alexametrics
32.3 C
Kudus
Tuesday, May 24, 2022

Sehari, Dua Kebakaran Terjadi di Jepara

JEPARA – Dua kejadian kebakaran berlangsung dalam sehari kemarin. Hanya berbeda lokasi dan waktu saja. Kebakaran pertama menimpa rumah milik Solihin, warga RT 1 RW 1 Desa Gidangelo, Welahan. Kejadiannya Kamis (6/1) dini hari sekitar pukul 02.00. Siangnya, sekitar pukul 09.45 kebakaran kembali terjadi di tempat berbeda. Yakni sebuah oven pengering kayu di Desa Wonorejo, Jepara.

Kebakaran rumah milik Solihin disinyalir terjadi karena adanya korsleting listrik. Upaya pemadaman di Welahan tersebut melibatkan dua unit mobil pemadam kebakaran dari Damkar Jepara. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 03.15. Beruntung tidak ada korban jiwa akibat insiden kebakaran tersebut. Namun kerugiannya ditaksir sekitar Rp 15 juta.

Sementara itu oven pengering kayu yang terbakar pukul 09.45 merupakan oven milik Khamidun, warga RT 5 RW 2 Desa Wonorejo Kecamatan Jepara Kota. Sumber api tersebut disinyalir bersumber dari temperatur oven yang terlalu tinggi.

Baca Juga :  Perubahan Retribusi Tak Bisa Dieksekusi, Dinas Minta Konfirmasi Provinsi

Damkar Jepara mengirimkan tiga unit mobil pemadam kebakaran hingga tiga unit. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 10.30. Dalam kebakaran kedua tersebut juga tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, kerugiannya ditaksir sekitar Rp 10 juta. ”Sudah dua kali terjadi kebakaran tahun ini,” terang Kasi Penanggulangan Kebakaran Damkar Kabupaten Jepara Surana kemarin.

Dirinya menegaskan masyarakat agar selalu siaga bila terjadi kebakaran. Ia menyatakan kebanyakan terjadinya kebakaran disebabkan kelalaian. Untuk kegiatan usaha atau industri rawan kebakaran, harus disediakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Selain itu, penempatan barang mudah terbakar harus diperhatikan. ”Intensifkan pengawasan oven. Dan jaga kestabilan suhu udara dalam ruang oven,” tegasnya. (rom/war)

 






Reporter: Moh. Nur Syahri Muharrom

JEPARA – Dua kejadian kebakaran berlangsung dalam sehari kemarin. Hanya berbeda lokasi dan waktu saja. Kebakaran pertama menimpa rumah milik Solihin, warga RT 1 RW 1 Desa Gidangelo, Welahan. Kejadiannya Kamis (6/1) dini hari sekitar pukul 02.00. Siangnya, sekitar pukul 09.45 kebakaran kembali terjadi di tempat berbeda. Yakni sebuah oven pengering kayu di Desa Wonorejo, Jepara.

Kebakaran rumah milik Solihin disinyalir terjadi karena adanya korsleting listrik. Upaya pemadaman di Welahan tersebut melibatkan dua unit mobil pemadam kebakaran dari Damkar Jepara. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 03.15. Beruntung tidak ada korban jiwa akibat insiden kebakaran tersebut. Namun kerugiannya ditaksir sekitar Rp 15 juta.

Sementara itu oven pengering kayu yang terbakar pukul 09.45 merupakan oven milik Khamidun, warga RT 5 RW 2 Desa Wonorejo Kecamatan Jepara Kota. Sumber api tersebut disinyalir bersumber dari temperatur oven yang terlalu tinggi.

Baca Juga :  Kabupaten Jepara Raih Dua Penghargaan dari Kemenkominfo

Damkar Jepara mengirimkan tiga unit mobil pemadam kebakaran hingga tiga unit. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 10.30. Dalam kebakaran kedua tersebut juga tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, kerugiannya ditaksir sekitar Rp 10 juta. ”Sudah dua kali terjadi kebakaran tahun ini,” terang Kasi Penanggulangan Kebakaran Damkar Kabupaten Jepara Surana kemarin.

Dirinya menegaskan masyarakat agar selalu siaga bila terjadi kebakaran. Ia menyatakan kebanyakan terjadinya kebakaran disebabkan kelalaian. Untuk kegiatan usaha atau industri rawan kebakaran, harus disediakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Selain itu, penempatan barang mudah terbakar harus diperhatikan. ”Intensifkan pengawasan oven. Dan jaga kestabilan suhu udara dalam ruang oven,” tegasnya. (rom/war)

 






Reporter: Moh. Nur Syahri Muharrom

Most Read

Artikel Terbaru

/