alexametrics
23.2 C
Kudus
Saturday, July 2, 2022

Relokasi Puskesmas Tahunan Jepara Terhambat, Apa Sih Penyebabnya?

JEPARA – Relokasi Puskesmas Tahunan terhambat. Pasalnya pembangunan Puskesmas Tahunan yang baru, tak kunjung rampung. Padahal tenggat waktu pembangunan mestinya rampung pada 20 November lalu.

Dari pantauan wartawan Jawa Pos Radar Kudus gedung puskesmas sudah berdiri. Beberapa kayu dan bambu bekas digunakan masih terhampar di pelataran depan gedung. Dua pekerja terlihat memasuki bangunan.

Gedung baru ini didominasi cat hijau. Depan gedung terdapat tulisan “PUSKESMAS TAHUNAN”. Gedung baru ini berlokasi tepat di samping puskesmas lama. Pintu gerbang menghadap Taman Tugu Pahlawan


Kepala Dinas Kesehatan Jepara Mudrikatun menjelaskan, pihaknya masih menunggu pemasangan lampu. Konstruksi utama sudah selesai. “Tinggal menunggu lampu datang,” jelasnya.

Baca Juga :  Miras Oplosan Tewaskan 9 Orang di Jepara Mengandung Methanol 99 Persen

Pihaknya akan mengejar target pembangunan itu. Agar bisa segera direlokasi. Ia juga mengakui saat ini pihaknya sedang fokus pada vaksinasi lansia.

Pembangunan puskesmas itu memakan biaya Rp 5,1 miliar. Bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK). Gedung baru ini terdapat ruang rawat jalan, instalasi gawat darurat (IGD), perkantoran, rumah genset, instalasi pengolahan air limbah, serta bangunan gedung penyimpanan limbah medis Bahan Berbahaya dan Beracun (B3). (nib/war)

JEPARA – Relokasi Puskesmas Tahunan terhambat. Pasalnya pembangunan Puskesmas Tahunan yang baru, tak kunjung rampung. Padahal tenggat waktu pembangunan mestinya rampung pada 20 November lalu.

Dari pantauan wartawan Jawa Pos Radar Kudus gedung puskesmas sudah berdiri. Beberapa kayu dan bambu bekas digunakan masih terhampar di pelataran depan gedung. Dua pekerja terlihat memasuki bangunan.

Gedung baru ini didominasi cat hijau. Depan gedung terdapat tulisan “PUSKESMAS TAHUNAN”. Gedung baru ini berlokasi tepat di samping puskesmas lama. Pintu gerbang menghadap Taman Tugu Pahlawan

Kepala Dinas Kesehatan Jepara Mudrikatun menjelaskan, pihaknya masih menunggu pemasangan lampu. Konstruksi utama sudah selesai. “Tinggal menunggu lampu datang,” jelasnya.

Baca Juga :  Bertambah, Klaster Covid-19 Pesantren di Jepara Jadi 35 Orang

Pihaknya akan mengejar target pembangunan itu. Agar bisa segera direlokasi. Ia juga mengakui saat ini pihaknya sedang fokus pada vaksinasi lansia.

Pembangunan puskesmas itu memakan biaya Rp 5,1 miliar. Bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK). Gedung baru ini terdapat ruang rawat jalan, instalasi gawat darurat (IGD), perkantoran, rumah genset, instalasi pengolahan air limbah, serta bangunan gedung penyimpanan limbah medis Bahan Berbahaya dan Beracun (B3). (nib/war)

Most Read

Artikel Terbaru

/