alexametrics
24.8 C
Kudus
Thursday, July 28, 2022

Pembangunan Pasar Bangsri Jepara Selesai, Pedagang Tempati Kios Bulan Ini

JEPARA – Lanjutan Pembangunan Pasar Bangsri, Jepara, tahun ini selesai. Terdapat sekitar 40 kios siap ditempati. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Jepara menarget relokasi pedagang untuk menempati kios-kios tersebut bulan ini.

Pedagang yang bakal direlokasi adalah pedagang yang saat ini berjualan di Pasar Pon lama. Di Pasar Pon lama itu tahun depan targetnya akan ditata ulang menjadi bagian dari Pasar Bangsri baru. Selain itu, relokasi itu dimaksudkan agar 40 kios hasil pembangunan tahun ini tidak mangkrak. Nanti relokasi tersebut bersifat sementara. Bila pasarnya sudah jadi seluruhnya, pedagang akan ditata ulang kembali.

Kios-kios baru tersebut letaknya di sebelah utara bangunan utama pasar. Bentuknya berderet sejajar dari barat ke timur dengan nuansa cat merah di bagian dindingnya.


Sebelumnya, relokasi itu direncanakan awal November. Namun karena adanya revisi administrasi, dan perlu menunggu nota dinas bupati, relokasi tersebut tertunda. ”Disposisi dari bupati Jepara sudah turun pekan lalu. Mudah-mudahan segera direspon oleh Disperindag Jepara. Karena pemindahannya meminta tolong teman-teman dari sana (Disperindag, Red),” terang Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Jepara Ary Bachtiar melalui Kabid Cipta Karya Endro Wahyu Purwanto.

Baca Juga :  Warga Jepara Rela Antre dan Berdesakan Demi Sembako Murah

Lanjutan pembangunan Pasar Bangsri saat ini telah rampung. Fokus pengerjaan tahun ini membangun sekitar 80 kios. 40 kios luar dan 40 kios dalam. Progres keseluruhan bangunan telah mencapai 50 persen.

Pembangunannya akan kembali dilanjutkan tahun depan. Rencana anggarannya sekitar Rp 8 miliar. ”Tahun depan menarget menyelesaikan kios yang telah terbangun saat ini. Harapannya bisa segera dipakai juga. Agar tidak terkesan mangkrak,” imbuh Endro.

Pasar Bangsri baru tersebut pembangunannya telah dimulai sejak 2018. Namun, hingga saat ini pasar tersebut belum selesai dibangun. Proyeksinya, anggaran yang dibutuhkan untuk membangun pasar itu sekitar Rp 80 miliar.

Sejauh ini anggaran yang telah terpakai baru sekitar Rp 40 miliar. Tahun 2018 dikucur Rp 11 miliar, 2019 Rp 24 miliar, dan 2020 pembangunannya sempat dihentikan. Pasalnya, anggarannya dialihkan untuk penanganan Covid-19 di Jepara. Dan baru dilanjutkan tahun ini dengan angaran Rp 5 miliar.

Pasar tersebut diproyeksikan memiliki 1.400 kios. Terdiri dari 114 kios mengahadap ke luar, 124 kios menghadap ke dalam, 558 kios dalam los. Adapula 2 kios selep tepung, 184 lapak basah dan 347 lapak kering. (rom/zen)






Reporter: Moh. Nur Syahri Muharrom

JEPARA – Lanjutan Pembangunan Pasar Bangsri, Jepara, tahun ini selesai. Terdapat sekitar 40 kios siap ditempati. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Jepara menarget relokasi pedagang untuk menempati kios-kios tersebut bulan ini.

Pedagang yang bakal direlokasi adalah pedagang yang saat ini berjualan di Pasar Pon lama. Di Pasar Pon lama itu tahun depan targetnya akan ditata ulang menjadi bagian dari Pasar Bangsri baru. Selain itu, relokasi itu dimaksudkan agar 40 kios hasil pembangunan tahun ini tidak mangkrak. Nanti relokasi tersebut bersifat sementara. Bila pasarnya sudah jadi seluruhnya, pedagang akan ditata ulang kembali.

Kios-kios baru tersebut letaknya di sebelah utara bangunan utama pasar. Bentuknya berderet sejajar dari barat ke timur dengan nuansa cat merah di bagian dindingnya.

Sebelumnya, relokasi itu direncanakan awal November. Namun karena adanya revisi administrasi, dan perlu menunggu nota dinas bupati, relokasi tersebut tertunda. ”Disposisi dari bupati Jepara sudah turun pekan lalu. Mudah-mudahan segera direspon oleh Disperindag Jepara. Karena pemindahannya meminta tolong teman-teman dari sana (Disperindag, Red),” terang Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Jepara Ary Bachtiar melalui Kabid Cipta Karya Endro Wahyu Purwanto.

Baca Juga :  Lepas Anggota Purna Tugas, Begini Pesan Dandim Jepara

Lanjutan pembangunan Pasar Bangsri saat ini telah rampung. Fokus pengerjaan tahun ini membangun sekitar 80 kios. 40 kios luar dan 40 kios dalam. Progres keseluruhan bangunan telah mencapai 50 persen.

Pembangunannya akan kembali dilanjutkan tahun depan. Rencana anggarannya sekitar Rp 8 miliar. ”Tahun depan menarget menyelesaikan kios yang telah terbangun saat ini. Harapannya bisa segera dipakai juga. Agar tidak terkesan mangkrak,” imbuh Endro.

Pasar Bangsri baru tersebut pembangunannya telah dimulai sejak 2018. Namun, hingga saat ini pasar tersebut belum selesai dibangun. Proyeksinya, anggaran yang dibutuhkan untuk membangun pasar itu sekitar Rp 80 miliar.

Sejauh ini anggaran yang telah terpakai baru sekitar Rp 40 miliar. Tahun 2018 dikucur Rp 11 miliar, 2019 Rp 24 miliar, dan 2020 pembangunannya sempat dihentikan. Pasalnya, anggarannya dialihkan untuk penanganan Covid-19 di Jepara. Dan baru dilanjutkan tahun ini dengan angaran Rp 5 miliar.

Pasar tersebut diproyeksikan memiliki 1.400 kios. Terdiri dari 114 kios mengahadap ke luar, 124 kios menghadap ke dalam, 558 kios dalam los. Adapula 2 kios selep tepung, 184 lapak basah dan 347 lapak kering. (rom/zen)






Reporter: Moh. Nur Syahri Muharrom

Most Read

Artikel Terbaru

/