alexametrics
24.7 C
Kudus
Thursday, May 26, 2022

Rekanan Tak Sanggup, Proyek Docking TPI Ditender Ulang Dua Kali

JEPARA – Proyek peningkatan fasilitas docking untuk perbaikan perahu nelayan di sekitar Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Ujungbatu akhirnya mulai digarap. Mestinya, peningkatan itu mulai digarap sejak Juli lalu. Namun molor. Sebab setelah proses lelang rampung pemenang tak segera menggarap kegiatan. Proyek itu bahkan ditender ulang hingga dua kali.

Nilai paket pengerjaan tersebut sekitar Rp 1,8 miliar. Tender pertama dimenangkan CV. Usaha Abadi dengan nilai penawaran Rp 1,7 miliar. Perusahaan tersebut berkantor di jalan Perum Jetis Indah B-29 Lamongan.

”Sudah tanda tangan kontrak. Namun menyerah karena beberapa sebab. Akhirnya kami putus kontrak setelah tiga kali peneguran. Juga di-blacklist,” ujar Kepala Dinas Perikanan Jepara Wasiyanto melalui Kabid Perikanan Tangkap Ahmad Sofuan.


Setelah kejadian tersebut, pihaknya me-review ulang pengerjaan peningkatan docking tersebut. Baru setelah itu ditender ulang. Tender kali ini dimenangkan oleh CV. Samudra Jepara. Tahapan saat itu sudah sampai surat penunjukan. Namun, saat diminta tanda tangan kontrak, penyedia jasa tersebut tidak hadir. Hingga melebihi batas waktu 14 hari.

Akhirnya, paket pengerjaan tersebut diserahkan kepada pemenang ke dua saat tender ulang. Yaitu CV. Addina Jepara. Nilai penawarannya sekitar Rp 1,605 miliar. ”Karena yang sebelumnya belum tanda tangan kontrak, maka belum sampai putus kontrak,” imbuh Sofuan.

Baca Juga :  Sabrina Skincare Luncurkan Dua Produk Baru

Saat ini tahapan pengerjaannya sudah mulai digarap. Dari pantauan di lapangan kemarin, sejumlah pekerja mulai mengecek beberapa titik pengerjaan docking. ”Saat ini masih pengukuran lapangan,” terang Sofuan.

Saat tender pertama, target waktu pengerjaannya harus rampung dalam 120 hari. Namun, karena molor, kali ini waktu pengerjaannya dibatasi hingga 90 hari. Perkiraannya rampung Desember mendatang.

Pembangunan docking itu untuk untuk akses perbaikan perahu nelayan di sekitar TPI Ujungbatu. Tahun kemarin urung dikerjakan karena terkena refocusing anggaran. Sementara tahun ini sempat terancam mundur karena adanya tender ulang.

Fasilitas docking itu baru bisa untuk perahu di bawah 10 GT. Sedangkan kapal di atas 10 GT – 30 GT selama ini harus ke Batang atau Pekalongan. Masih butuh penambahan fasilitas lagi agar kapal besar bisa docking di wilayah Jepara sendiri.






Reporter: Moh. Nur Syahri Muharrom

JEPARA – Proyek peningkatan fasilitas docking untuk perbaikan perahu nelayan di sekitar Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Ujungbatu akhirnya mulai digarap. Mestinya, peningkatan itu mulai digarap sejak Juli lalu. Namun molor. Sebab setelah proses lelang rampung pemenang tak segera menggarap kegiatan. Proyek itu bahkan ditender ulang hingga dua kali.

Nilai paket pengerjaan tersebut sekitar Rp 1,8 miliar. Tender pertama dimenangkan CV. Usaha Abadi dengan nilai penawaran Rp 1,7 miliar. Perusahaan tersebut berkantor di jalan Perum Jetis Indah B-29 Lamongan.

”Sudah tanda tangan kontrak. Namun menyerah karena beberapa sebab. Akhirnya kami putus kontrak setelah tiga kali peneguran. Juga di-blacklist,” ujar Kepala Dinas Perikanan Jepara Wasiyanto melalui Kabid Perikanan Tangkap Ahmad Sofuan.

Setelah kejadian tersebut, pihaknya me-review ulang pengerjaan peningkatan docking tersebut. Baru setelah itu ditender ulang. Tender kali ini dimenangkan oleh CV. Samudra Jepara. Tahapan saat itu sudah sampai surat penunjukan. Namun, saat diminta tanda tangan kontrak, penyedia jasa tersebut tidak hadir. Hingga melebihi batas waktu 14 hari.

Akhirnya, paket pengerjaan tersebut diserahkan kepada pemenang ke dua saat tender ulang. Yaitu CV. Addina Jepara. Nilai penawarannya sekitar Rp 1,605 miliar. ”Karena yang sebelumnya belum tanda tangan kontrak, maka belum sampai putus kontrak,” imbuh Sofuan.

Baca Juga :  Dermaga di TPI Ujungbatu Jepara Rusak Diterjang Ombak

Saat ini tahapan pengerjaannya sudah mulai digarap. Dari pantauan di lapangan kemarin, sejumlah pekerja mulai mengecek beberapa titik pengerjaan docking. ”Saat ini masih pengukuran lapangan,” terang Sofuan.

Saat tender pertama, target waktu pengerjaannya harus rampung dalam 120 hari. Namun, karena molor, kali ini waktu pengerjaannya dibatasi hingga 90 hari. Perkiraannya rampung Desember mendatang.

Pembangunan docking itu untuk untuk akses perbaikan perahu nelayan di sekitar TPI Ujungbatu. Tahun kemarin urung dikerjakan karena terkena refocusing anggaran. Sementara tahun ini sempat terancam mundur karena adanya tender ulang.

Fasilitas docking itu baru bisa untuk perahu di bawah 10 GT. Sedangkan kapal di atas 10 GT – 30 GT selama ini harus ke Batang atau Pekalongan. Masih butuh penambahan fasilitas lagi agar kapal besar bisa docking di wilayah Jepara sendiri.






Reporter: Moh. Nur Syahri Muharrom

Most Read

Artikel Terbaru

/