alexametrics
26.5 C
Kudus
Tuesday, May 17, 2022

Puluhan Kader Bawaslu Jepara Ikuti SKPP di Pati

JEPARA – Sebanyak 30 kader Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jepara mengikuti Sekolah Kader Pengawas Partisipatif (SKPP) tahun di hotel Safin Pati mulai Rabu (6/10) hingga kemarin (8/10). Mereka adalah kader pengawas yang telah mendaftarkan diri melalui Bawaslu Jepara. Dan telah lolos seleksi administrasi Bawaslu RI.

Ketua Bawaslu Jepara Sujiantoko mengatakan SKPP yang diselenggarakan itu menjadi kegiatan pembelajaran tingkat dasar bagi pengawas partisipatif. Ada 3 materi dasar bagi peserta. Yakni tentang Pembangunan Karakter Kepengawasan Pemilu, Demokrasi dan Kepemiluan, serta Kecakapan Dasar Pengawas Partisipatif.

“SKPP menjadi program nasional yang bertujuan untuk membentuk jejaring pengawas partisipatif. Serta mendorong partisipasi masyarakat dalam mengawasi pemilu. Sehingga, dengan terselenggaranya SKPP ini diharapkan kader pengawas partisipatif mampu meningkatkan kualitas demokrasi,” kata Sujiantoko.


SKPP ini kali kedua diikuti Kabupaten Jepara. Sebelumnya pada 2020, Bawaslu telah melaksanakan kegiatan yang sama secara daring. Untuk tahun ini kegiatan dilaksanakan secara luring dengan menerapkan protokol kesehatan.

Di Jawa Tengah terdapat enam lokasi pembelajaran SKPP dasar. Yaitu di Brebes, Banyumas, Kota Semarang, Pati, Karanganyar, dan Magelang. Peserta dari Jepara ikut pada region Pati Bersama peserta dari Pati. Setelah mengikuti SKPP tingkat dasar, peserta akan diseleksi untuk mengikuti SKPP tingkat menengah. Itu dilaksanakan oleh Bawaslu Provinsi Jawa Tengah. Selanjutnya diambil peserta yang terbaik untuk mengikuti SKPP tingkat lanjut secara nasional yang dilaksanakan Bawaslu RI.

Baca Juga :  Ketua DPRD Jepara Usulkan Perda Miras Perlu Ditinjau Ulang, Ini Alasannya

Komisioner Bawaslu Jepara Abdul Kalim mengimbau peserta agar menyebarkan virus pengawasan pada sekitarnya. Sebab kader pengawas adalah orang pilihan dan mendapat pendidikan intensif dari fasilitator ahli kepemiluan.

“Kegiatan di Pati ini hanya awal, Adapun inti dari SKPP ini adalah mencetak kader kader pengawas yang bisa membantu Bawaslu dalam meningkatkan pengetahuan di masyarakat terkait pengawasan pemilu serta ikut serta menjadi pengawas partisipatif saat pemilu nanti. Apalagi ini anak muda, tentu memiliki ide ide segar dan keberanian yang lebih besar,” kata Kalim. (mal)






Reporter: Moh. Nur Syahri Muharrom

JEPARA – Sebanyak 30 kader Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jepara mengikuti Sekolah Kader Pengawas Partisipatif (SKPP) tahun di hotel Safin Pati mulai Rabu (6/10) hingga kemarin (8/10). Mereka adalah kader pengawas yang telah mendaftarkan diri melalui Bawaslu Jepara. Dan telah lolos seleksi administrasi Bawaslu RI.

Ketua Bawaslu Jepara Sujiantoko mengatakan SKPP yang diselenggarakan itu menjadi kegiatan pembelajaran tingkat dasar bagi pengawas partisipatif. Ada 3 materi dasar bagi peserta. Yakni tentang Pembangunan Karakter Kepengawasan Pemilu, Demokrasi dan Kepemiluan, serta Kecakapan Dasar Pengawas Partisipatif.

“SKPP menjadi program nasional yang bertujuan untuk membentuk jejaring pengawas partisipatif. Serta mendorong partisipasi masyarakat dalam mengawasi pemilu. Sehingga, dengan terselenggaranya SKPP ini diharapkan kader pengawas partisipatif mampu meningkatkan kualitas demokrasi,” kata Sujiantoko.

SKPP ini kali kedua diikuti Kabupaten Jepara. Sebelumnya pada 2020, Bawaslu telah melaksanakan kegiatan yang sama secara daring. Untuk tahun ini kegiatan dilaksanakan secara luring dengan menerapkan protokol kesehatan.

Di Jawa Tengah terdapat enam lokasi pembelajaran SKPP dasar. Yaitu di Brebes, Banyumas, Kota Semarang, Pati, Karanganyar, dan Magelang. Peserta dari Jepara ikut pada region Pati Bersama peserta dari Pati. Setelah mengikuti SKPP tingkat dasar, peserta akan diseleksi untuk mengikuti SKPP tingkat menengah. Itu dilaksanakan oleh Bawaslu Provinsi Jawa Tengah. Selanjutnya diambil peserta yang terbaik untuk mengikuti SKPP tingkat lanjut secara nasional yang dilaksanakan Bawaslu RI.

Baca Juga :  Disparbud Rencanakan Penetapan Cagar Budaya RS Donorojo Tahun Depan

Komisioner Bawaslu Jepara Abdul Kalim mengimbau peserta agar menyebarkan virus pengawasan pada sekitarnya. Sebab kader pengawas adalah orang pilihan dan mendapat pendidikan intensif dari fasilitator ahli kepemiluan.

“Kegiatan di Pati ini hanya awal, Adapun inti dari SKPP ini adalah mencetak kader kader pengawas yang bisa membantu Bawaslu dalam meningkatkan pengetahuan di masyarakat terkait pengawasan pemilu serta ikut serta menjadi pengawas partisipatif saat pemilu nanti. Apalagi ini anak muda, tentu memiliki ide ide segar dan keberanian yang lebih besar,” kata Kalim. (mal)






Reporter: Moh. Nur Syahri Muharrom

Most Read

Artikel Terbaru

/