ketua IGRA Jepara Siti Muzari’ah yang juga Kepala Raudlatul Athfal Nurul Huda Rajekwesi.

Total pesertanya ada 826 orang. Pelaksanaannya dibagi jadi empat sesi dalam dua hari. Hal itu ditujukan untuk membatasi kerumumunan. Meskipun gedung tersebut kapasitasnya sekitar seribu orang, namun pelaksanaannya dibatasi sekitar 200 orang tiap sesinya.

Baca Juga :  Ponpes Hasyim Asy’ari Jepara Terpilih Jadi Tuan Rumah KUPI

“IGRA Jepara turut serta aktif dalam menggerakkan pencegahan penyebaran Covid-19. Dengan menerapkan prokes baik di RA maupun kegiatan lain di masyarakat,” tegas Muzari`ah.

Seminar tersebut menghadirkan pemateri dari Torto Stationery asal Bandung. Salah satunya adalah Apriadi. Ia menjelaskan kegiatan pelatihan melipat kertas atau origami penting bagi tumbuh kembang anak. “Banyak manfaat yang bisa diambil. Salah satunya melatih kesabaran dan konsentrasi mereka. Selain itu, juga berguna untuk melatih imajinasi dan kreativitas,” tandasnya. (war)






Reporter: Moh. Nur Syahri Muharrom

JEPARA – Ikatan Guru Raudlatul Atfhal (IGRA) Kabupaten Jepara baru saja menggelar seminar origami di Gedung Serbaguna Pantai Bandengan Selasa (8/2) dan kemarin. Tujuannya untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mengajar siswanya.

Terutama dalam upaya melatih kemampuan motorik halus dan kasar para anak uisa dini. “Pesertanya murni dari IGRA. Dengan diikuti 15 Pimpinan Cabang (PC),” terang Ketua IGRA Jepara Siti Muzari’ah yang juga Kepala Raudlatul Athfal Nurul Huda Rajekwesi.

Total pesertanya ada 826 orang. Pelaksanaannya dibagi jadi empat sesi dalam dua hari. Hal itu ditujukan untuk membatasi kerumumunan. Meskipun gedung tersebut kapasitasnya sekitar seribu orang, namun pelaksanaannya dibatasi sekitar 200 orang tiap sesinya.

Baca Juga :  Ponpes Hasyim Asy’ari Jepara Terpilih Jadi Tuan Rumah KUPI

“IGRA Jepara turut serta aktif dalam menggerakkan pencegahan penyebaran Covid-19. Dengan menerapkan prokes baik di RA maupun kegiatan lain di masyarakat,” tegas Muzari`ah.

Seminar tersebut menghadirkan pemateri dari Torto Stationery asal Bandung. Salah satunya adalah Apriadi. Ia menjelaskan kegiatan pelatihan melipat kertas atau origami penting bagi tumbuh kembang anak. “Banyak manfaat yang bisa diambil. Salah satunya melatih kesabaran dan konsentrasi mereka. Selain itu, juga berguna untuk melatih imajinasi dan kreativitas,” tandasnya. (war)






Reporter: Moh. Nur Syahri Muharrom

Most Read

Artikel Terbaru

/