alexametrics
34.4 C
Kudus
Tuesday, August 9, 2022

Pencairan Dana Desa di Jepara Tersendat, Apa Sih Faktor Penyebabnya?

JEPARA – Pencairan Dana Desa (DD) di Kabupaten Jepara hingga saat ini masih berlangsung dan terus dikebut. Dari total 184 desa di Jepara, hingga kemarin yang telah mencairkan DD tahap ketiga sudah ada 124 desa. Tersisa 60 desa yang saat ini masih dalam tahap pengajuan pencairan DD tahap tiga dan tinggal menunggu dananya masuk ke kas desa.

Penyebab ada desa yang baru mengirim pengajuan pencairan DD tahap tiga karena adanya pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Perubahan di tingkat desa. Sehingga, dalam mengajukan pencairan DD-nya menunggu pembahasan APBDes Perubahan rampung dibahas dahulu.

Di samping itu, di Jepara juga masih terdapat desa yang serapan DD tahap sebelumnya belum mencapai 90 persen. Sehingga itu juga menjadi kendala dalam mencairkan DD tahap ke tiga. Dan perlu direalisasikan dahulu hingga mencapai persentase tersebut.

Baca Juga :  Dinsospermasdes Sebut Desa di Jepara Butuh Inovasi Pemberdayaan

Pasalnya, persyaratan untuk mengajukan pencairan DD di antaranya adalah laporan penyerapan DD tahap sebelumnya minimal mencapai 90 persen. Ditambah laporan konvergensi penanganan stunting tahun 2020.

Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsospermasdes) Jepara melalui Kabid Bina Pemerintahan Desa Muh. Taufik menarget pencairan DD tahap ketiga bisa rampung pekan ini. ”Hampir semua desa sudah mengajukan pencairan. Kami beri batas waktu sampai pekan ini,” ujarnya.

Pencairan DD tahap ke tiga ini diharapkan bisa segera tuntas. Sehingga DD tersebut bisa segera dilaksanakan dalam jangka waktu sebulan ini. Hingga kemarin, persentase pencairan DD di Kabupaten Jepara mencapai 95 persen. Atau sekitar Rp 237 miliar dari total DD yang dialokasikan bagi seluruh desa di Kabupaten Jepara tahun ini sebesar Rp 250,1 miliar. (war)






Reporter: Moh. Nur Syahri Muharrom

JEPARA – Pencairan Dana Desa (DD) di Kabupaten Jepara hingga saat ini masih berlangsung dan terus dikebut. Dari total 184 desa di Jepara, hingga kemarin yang telah mencairkan DD tahap ketiga sudah ada 124 desa. Tersisa 60 desa yang saat ini masih dalam tahap pengajuan pencairan DD tahap tiga dan tinggal menunggu dananya masuk ke kas desa.

Penyebab ada desa yang baru mengirim pengajuan pencairan DD tahap tiga karena adanya pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Perubahan di tingkat desa. Sehingga, dalam mengajukan pencairan DD-nya menunggu pembahasan APBDes Perubahan rampung dibahas dahulu.

Di samping itu, di Jepara juga masih terdapat desa yang serapan DD tahap sebelumnya belum mencapai 90 persen. Sehingga itu juga menjadi kendala dalam mencairkan DD tahap ke tiga. Dan perlu direalisasikan dahulu hingga mencapai persentase tersebut.

Baca Juga :  Jumlah Desa Wisata di Jepara Diproyeksikan Bertambah

Pasalnya, persyaratan untuk mengajukan pencairan DD di antaranya adalah laporan penyerapan DD tahap sebelumnya minimal mencapai 90 persen. Ditambah laporan konvergensi penanganan stunting tahun 2020.

Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsospermasdes) Jepara melalui Kabid Bina Pemerintahan Desa Muh. Taufik menarget pencairan DD tahap ketiga bisa rampung pekan ini. ”Hampir semua desa sudah mengajukan pencairan. Kami beri batas waktu sampai pekan ini,” ujarnya.

Pencairan DD tahap ke tiga ini diharapkan bisa segera tuntas. Sehingga DD tersebut bisa segera dilaksanakan dalam jangka waktu sebulan ini. Hingga kemarin, persentase pencairan DD di Kabupaten Jepara mencapai 95 persen. Atau sekitar Rp 237 miliar dari total DD yang dialokasikan bagi seluruh desa di Kabupaten Jepara tahun ini sebesar Rp 250,1 miliar. (war)






Reporter: Moh. Nur Syahri Muharrom

Most Read

Artikel Terbaru

/