alexametrics
29.8 C
Kudus
Tuesday, May 17, 2022

Minta Motor Baru, Kades Datangi Bupati Jepara

JEPARA – Sejumlah perwakilan kepala desa (kades) di Jepara mendatangi kantor Bupati Jepara kemarin (6/1). Kunjungan mereka itu dalam rangka audiensi terkait beberapa hal. Salah satunya, mereka meminta untuk diberi kendaraan dinas baru.

Alasannya, kendaraan dinas yang mereka pakai telah usang. Saat ini, 184 kades di Jepara menggunakan kendaraan dinas Hondra Supra X 125 yang diberikan 2009 lalu. ”Motornya ketuaan. Oleh sebab itu minta ganti baru,” terang salah satu perwakilan kades Hartoyo yang merupakan Kades Bungu, Mayong.

Menurutnya, kades juga bagian dari mitra dalam jalannya pemerintahan Kabupaten Jepara. Salah satunya dalam hal administrasi. ”Terkait jenis motornya, tidak minta. Yang penting ada pemberian dari bupati,” imbuh Hartoyo.

Baca Juga :  Tetap Survive, Banting Setir ke Negara selain Amerika

Terkait permintaan tersebut, direspon positif oleh bupati. Namun, kendaraan dinas motor tersebut akan dianggarkan di APBD 2023 mendatang. “Tahun ini sudah tidak mungkin dilakukan. Paling cepat akan coba dianggarkan tahun depan,” kata Bupati Jepara Dian Kristiandi.

Dalam kesempatan tersebut, Andi, sapaan akrab Bupati, juga mengingatkan para kades di Jepara. Dirinya meminta para kades untuk meningkatkan pemahaman terhadap aturan dan regulasi yang ada. Supaya tidak terjerat masalah hukum dalam menjalankan roda pemerintahan desa.

Selain membahas terkait kendaraan, para kades tersebut juga mengaudiensikan beberapa hal dengan bupati. Mulai permasalahan alokasi dana desa (ADD), APBDes, hingga terkait BPJS KIS.

 






Reporter: Moh. Nur Syahri Muharrom

JEPARA – Sejumlah perwakilan kepala desa (kades) di Jepara mendatangi kantor Bupati Jepara kemarin (6/1). Kunjungan mereka itu dalam rangka audiensi terkait beberapa hal. Salah satunya, mereka meminta untuk diberi kendaraan dinas baru.

Alasannya, kendaraan dinas yang mereka pakai telah usang. Saat ini, 184 kades di Jepara menggunakan kendaraan dinas Hondra Supra X 125 yang diberikan 2009 lalu. ”Motornya ketuaan. Oleh sebab itu minta ganti baru,” terang salah satu perwakilan kades Hartoyo yang merupakan Kades Bungu, Mayong.

Menurutnya, kades juga bagian dari mitra dalam jalannya pemerintahan Kabupaten Jepara. Salah satunya dalam hal administrasi. ”Terkait jenis motornya, tidak minta. Yang penting ada pemberian dari bupati,” imbuh Hartoyo.

Baca Juga :  Satu RT di Jepara Di-Lockdown untuk Mencegah Penyebaran Covid-19

Terkait permintaan tersebut, direspon positif oleh bupati. Namun, kendaraan dinas motor tersebut akan dianggarkan di APBD 2023 mendatang. “Tahun ini sudah tidak mungkin dilakukan. Paling cepat akan coba dianggarkan tahun depan,” kata Bupati Jepara Dian Kristiandi.

Dalam kesempatan tersebut, Andi, sapaan akrab Bupati, juga mengingatkan para kades di Jepara. Dirinya meminta para kades untuk meningkatkan pemahaman terhadap aturan dan regulasi yang ada. Supaya tidak terjerat masalah hukum dalam menjalankan roda pemerintahan desa.

Selain membahas terkait kendaraan, para kades tersebut juga mengaudiensikan beberapa hal dengan bupati. Mulai permasalahan alokasi dana desa (ADD), APBDes, hingga terkait BPJS KIS.

 






Reporter: Moh. Nur Syahri Muharrom

Most Read

Artikel Terbaru

/