alexametrics
24.3 C
Kudus
Monday, July 25, 2022

Kabupaten Jepara Lolos Lima Besar Lomba Investment Challenge

JEPARA – Jepara lolos lima besar lomba investasi yang digelar Bank Indonesia. Proyek investasi dari Jepara yang lolos adalah industri garam. Saat ini tinggal menunggu pengumuman final.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Hery Yulianto melalui Analis Kebijakan Ahli Muda Pratidina Purnarini mengatakan pihaknya baru mendapat kabar ini kemarin (07/06). Pengumuman tersebut berlangsung di Hotel Gumaya, Semarang.

Seleksi ini bertahap. Sebelumnya, Jepara sempat mengusulkan 40 proyek investasi. Jenisnya berasal dari berbagai bidang. Seperti agrowisata, kuliner, hingga budidaya. Setelah melalui seleksi, ada tiga abstrak proposal yang lolos. Yakni bidang perikanan seperti budidaya bandeng, udang, dan teknologi pangan berupa garam.


Namun, dari ketiga proyek tersebut yang dilakukan verifikasi lapangan oleh Bank Indonesia hanya dua. Di antaranya industrialisasi garam dan pembangunan pabrik pengolahan bandeng. “Setelah verifikasi lapangan, yang lolos lima besar hanya industri garam saja,” kata Dina.

Baca Juga :  Dukung Bupati Jepara, BNPT RI: Bantuan Motor Istri Terduga Teroris Tepat

Lima abstrak terbaik yang lolos berasal dari berbagai daerah di Jawa Tengah. Di antaranya Industrialisasi Mocaf Kabupaten Banjarnegara, Industrialisasi Pengolahan Ikan Lele Kabupaten Boyolali, Industrialisasi Garam Kabupaten Jepara, Techno Park Perikanan Kota Pekalongan, dan Pengolahan Limbah B3 Kota Tegal.

Pengumuman finalis investment challenge terlaksana bersamaan dengan acara Bank Indonesia Jawa Tengah bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Bertajuk “Green and Circular Economy: Pathways to Central Java Sustainable Development”.

Nantinya lima daerah tersebut termasuk Jepara akan didampingi panelis dalam pembuatan proposal proyek. Serta siap ditawarkan ke investor baik dalam maupun luar negeri. (nib/war)

JEPARA – Jepara lolos lima besar lomba investasi yang digelar Bank Indonesia. Proyek investasi dari Jepara yang lolos adalah industri garam. Saat ini tinggal menunggu pengumuman final.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Hery Yulianto melalui Analis Kebijakan Ahli Muda Pratidina Purnarini mengatakan pihaknya baru mendapat kabar ini kemarin (07/06). Pengumuman tersebut berlangsung di Hotel Gumaya, Semarang.

Seleksi ini bertahap. Sebelumnya, Jepara sempat mengusulkan 40 proyek investasi. Jenisnya berasal dari berbagai bidang. Seperti agrowisata, kuliner, hingga budidaya. Setelah melalui seleksi, ada tiga abstrak proposal yang lolos. Yakni bidang perikanan seperti budidaya bandeng, udang, dan teknologi pangan berupa garam.

Namun, dari ketiga proyek tersebut yang dilakukan verifikasi lapangan oleh Bank Indonesia hanya dua. Di antaranya industrialisasi garam dan pembangunan pabrik pengolahan bandeng. “Setelah verifikasi lapangan, yang lolos lima besar hanya industri garam saja,” kata Dina.

Baca Juga :  Melihat Dua Lantai Flat Pulodarat Jepara yang Masih Kosong Penghuni

Lima abstrak terbaik yang lolos berasal dari berbagai daerah di Jawa Tengah. Di antaranya Industrialisasi Mocaf Kabupaten Banjarnegara, Industrialisasi Pengolahan Ikan Lele Kabupaten Boyolali, Industrialisasi Garam Kabupaten Jepara, Techno Park Perikanan Kota Pekalongan, dan Pengolahan Limbah B3 Kota Tegal.

Pengumuman finalis investment challenge terlaksana bersamaan dengan acara Bank Indonesia Jawa Tengah bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Bertajuk “Green and Circular Economy: Pathways to Central Java Sustainable Development”.

Nantinya lima daerah tersebut termasuk Jepara akan didampingi panelis dalam pembuatan proposal proyek. Serta siap ditawarkan ke investor baik dalam maupun luar negeri. (nib/war)


Most Read

Artikel Terbaru

/