alexametrics
30.3 C
Kudus
Saturday, May 28, 2022

Simpan Sabu 353,49 Gram di Kamar Anak, Dua Warga Jepara Dibekuk Polisi

JEPARA – Dua orang warga Jepara diamankan anggota Ditresnarkoba Polda Jateng terkait penyalahgunaan narkoba. Barang bukti yang diamankan narkotika jenis sabu sebanyak 353,49 gram. Ironinya sabu itu disimpan di dalam kamar anak.

Dua orang tersebut adalah Abdul Kohar alias Dul, 41, warga Dukuh Kranji, Desa Gelang Keling, Jepara. Satunya Hafid Ekhwan alias Gogor, 33, warga Bumiharjo, Desa  Krajan, Kecamatan Keling, Jepara. Diamankan tanpa perlawan di Jepara pada Minggu (7/11) sekitar pukul 18.00.

Dirresnarkoba Polda Jateng Kombes Pol. Lutfi Martadian mengatakan pengungkapan kasus ini berawal adanya laporan dari masyarakat sekitar. Pelaporan ini menyebutkan, dua orang yang diamankan tersebut sering diduga sering mengkonsumsi narkoba.


”Kemudian tim menyelidiki dan mengetahui saudari A dan H sedang berada di rumah A. Kemudian anggota langsung melakukan penangkapan,” ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Senin (8/11) kemarin.

Selain itu, petugas juga melakukan penggeledahan di rumah Abdul Kohar. Hasilnya ditemukan sejumlah barang bukti antara lain sabu dalam kemasan plastik klip besar, alat timbangan, korek api, bong atau alat penghisap, serta ATM dan hand phone.

Baca Juga :  Pengedar Narkoba di Blora Mengaku Menjual ke Teman Sepergaulan

”Saat digeledah di dalam rumahnya ditemukan barang bukti sabu empat paket besar dengan berat kurang lebih 353.49 gram, yang disimpan di dalam kamar anak. Diletakkan di sebelah almari pakaian. Selain itu ada satu paket sabu berat 0,5 gram, ditemukan di bawah kursi tamu,” bebernya.

Selanjutnya, dua orang tersebut digelandang ke Mako Ditresnarkoba Polda Jateng untuk diproses hukum dan pengembangan. Diduga, selain dikonsumsi berdua, barang tersebut juga diedarkan.

”Dari keterangan kedua pelaku, barang haram itu di dapat dari temannya yang berinisial B, yang saat ini masih DPO, kami masih memburu DPO tersebut,” tegasnya.

Lutfi menambahkan, saat ini dua orang tersebut masih mendekam di ruang tahanan Ditresnarkoba Polda Jateng. Akibat perbuatannya, keduanya diancam pasal 114 ayat 2 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukumannya 6 tahun atau 20 tahun penjara.

”Bahkan bisa juga hukuman seumur hidup atau hukuman mati. Untuk kasus ini, (keterangan) kedua pelaku masih kami dalami. Hingga terungkap sampai keakar akarnya,” imbuhnya. (mha)

JEPARA – Dua orang warga Jepara diamankan anggota Ditresnarkoba Polda Jateng terkait penyalahgunaan narkoba. Barang bukti yang diamankan narkotika jenis sabu sebanyak 353,49 gram. Ironinya sabu itu disimpan di dalam kamar anak.

Dua orang tersebut adalah Abdul Kohar alias Dul, 41, warga Dukuh Kranji, Desa Gelang Keling, Jepara. Satunya Hafid Ekhwan alias Gogor, 33, warga Bumiharjo, Desa  Krajan, Kecamatan Keling, Jepara. Diamankan tanpa perlawan di Jepara pada Minggu (7/11) sekitar pukul 18.00.

Dirresnarkoba Polda Jateng Kombes Pol. Lutfi Martadian mengatakan pengungkapan kasus ini berawal adanya laporan dari masyarakat sekitar. Pelaporan ini menyebutkan, dua orang yang diamankan tersebut sering diduga sering mengkonsumsi narkoba.

”Kemudian tim menyelidiki dan mengetahui saudari A dan H sedang berada di rumah A. Kemudian anggota langsung melakukan penangkapan,” ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Senin (8/11) kemarin.

Selain itu, petugas juga melakukan penggeledahan di rumah Abdul Kohar. Hasilnya ditemukan sejumlah barang bukti antara lain sabu dalam kemasan plastik klip besar, alat timbangan, korek api, bong atau alat penghisap, serta ATM dan hand phone.

Baca Juga :  Terungkap! Air Cucian Mobil dan Pewarna Dijadikan Bahan Baku Migor Palsu

”Saat digeledah di dalam rumahnya ditemukan barang bukti sabu empat paket besar dengan berat kurang lebih 353.49 gram, yang disimpan di dalam kamar anak. Diletakkan di sebelah almari pakaian. Selain itu ada satu paket sabu berat 0,5 gram, ditemukan di bawah kursi tamu,” bebernya.

Selanjutnya, dua orang tersebut digelandang ke Mako Ditresnarkoba Polda Jateng untuk diproses hukum dan pengembangan. Diduga, selain dikonsumsi berdua, barang tersebut juga diedarkan.

”Dari keterangan kedua pelaku, barang haram itu di dapat dari temannya yang berinisial B, yang saat ini masih DPO, kami masih memburu DPO tersebut,” tegasnya.

Lutfi menambahkan, saat ini dua orang tersebut masih mendekam di ruang tahanan Ditresnarkoba Polda Jateng. Akibat perbuatannya, keduanya diancam pasal 114 ayat 2 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukumannya 6 tahun atau 20 tahun penjara.

”Bahkan bisa juga hukuman seumur hidup atau hukuman mati. Untuk kasus ini, (keterangan) kedua pelaku masih kami dalami. Hingga terungkap sampai keakar akarnya,” imbuhnya. (mha)

Most Read

Artikel Terbaru

/